FYI
Assalamualaikum ww
Saya sangat berminat tahu & kontak beliau.
Saya seorang perindu berat paradigma-praxis begitu.
Adakah bantuan info dari teman-temin ?
Terimakasih & Wassalam ww

--- In [EMAIL PROTECTED], ---=GuN=-- <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> 
>  
> 
> Salam,
> 
> Ini wawancara bersama Dr Nabil Luka, dimuat di Buletin Tanwirul 
Afkar, PCI-NU Mesir, edisi XIV 2004.
> 
>  
> 
> Terima kasih
> 
>  
> 
> -GuN-
> 
> ============================================
> 
> Mayor Jenderal (Polisi) Dr Nabil Luka Babawi:
> 
> Saya adalah orang Kristen yang mempelajari Islam secara ilmiyah
> 
>  
> 
> Sabtu 19 Juni lalu, Dr Nabil Luka (61) seorang penganut Kristen 
Ortodoks Koptik Mesir meraih gelar doktor dalam bidang syariah Islam 
di Akademi Kepolisian. Judul lengkap disertasinya, al-Huq�q wa al-
W�jib�t Ghayr al-Muslim�n fi Dawlah al-Isl�miyah wa Atsaruhu fi al-
Amn al-Qawm� (Hak dan Kewajiban Non-muslim di Negara Islam serta 
Pengaruhnya pada Keamanan Nasional). Dewan pengujinya adalah Prof. 
Dr. Mahmud Hamdi Zaqzuq Menteri Wakaf, dan Mufti Mesir, Prof. Dr. Ali 
Juma'ah. Sebelumnya Dr Nabil telah meraih dua gelar doktor; dalam 
bidang ekonomi dari Akademi Kepolisian dan bidang hukum pidana dari 
Universitas Kairo. Buku Dr Nabil, Intisy�r al-Isl�m bi Hadd al-Sayf 
dan al-Irh�b Shin�'ah Ghayr Isl�miyah mendapat rekomendasi dari 
Majma' Buhuts al-Islamiyah untuk diterjemahkan ke pelbagai bahasa 
dunia. Berikut petikan wawancara afkar bersama beliau di kediamannya.
> 
>  
> 
> Apa latar belakang penulisan disertasi Anda?
> 
>  
> 
> Saya ingin membantah kaum orientalis yang momojokkan Islam terutama 
sejak peristiwa 11 September. Pasca-peristiwa tersebut pemerintahan 
Amerika, jurnalis, dan kaum Orientalis bekerja sama untuk menyerang 
Islam secara bertubi-tubi. Saya sebagai orang Mesir dan hidup di 
tengah-tengah budaya Islam terpanggil untuk membantah dan mematahkan 
argumentasi kaum Orientalis yang getol menyerang Islam. Saya telah 
menulis buku Intisy�r al-Isl�m bi Hadd al-Sayf: Bayn Haq�qah wal 
Iftir�' (Tersebarnya Islam dengan Hunusan Pedang: Antara Hakikat dan 
Muslihat) yang bertujuan mengcounter para Orientalis yang berasumsi 
bahwa Islam berkembang dengan hunusan pedang. Saya tegaskan terorisme 
bukanlah produk Islam. Saya juga menulis buku Muhammad yang membantah 
pandangan kaum orientalis yang menyerang kepribadiannya Rasul. Saya 
juga menulis buku tentang Zawj�h al-Ras�l (Istri-istri Rasul) yang 
membantah pandangan kaum orientalis tentang pernikahan Rasul. Saya 
juga menulis sejarah tentang persatuan Mesir
>  dalam kaitanya dengan persaudaraan antara kaum muslim dan kaum 
Kristen. Saya juga menulis buku tentang masalah jizyah bagi kaum 
Kristen. Apakah ia hukuman ('uq�bah) atau pajak (dlar�bah). Saya juga 
menulis buku tentang peperangan Rasul.  
> 
> Selain buku-buku keislaman, saya juga menulis buku seputar agama 
saya (Kristen). Seperti, buku Sayyidah al-Adzr�' (Maryam Sang 
Perawan), Sayyid al-Mas�h (Kristus Sang Rasul) dan lain-lain. 
> 
> Saya adalah orang Kristen yang mempelajari Islam secara ilmiyah dan 
berusaha mencari hakikat kebenaran tanpa sikap fanatik, rigid, dan 
apolejetik (al-muj�malah). Tidak ada sesuatupun yang termaktub dalam 
buku tersebut, kecuali yang sesuai dengan kebenaran, dengan tanpa 
adanya tendensi dan bias subyektivitas. Dan ditulis dengan 
standarisasi ilmiyah.
> 
> Jangan melihat saya sebagai penganut Kristen tetapi dikaji 
pemahamanan saya tentang Islam sesuai dengan standarisasi ilmiyah. 
Tidak penting benar atau tidaknya, yang terpenting bagi saya adalah 
memenuhi standarisasi ilmiyah. Saya telah mempelajari dan menggali 
pedoman Islam dari al-Quran, tafsir, sunah; baik sunah fi'liyyah 
(perbuatan Nabi) maupun sunah qauliyyah (perkataan Nabi), taqr�riyah 
(ketetapan Nabi), naskh wa al-mans�kh, hukum-hukum Islam, sejarah 
Islam secara komprehensif. Saya mempelajarinya dengan tujuan 
membantah pemahaman kaum orientalis, bahwa yang dikatakan kaum 
orietalisme tidak benar. Terutama hal Ahl al-Dzimmah diperlakukan 
sebagai kelas nomor dua dalam negara-negara Islam. 
> 
>  
> 
> Tapi, tidak semua orientalis Barat mengkaji Islam dengan tujuan 
mengaburkan Islam. Kita menemukan juga orientalis yang mengkaji Islam 
secara krtis dan obyektif?
> 
>  
> 
> Orientalis terbagi dua macam. Pertama mereka yang mengkaji Islam 
secara kritis dan obyektif dan mereka adalah minoritas. Adapaun 
mayoritas orientalis terutama orientalis Yahudi, mereka mengkaji 
Islam dengan tujuan mengaburkan sendi-sendi Islam. Saat ini tidak 
kurang 178 pusat kajian orientalis di Eropa. Mayoritas mereka 
mengaburkan ajaran Islam. Jaringan mereka tersebaar di pusat-pusat 
internet dan menulis buku-buku, melakukan observasi keislaman dengan 
tujuan mengaburkan ajaran Islam.
> 
>  
> 
> Apakah mereka memendam tujuan-tujuan politik?
> 
>  
> 
> Tentu! Tujuan final mereka adalah tujuan politik. Mengapa politik? 
Karena tujuannya adalah menggiring negara-negara lain (di luar Eropa) 
agar terjebak pada perangkap politik yang sedang mereka gemborkan. 
Lalu apa arah politik mereka? Seperti yang dikemukakan Samuel 
Huntington dalam bukunya The Clash of Civilisation. Dia membagi 
kebudayaan menjadi delapan kebudayaan. Dia menegaskan bahwa ada dua 
kebudayaan besar yang akan saling berbenturan. Dan mengandaikan 
superioritas satu kebudayaan atas kebudayaan lain. barat dan amerika 
khususnya, di masa yang akan datang akan menjadi pengendali dunia. 
Hal itu akan menjadikan superioritas kebudayaan barat sebagai atas 
semua kebudayaan dunia. Yang akhirnya akan menjadikan barat sebagai 
pelarian dan kiblat semua bangsa-bangsa dunia. Dan lawan peradaban 
Barat adalah peradaban Islam. Maka pada masa mendatang akan ada 
benturan antarperadaban Barat dan Islam. Sehingga, peradaban Islam 
harus dilenyapkan.
> 
>  
> 
> Benarkah pendapat yang mengatakan bahwa peradaban Barat adalah 
peradaban Kristen?
> 
>  
> 
> Tidak! Saya sebagai penganut Kristen tidak menemukan persamaan 
antara Injil dan peradaban Barat. Dalam kebudayaan Barat terdapat 
kepentingan politis serta gemar menyulut api peperangan di negara-
negara Islam. Sedangkan Kristen tidak demikian. Dalam bahasa Kristen 
disebutkan "cintailah musuh-musuhmu, berkahi lawan-lawanmu, 
berbaiklah pada orang-orang yang marah padamu".
> 
> Tetapi berbeda dengan Barat. Mereka terus melakukan pendudukan, 
penjajahan, membuat keonaran di afganistan, Irak dan selanjutnya akan 
merambah ke Sudan Selatan. Semua ini tujuannya politik dan minyak. 
Karena apabila mereka dapat menguasai ekspor minyak dunia maka mereka 
akan menguasai seluruh dunia. Agama Kristen tidak pernah menghalalkan 
hal tersebut. Kristen adalah agama perdamaian. Dalam Kristen 
disebutkan, "Di rumah manapun kamu masuk sampaikanlah pada 
penghuninya salam perdamaian". Agama Kristen tak ubahnya agama Islam, 
agama perdamaian. Al-Quran menyatakan, Wa in janah� li al-silm fajnah 
lah� (Jika mereka condong pada perdamaian, maka condonglah kepadanya) 
Al-Anf�l 61. Oleh karenanya saya tidak dapat menyamakan antara Injil 
Kristen dengan kebudayaan Barat. Dimana Barat selalu berupaya 
mencengkramkan kekuasaannya lewat kuku-kuku kekuatannya. Posisi 
Kristen hanyalah kedok. Sebagaima yang terjadi pada Perang Salib. 
Sedangkan wajah sebenarnya adalah kepentingan politik. Tidak ada
>  tujuan agama sama sekali. Begitu pula yang terjadi pada sebagian 
umat Islam, seperti Usamah Ben Laden dan yang lain. Mereka 
menampakkan Islam hanya sebagai kedok sedanglan tujuan sebenarnya 
adalah kepentingan politik belaka, yaitu kekuasaan. Begitulah 
hasilnya, jika agama menjadi topeng dari tujuan-tujuan politik dan 
kekuasaan.
> 
>  
> 
> Tapi menurut Max Weber kemajuan Barat karena dilatarbelakangi nilai-
nilai agama, yaitu nilai-nilai Protestan?
> 
>  
> 
> Agama-agama samawi adalah agama yang menganjurkan pada pemeluknya 
untuk saling berlomba dalam dua hal. Pertama menyembah Tuhan Yang Esa 
dan yang kedua berlomba dalam beramal shaleh. Disebutkan dalam 
AlQuran Surat Al-Tawbah ayat 105,  Wa qul i'malu fasayara 
Allahu 'amalakum wa ras�luhu wa al-mu'min�n (Maka katakan! 
Berkerjalah, maka Allah, Rasul-Nya dan orang-orang mukmin akan 
melihat/menulai) Jadi yang dijadikan standar dalam Islam adalah amal 
shalih. Demikian pula dalam agama Kristen. Dalam Injil Matius 
disebutkan, "Akan melihat dan memujimu pada amal-amal shalehmu 
Bapakmu yang beresemayam di langit. " Jadi standar pahala dalam 
Kristen pun amal shaleh. 
> 
> Apabila ada klaim munculnya gerakan revolusi Barat hanya dipelopori 
oleh tokoh-tokoh Protestan, maka orang katolik bisa mengklaim 
demikian juga. Dan orang komunis akan demikian, begitu seterusnya. 
Jadi semua itu adalah usaha pengaburan nilai-nilai agama. Jadi, tidak 
perlu mengklaim agamanya saja yang mampu memberi kemajuan. Karena 
klaim kebenaran hanya milik Allah. 
> 
>  
> 
> Kembali lagi ke sejarah Perang Salib. Apakah penggunaan 
istilah "salib" di situ tepat?
> 
>  
> 
> Tidak! Istilah Perang Salib hanya rekayasa. Sedangkan tujuaannya 
adalah duniawi dan politik. Pemimpin Kristen Ortodoks Koptik Bapa 
Shanuda III menolah istilah Perang Salib, tapi Perang Eropa, karena 
yang berperang antara orang-orang Eropa dan Arab. Salib hanya sebagai 
topeng politik untuk membenarkan kepentingan mereka. Persis seperti 
yang dilakukan Usamah Bin Laden. Apakah kekacauan di Afghanistan era 
Thaliban, perampokan bank-bank yang mereka lakukan benar di mata 
Islam dan Al-Quran?
> 
>  
> 
> Kristen sebagai komunitas minoritas di Mesir apakah mengalami 
diskriminasi? Pengalaman pribadi anda bagaimana?
> 
>  
> 
> Tidak! Terdapat satu peran yang saling melengkapi di antara pemeluk 
agama Islam dan Kristen di Mesir. Tidak terdapat diskriminasi agama 
dan suku di Mesir. Buktinya, saya pemeluk Kristen bisa menjadi 
anggota MPR. Saya bisa menjadi polisi dan sampai pangkat mayor 
jenderal. Dan dewan penguji disertasi saya adalah Menteri Wakaf dan 
Mufti Mesir,  jadi tidak ada diskriminasi bukan?
> 
> Mungkin saja terdapat beberapa permasalahan dan itupun selalu dapat 
dipecahkan. Sebagaimana dalam kehidupan Islam. Jangan anda kira Islam 
di sini tidak memeliki permasalahan-permasalahan. Tidak ada hidup 
yang tanpa masalah 100%. Cuman kita selalu mencari solusi. Dengan 
melakukan dialog dengan pemerintah melalui undang-undang yang berlaku 
di dalam negeri. Bukan dengan campur tangan negara lain, Amerika 
misalnya. Semua masalah pasti dapat diatasi. Tidak ada diskriminasi 
di sini. Bukti kecil, gereja yang berada di Mesir Lama ketika 
direnovasi, negara merogoh koceknya sebesar 50 juta pound. Begitu 
pula ketika Masjid Amr bin Ash akan direnovasi negara mengeluarkan 
uang sebesar 35 juta pound. Dan 10 juta pound dicairkan negara untuk 
renovasi tempat ibadah Yahudi. Contoh lain Ketika Rasul memasuki 
Yastrib pada 21 Desember 621, pertama kali yang beliau lakukan adalah 
membentuk ikatan persaudaraan antara Muhajirin dan Anshor serta 
membuat perjanjian damai dengan pihak-pihak Yahudi; Bani
>  Qainuqa', Bani Quraizdah dan Bani Nadir. Konsekwensi dari 
perjanjian ini adalah kesepakatan militer bersama  antara Islam dan 
Yahudi untuk mempertahankan Madinah. Juga seperti persahabatan Rasul 
dengan Nasrani Najran yang begitu akrab. Islam tidak mengenal 
diskriminasi. Seperti yang tertuang dalam Al-Quran dan Sunnah.
> 
>  
> 
> Bagaimana pandangan anda tentang Dilaog Antaragama. Apakah  ada 
syarat-syarat pokok  yang harus dipenuhi?
> 
>  
> 
> Syarat utama yang harus dipenuhi adalah pada poin-poin yang akan 
menjadi kesepakatan antaragama. Menurut saya 99% ajaran agama-agama 
ada kesepakatan sedangkan sisanya 1 % ada perbedaan. Seperti tema-
tema kasih sayang, perdamaian, kejujuran, dsb. Dan bukan pada poin-
poin yang menjadi perselisihan seperti masalah akidah. Karena masing-
masing Al-Quran dan Injil memiliki perbedaan. Seorang muslim tidak 
mungkin akan merubah Al-Quran dan Kristiani tidak mungkin akan 
merubah Injilnya. Contoh sederhana. Dalam Al-Quran disebutkan wa ma 
qatal�hu wa m� shalab�hu wa l�kin syubbiha lahum mereka tidak 
membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh 
ialah) orang yang diserupakan dengan Isa Al-Nis�' 157. Jadi menurut 
Al-Quran Isa tidak disalib. Tapi ini berbeda dengan Injil yang 
menyebutkan "Ia telah disalib dan diangkat pada hari ke tiga. Ada 
perbedaan tajam bukan? Tetapi masing-masing penganut Islam dan 
Kristen  tidak bisa mengubah ajaran mereka sendiri atau ajaran agama 
lain.
>  Contoh lain dalam Al-Qur'an disebutkan Isa bisa bicara waktu bayi. 
Sedangkan di Injil tidak sebutkan hal itu. 
> 
> Jadi seseorang tidak mungkin memaksakan ajaran agamanya kepada 
ajaran agama lain. Tetapi yang mungkin terjadi adalah penghormatan 
atas masing-masing agama. Saya pribadi tidak meyakini Islam tetapi 
saya harus menghormatinya. 
> 
> Sikap yang salah, ketika seorang Kristiani mempertanyakan 
rasionalitas peristiwa Isra' dan Mi'raj. Karena itu adalah mu'jizat 
versi Islam. Dan jauh di atas kemapuan akal manusia. Akal tidak 
mungkin menjangkaunya. Kalau seorang Kristiani tidak mengakuinya its 
ok. Tetapi ia harus menghormatinya. Tidak perlu menanyakan benar- 
salahnya. Tetapi hormati sebagaimana peristiwa itu benar-benar 
terjadi. Demikian pula sebaliknya bagi penganut Islam.
> 
> Yang tidak di inginkan adalah saling klaim benar dan salah hingga 
terjadi pembantaian di sana sini. Tuhan menurunkan tiga agama samawi 
agar terjalin hidup damai dan tenteram. Tidak untuk saling bantai dan 
saling bunuh. Karena salah satu merasa paling benar dan yang lain 
salah. Al-Quran Surat Hud 118 telah menegaskan  walaw sy�'a rabbuka 
laja'ala al-n�sa ummatan w�hidah wa l� yazal�na mukhtalif�n (Jikalau 
Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, 
tetapi mereka senantiasa berbeda). Tuhan Mahamampu untuk menjadikan 
isi bumi ini beragama muslim semua. Tuhan mahamampu atas segalanya 
hanya dengan kun fa yak�n. Dan Tuhan juga Mahamampu menjadikan semua 
isi bumi ini Kristen maka pasti terjadinya. Tapi Tuhan berkehendak 
ada berbedaan dan itu sampai kiamat.
> 
> AlQuran juga menegaskan dengan sangat baik bahwa yang akan meminta 
pertanggungjawaban manusia hanya Allah Swt sendiri, bukan manusia 
lain. Tidak mungkin orang sunni akan menghakimi orang syi'ah atau 
orang Protestan akan menghakimi orang katolik, tetapi semua akan 
kembali pada Allah. Manusia tidak mempunyai kewenangan untuk 
menghakimi satu sama lain karena itu hanya hak Allah. Kalau 
penghakiman terhadap sesama sudah terjadi maka akan terhadi saling 
tikam dan saling bantai satu sama lain. Karenanya kebenaan hanya 
Allah yang mengetahui. Wa Allahu ala kulli syain 'al�m. 
> 
>  
> 
> Lalu bagaimana tentang petistiwa bentrokan antara Kristiani dan 
Muslim seperti yang pernah terjadi di Asyuth, Suhag, dan lain-lain di 
Mesir?
> 
>  
> 
> Al-Quran dan Injil tidak membenarkan kekerasan dengan segala 
bentuknya. Kekerasan yang terjadi di Asyuth disebabkan oleh 
ketidakpahaman mereka atas ajaran agama. Allah telah memberikan 
penegasan kepada Nabi melalui surat Yunus ayat 99, Maka apakah kamu 
(hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang 
beriman semuanya? Ini kan ketetapan Allah.
> 
> Mengapa harus ada ketegangan antarpemeluk agama? Penyebabnya tentu 
karena mereka bertindak tanpa memperhatikan rambu-rambu agama. Rasul 
kan sudah besabda, barang siapa yang menyakiti ahl dzimmi maka ia 
telah menyakitiku dan baran siapa yang menyakitiku maka ia telah 
menyakiti Allah. Selanjutnya dalam sabda lain; Barang siapa yang 
menyakiti ahli dzimmi maka aku adalah lawannya di hari kiamat. 
Demikian juga dalam ajaran Injil, tidak membenarkan bentuk-bentuk 
kekerasan. Jadi ketegangan dan kekerasan itu bersumber karena tidak 
faham agama. 
> 
>  
> 
> Sebagaimana kita ketahui syari'ah Islam adalah sumber pokok dari 
undang-undang Mesir. Terutama dalam hal ahwal syahsiayah yang jelas-
jelas berbeda secara prinsipil dengan kristen. Bagaimana menurut 
anda.            
> 
>  
> 
> Dalam pasal 2 UU Mesir memang disebutkan bahwa syariah Islam adalah 
sumber pokok jurisprudensi. Istilah penggunaan sumber pokok bedanya 
dengan sumber satu-satunya. Karena tidak meniscayakan adanya sumber-
sumber lain di samping syariah Islam, bisa Injil dan Taurat. Lalu 
bagaimana dengan ahw�l syahshiyah. Apakah kita (kristiani) juga 
menerapkan syariah Islam?
> 
> Rasul telah berpesan watrukhum lima yad�n�n (biarkan mereka (ahl 
dzimmi) menjalankan keyakinan mereka). Jadi bagi Kristiani menerapkan 
Injilnya dan Yahudi dengan Tauratnya. Kalau penganut Islam taat 
kepada sabda Rasul tersebut maka berarti telah menjalankan syariah 
Islam bukan? Jadi, jika umat Islam memberi kebebasan kepada umat lain 
untuk menjalankan ajaran agamanya, maka umat Islam tersebut telah 
menjalankan syariat Islam. Demikian juga sebaliknya. Karena umat 
Kristen tidak mungkin menerapkan hukum Islam. 
> 
>  
> 
> Ada pendapat yang mengatakan bahwa Kristen tidak memeliki syariah 
(aturan). Karena Kristen mengikuti agama Yahudi?
> 
>  
> 
> Kristen adalah agama yang mengutamakan permasalahan rohaniah dan 
bukan duniawi. Kristen adalah agama yang menyempurnakan ajaran Yahudi.
> 
>  
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
--- End forwarded message ---




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke