19.07.2004
Keputusan pemerintah Filipina untuk lebih awal menarik
50 tentaranya dari Irak mengecewakan AS terutama
karena keputusan itu diambil dibawah tekanan para
penyandera. Negara lainnya juga segera akan menarik
pasukannya dari Irak sebelum pengalihan kekuasaan
sebenarnya diputuskan melalui pemilihan umum tahun
2005 mendatang. Peristiwa penyanderaan yang terus
terjadi dan situasi keamanan yang buruk membuat
berantakan koalisi militer pendudukan. Tampaknya apa
yang dilakukan oleh Abu Mus`ab Al Zarqawi, sejauh ini
relatif berhasil.
-------------------------------------------------------
Koalisi AS di Irak
Oleh: Daniel Scheschkewitz dari Washington
Saat ini bersama dengan AS ada 32 negara dalam
kontingen besar dan kecil menempatkan pasukan
militernya di Irak. Selain 140 ribu tentara AS, negara
yang paling banyak menempatkan tentaranya untuk
bergabung dalam pasukan multinasional di Irak adalah
Inggris 7500 tentara, Itali 3120 tentara, Ukraina 1650
tentara dan Belanda 1400 tentara. Seluruhnya, selain
AS di Irak terdapat sekitar 22 ribu tentara negara
lainnya yang bergabung dalam suatu koalisi dan
kekompakannya kini mulai goyah.
Dengan 51 tentara sebenarnya Filipina tidak begitu
banyak berpengaruh namun penarikan ini punya makna
tersendiri, terutama pada saat AS menginginkan negara
lainnya menambah jumlah pasukannya dan bukannya
menguranginya. Empat negara, yaitu Spanyol, Nikaragua,
Honduras dan Republik Dominika telah menarik
pasukannya dari Irak.
Empat negara lainnya, Thailand, Norwegia, Selandia
Baru dan Filipina telah mengumumkan penarikan pasukan
mereka. Bagi AS keputusan Manila tetap menyakitkan
karena keputuan ini diambil sebagai reaksi atas
penyanderaan yang dilakukan para teroris. Dari
kacamata Washington peristiwa ini merupakan keputusan
politik yang serius. Richard Boucher, juru bicara
kementerian luar negeri AS mengaku kecewa dengan
keputusan Filipina. Penarikan itu memberikan isyarat
yang salah. Para teroris harus dihadapi dan jangan
biarkan mereka mendikte kemauannya, kata Boucher.
Tanpa diketahui seperti halnya Filipina beberapa
negara lainnya sudah lebih dulu mengambil keputusan
untuk menarik diri dari situasi keamanan yang kacau di
Irak. Juni lalu Norwegia telah menarik 155 insinyur
militernya dari Irak dan hanya menyisakan 15 militer
di negara itu yang harus membantu pendidikan yang
dipimpin NATO bagi petugas keamanan Irak.
Thailand hingga akhir September akan menarik lebih
dari 450 tentara dari Irak. Demikian juga pemerintah
Selandia Baru merencanakan akan mengurangi tentaranya
hingga musim gugur tahun ini. Belanda akan menarik
pasukannya awal tahun depan setelah pelaksanaan pemilu
pertama dari tiga pemilu yang direncanakan tahun 2005
di Irak.
Pukulan pertama bagi koalisi Irak terjadi awal tahun
ini ketika pemerintah baru Spanyol dibawah PM Zapatero
mengumumkan penarikan 1300 petugas keamanannya dari
Irak. Dari kacamata Washington keputusan ini dianggap
fatal karena dilakukan setelah terjadinya serangan di
ibu kota Madrid yang dilakukan oleh jaringan Al Qaeda.
Negara Amerika Latin, Honduras dan El Salvador juga
mengikuti jejak Spanyol. Washington mengkhawatirkan
tindakan yang dilakukan Filipina juga akan diikuti
negara lainya karena semakin banyak warga yang
negaranya menempatkan pasukan di Irak jatuh ke tangan
para teroris.
Menurut laporan harian "Washington Post" di Pentagon
terdapat sebuah papan berwarna untuk menggambarkan
kelompok koalisi di Irak. Negara yang menarik
pasukannya ditandai dengan warna merah. Negara yang
masih ragu melakukan penarikan pasukan ditandai dengan
warna kuning, sedangkan negara yang ingin tetap
menempatkan pasukannya ditandai dengan warna hijau.
Namun penandaan warna itu belum lengkap. Karena ada
juga negara seperti Australia dan Albania yang justru
akan menambah jumlah kontingennya dalam waktu dekat.
Sikap seperti itu sangat dihargai oleh pemerintah
Bush. Hanya untuk Presiden Filipina Gloria Arroyo yang
tahun lalu disambut meriah oleh Bush tampaknya
sambutan itu kini tidak akan semeriah dulu lagi.
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/