Mengalami Aliran Kuasa Kasih Ilahi

Oleh: Drs. Juswan Setyawan ([EMAIL PROTECTED])

�When the pupil is ready the teacher will come.�
(Anonymous)

          Sudah lama saya ingin memahami energi
kundalini. Bahkan sejak usia remaja saya semasa
bersekolah di Seminarium Minorum.  Dan, saya sudah
membaca cukup banyak literatur tentang energi
misterius ini. Seperti biasanya, secara dikotomik ada
sebagian pendapat (dan sikap) yang bersifat mendukung
tetapi tidak kurang pula tulisan yang bersifat
menentang - tanpa memahami terlebih dahulu substansi
apa yang ditentangnya itu sendiri. 
      Jadi sebenarnya pertentangan itu justru terjadi
di kalangan intern para �ignoransia� sendiri yang
bersifat a priori terhadap sesuatu yang belum - atau
yang tidak pernah dialaminya sendiri secara praksis
karena kealergiannya � atau bahkan kejijikannya. Yang
menentang secara generalisasi menyebut energi
kundalini sebagai �wujud kuasa dunia kegelapan� hanya
karena �sifatnya yang tidak jelas asalnya� (occultus
et incognitus) dan ideo ipso facto dianggap �bukan
langsung berasal dari Tuhan� atau malah �tidak identik
dengan kuasa Tuhan sendiri�.
Hal ini diperparah dengan kecenderungan pihak dua
lembaga kepausan dari Gereja Katolik yang menentang
aliran kecenderungan falsafah postmodernisme yang
dinamakan �The New Age�. Alasan untuk menentang aliran
The New Age ini cukup solid dan beralasan karena
banyak umat yang tanpa sadar menjadi umat yang semakin
sinkretik. Menjadi percaya kepada apa saja, bahkan
berdoa dengan cara apa saja. Ada yang terang-terangan
mengatakan bahwa Yesus, Muhammad, Buddha, Sai Baba,
Osiris, Kwan Yin, Confucius, bahkan Maria, semua itu
dianggap manusia super yang termasuk kelompok para
�avatar� (Avatara Buddha) yang semuanya satu level
atau setara tetapi datang pada zaman berbeda sesuai
perutusan Allah.  Bagi umat Katolik jelas bahwa
pendapat tersebut keliru, karena Yesus Kristus adalah
�Anak Allah� (bukan ex biologis tetapi ex generis) 
yang �tunggal� yang dikirim untuk berinkarnasi ke
dunia ini dan Ia diberi nama yang di atas segala nama.
(Fil. 2:9) Bukan nama yang setara.  Yang non-kristiani
mana mau menerima �aqidah eksklusif� semacam itu.

      Yang paling lucu ialah kelompok yang menentang
energi kundalini hanya karena simbol yang dipakai
untuk energi tersebut ialah simbol ular. Karena ular
dalam khazanah kekristenan adalah lambang Iblis itu
sendiri (Why 12: 9). Padahal, lambang itu diberikan
hanya karena aliran energi kundalini bersifat
siklikal, seperti ulir, yaitu bersifat sentrifugal
pada saat keluar atau sebaliknya sentripetal pada saat
surut kembali. Padahal, lambang untuk dunia farmasi
juga adalah ular yang melingkari sebuah piala kristal.
 Serpento-phobia telah tertanam (brain-washed) dalam
benak umat kristiani sejak dini, yaitu sejak kita
membaca perikop awal dari Kitab Kejadian (Kej. 3: 15).
Dan permusuhan terhadap ular baik secara fisik,
simbolik maupun spiritual terus berlangsung sepanjang
zaman sebagai pengejawantahan permusuhan antara
perempuan ini (cq Hawa) dan keturunannya (dimaksudkan
Yesus, yang dilahirkan perempuan Maria) dan ular
beserta keturunannya (para pengikut setan dan
antikristus).

        Dari paham aliran Sahaja Yoga yang dirintis oleh Mrs.
Shri Mataji Nirmala Dewi (81 th) yang masih berdarah
biru karena keturunan langsung dari dinasti
Shalivahana di India diperoleh paradigma baru tentang
energi kundalini.  Menurut aliran Sahaja Yoga maka
penguasaan energi kundalini bukanlah tujuan akhir yang
harus dikejar, melainkan titik awal yang harus
diberikan secara gratis kepada setiap umat manusia. 
Oleh karena itu aliran Sahaja Yoga tidak pernah
memungut biaya untuk inisiasi seseorang untuk mengenal
energi kundalini. Menurut Shri Mataji adalah suatu
yang tidak selayaknya bila pengenalan kundalini harus
dibayar dengan sejumlah uang.  Pada berbagai
kesempatan kehadiran Shri Mataji sendiri telah dan
mampu memicu naiknya energi kundalini pada tubuh orang
lain, yaitu para hadirin yang menghadiri pertemuan
tersebut. Misalnya pada kejadian pertama kalinya di
pantai sepi  Nargol, 150 kilometer dari kota Mumbay,
provinsi Kerala, pada tanggal 5 Mei 1970 di mana
ribuan orang mengalami �Self Realization� atau dalam
bahasa kristiani disebut sebagai mengalamai �Hidup
Baru Dalam Roh,� hanya karena proximitas mereka secara
fisik dengan Shri Mataji.
      Menurut praktisi Sahaya Yoga, energi Tumo
sifatnya panas sehingga membuat para praktisinya juga
�berjiwa sangar�, sebaliknya energi Prana sifatnya
dingin sehingga membuat praktisinya juga �berjiwa
beku.�  Sebaliknya energi kundalini yang sejati yang
diolah melalui aliran yang benar akan bersifat �sejuk
dan lembut.�

          Tetapi artikel ini bukan untuk mengisahkan
tentang Sahaja Yoga melainkan pengalaman pribadi
sebagai akibat pertemuan saya dengan seorang anak
indigo yang bernama Vincent Christian Liong yang
bersekolah di Gandhi Memorial International School,
PRJ-Kemayoran  kelas 12. Kisah anak ini beberapa waktu
yang lampau telah dimuat di Kompas Minggu, 27 Juni
2004 , dan akan dimuat lagi pada Majalah Tempo edisi
26 Juli 2004 yang akan datang.  Wawancara oleh SCTV
akan ditayangkan pada Minggu, 25 Juli pagi jam 5.30
wib secara umum tentang anak-anak indigo.
      Pada Kemis, 22 Juli 2004 saya berkunjung ke
rumah Vincent atas undangan pribadi. Sudah tiga kali
saya diundang main ke rumahnya tetapi saya selalu
menghindar dengan halus. Tetapi malam itu saya
memenuhi undangannya.  Ceritanya bermula dari posting
Vincent yang menceritakan pengalaman spiritualnya di
Bali pada liburan bulan Juni yang lalu di mana ia
berkenalan dengan guru spiritualnya, Ir. (Arsitek
lulusan ITB) I Putu Ngurah Ardika(Hp:08123996077) di
Denpasar Timur, sementara ia sendiri berlibur di rumah
pamannya di Singaraja. 
      Dalam artikel yang ditulisnya ia menggambarkan
bagaimana �mata ketiganya� (cakra ajna yang terletak
antara kedua alis)  dibuka atau terbuka sehingga ia
mulai melihat dunia roh. Roso batinnya terbuka
sehingga ia dapat mendengar tangisan seekor anjing
jalanan.  Saya menanggapi tulisannya secara canda
dengan mengatakan kalau saya tidak akan mau terbuka
mata ketiganya (padahal saya punya buku �The Opening
of The Third Eye�) karena ogah melihat wajah �the ugly
beasts� di mana-mana.  Vincent mengatakan bahwa
ketakutan itu berasal dari opini kita sendiri tentang
mereka. Kalau seorang telah mampu melihatnya maka
mereka � tidak bisa lain - akan tampil dalam wujud
aslinya yaitu hanya merupakan suatu �massa energi�
yang tidak beraturan dan berbeda tingkat kepekatannya.
 Tetapi kalau kita takut ia akan �mengubah wujudnya�
seenak udelnya dan menyesuaikannya dengan  apa yang
kita sendiri imaginasikan. Saya penasaran dan hanya
berpikir: �Ah, masak begitu sih?� tetapi kemudian saya
tidak perduli lagi karena memang saya sama sekali
tidak berminat melihat bangsa jin, gendruwo atau
kuntilanak.  Tetapi kalau bisa melihat malaikat
pelindung saya, melihat Santo Petrus pelindung baptis
saya, melihat Bunda Maria atau bahkan melihat Yesus
sendiri... asyik juga pikir saya.  Tetapi saya pikir
itu adalah karunia khusus dan bila mereka berkenan
menampakkan diri kepada manusia, jadi mengapa saya
harus ngotot.  Dari Kelompok Doa KHY (Hermen, Angel,
Marya dkk) saya mendengar mereka sesekali melihat
Santo Fransiskus Xaverius, melihat Bunda Maria, dsb. 
Dalam hati saya hanya berkata, alangkah bahagianya
kalian, tetapi pikiran saya hanya sampai di situ saja.

        Saya tiba sekitar jam 19.00 petang.  Daerahnya
tidak begitu asing bagi saya, karena mantan direktur
pabrik farmasi tempat saya bekerja dulu selama 13
tahun juga tinggal di kawasan tersebut, kalau tidak
salah di Blok F.  Kami minum teh santai di taman, yang
baru dirapikan karena katanya bakal ada wawancara TV
dengan SCTV, tetapi ternyata wawancaranya batal di
sana tetapi di dalam ruangan saja. Kemudian saya
berkenalan dengan kedua orang tua Vincent yang sangat
ramah dan santun. Akhirnya, saya diajak santap malam
bersama. Rejeki nomplok pikir saya.

        Habis makan Vincent mengajak saya dan Artere
Laksamana Kayszer, seorang sahabatnya ke ruang tamu. 
Dan ia mulai memberikan bocoran tentang cara
�membersihkan aura tubuh� dan bagaimana �membangkitkan
energi kundalini�.  Vincent tidak mau bertindak
sebagai guru, karena memang ia tidak memiliki otoritas
formal untuk itu, tetapi ikhlas memberi contekan
sehingga dari hasil contekan itu kami dapat praktek
bersama.  Namun demikian, toh ada beberapa lembar
kertas contekan untuk dilihat sekali-sekali.  Bagi
mereka yang sama sekali awam tentang hal-hal seperti
ini pasti tidak akan tahu apa-apa. Minat saja tidak,
apalagi mau memahami.  Tetapi bagi saya, beberapa
lembar contekan ini justru menjadi �naskah emas� yang
tidak mungkin diperoleh dari manapun. Terima kasih
Vincent atas contekannya, anda tidak usah
bertanggungjawab atas �ketidak-lulusan� pada sekolah
hidup apabila kami gagal, karena toh kami hanya
nyontek saja dan tidak bayar fee 300 USD model ikutan
Silva Mind Control.

          Mula-mula kami membersihkan cakra tubuh
kami. Sebab kalau cakra itu kotor atau terhambat maka
energi kundalini tidak bisa mengalir dengan lancar ke
atas menuju ke ubun-ubun. Bahkan bisa berbahaya
sekali. Katanya bisa sampai �sinting� segala.
Mengerikan sekali!   Pikiran saya simple saja. Tuhan
tidak akan menciptakan tujuh cakra pokok dalam tubuh
manusia apabila cakra-cakra tersebut tidak ada
manfaatnya.  Fakta itu melecehkan kearifan Tuhan
sebagai Pencipta karena telah menciptakan sampah atau
sesuatu yang mubazir; padahal usus buntu saja ada
manfaatnya.   Kalau cakra itu tidak ada secara fisik,
maka tidak mungkin pula dapat difoto oleh Kirlian
Photography seperti model yang ada di Mega Mall Pluit
atau di Hotel Wisata di belakang Hotel Indonesia. Atau
oleh kamera khusus type AVS (Aura Video Station)
seperti milik bapak Tommy Suhalim.
        Apa yang saya ketahui mengenai cakra dari
textbook dan surfing ternyata lain sekali dengan yang
ada pada contekan itu. Ternyata cakra itu tidak lain
daripada �generator energi bio-listrik� dalam tubuh
manusia pada lokasi yang berbeda-beda. Sifat
perputarannya siklikal dan semakin ke atas cakra
memiliki jumlah �lempeng kipas� yang berbeda-beda.
Bentuknya pyramidal terbalik yang melebar keluar
dengan ujung yang bundar.
        Setelah pembersihan aura mencapai cakra
jantung, saya mengalami sesak napas yang lumayan tidak
enak.  Rasanya seperti baru digebuk keras dengan
pemukul bola kasti. Tetapi dengan bantuan visualisasi
dan dalam hal ini kelihatannya dibantu lontaran energi
 oleh Vincent dari belakang; persis seperti kalau
dalam cerita silat seorang suhu mengobati muridnya
yang terluka dengan memberinya tenaga dalam.  Tak lama
sesudah itu napas terasa ringan dan rasa nyeri di
punggung di belakang jantung itupun lenyap. (Istilah
mediknya fenomen itu adalah gejala dini orang bakal
kena �heart attack.� Idiih ngeri juga kalau
dipikir-pikir! Karena saya memang mengidap lemah
jantung dan sedang dalam medikasi foliage.) Terima
kasih sekali lagi Vincent atas sumbangan �tenaga
dalem� nya.  Proses pembersihan cakra ini makan tempo
berjam-jam dan sangat melelahkan... tetapi asyik juga.
        Setelah ketujuh aura dibersihkan lalu dimulai
secara marathon proses penaikan energi kundalini dari
cakra muladhara ke cakra mahkota.  Pada aliran �yoga
panas� dan �yoga dingin� (pingala atau ida) maka
biasanya energi kundalini akan mampet di cakra mahkota
dan tidak dapat tembus tengkorak ke atas tetapi turun
kembali ke bawah.  Inilah yang sebab pokok yang
menimbulkan dampak negatif pada mereka yang melatih
energi kundalini lewat metode-metode tersebut.  Ada
yang menjadi orang yang pemarah atau sebaliknya
menjadi orang yang berhati beku seperti es.

          Setelah energi kundalini mampu menembus
batok kepala pada cakra mahkota maka ia akan membentuk
halo pada sekitar 15 cm di atas kepala. Persis seperti
halo pada gambar santo atau santa, yaitu sebuah gelang
energi yang merupakan lingkaran.  Tetapi tidak begitu
gemilang seperti pada orang suci tersebut. Hanya
mereka yang terbuka mata ketiganya akan mampu
melihatnya sebagai getaran-getaran panas knalpot yang
mendar-mendar tetapi samar-samar.
      Proses selanjutnya ialah memohon kepada Allah
Bapa untuk mengalirkan energi kuasa kasihNya menembus
melalui halo tersebut masuk ke dalam sistem ketujuh
cakra untuk tujuan penyehatan seluruh sistem tubuh.
Dan, untuk menyembuhkan penyakit orang lain apabila
nanti tergerak oleh rasa empati welas asih terhadap
penderitaan sesama. Pada saat energi kuasa kasih itu
mengalir turun maka terasa seperti angin sepoi-sepoi
yang sejuk (1 Raj. 19: 12), lembut, ramah dan seakan
�merangkul� siapa saja yang menerima alirannya.
Semua proses itu sangat melelahkan sekaligus
menyenangkan.  Saya meninggalkan rumah Vincent pada
sekitar jam 01.15 pagi dengan penuh rasa syukur dan
euforia.

Tulisan ini saya tutup dengan mengutip Kitab Wahyu:

�Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan,
yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir keluar dari
takhta Allah dan takhta Anak Domba itu. ... Maka tidak
akan ada lagi laknat.� (Why 22: 1,3)

Jakarta, Sabtu 24 Juli 2004, jam 08.30 PM






::IKLAN::

Costumer Service Representative Vincent Liong::
M:0811919765  Phone & Fax: 021-5482193,5348567
Jl. Ametis IV G-22 Permata Hijau Jakarta 12210 �
Indonesia
(By Appointment only)

Vincent Liong hanya memberikan bimbingan kursus kilat
(durasi: 5-6 jam.) yang terdiri dari: 1.Tummo Reiki
Tingkat 1,2,3.  2.Pengaliran Chi Kung.  3.Hipnotis
diri sendiri.  4.Penyehatan Aura.  5.Penyehatan Cakra.
 6.Pengangkatan Kundalini Kimiawi.  7.Mengalirkan
Energi Kundalini Kimiawi.  8.Cipta Adman, Cipta Rasa&
Cipta Pikiran.  9.Janin Keabadian untuk awet muda.

Dalam bimbingan Kundalini versi Vincent Liong, siswa
tidak perlu merlakukan meditasi rutin, puasa,
pantangan, dsb. Siswa diharapkan dapat hidup seperti
biasa tanpa sesuatu hal yang sifatnya istimewa. Siswa
diharapkan memberikan laporan perkembangan yang
terjadi sehari dan seminggu setelah pelatihan melalui
telephone (After Sales Service). Siswa allumni boleh
mulai mengajar seminggu setelah kursus kilat dengan
metode yang dapat terus  dikembangkan sesuai dengan
versi sendiri.
Metode bimbingan yang dilakukan oleh Vincentliong
adalah penggabungan dari beberapa metode yang
dipelajari Vincent Liong baik dari Guru, Dokter,
sahabat-sahabatnya & pesan-pesan yang diperolehnya
secara pribadi.   

Karena Vincent Liong secara pribadi tidak suka pada
struktur guru murid, maka dalam hal ini Vincent Liong
mengikrarkan diri sebagai pembimbing bukan sebagai
guru. Pada dasarnya semua orang sudah memiliki ilmu
hanya tidak tahu cara menggunakannya.

Jika anda berminat untuk mendapat bimbingan dari
Vincent Liong, silahkan mengumpulkan orang di sekitar
anda 10-20 orang yang berminat untuk mendapatkan
bimbingan. Buat appointment sebelumnya dengan Vincent
Liong tentang tempat dan waktu kapan acara akan
berlangsung. Vincent Liong tidak memberikan pelatihan
di rumah sendiri kepada orang umum untuk privasi
keluarganya, oleh karena itu pihak siswalah yang
diharapkan menyiapkan tempat yang sesuai untuk
melakukan pelatihan.
Vincent Liong hanya memberikan waktunya untuk
pelatihan dua malam dalam seminggu yaitu hari Jumat
malam dan Sabtu malam. Diluar waktu ini Vincent Liong
menjalani kehidupan sehari-harinya secara biasa.

Vincent Liong membuka kotak sumbangan sukarela bagi
siswa yang telah mendapat bimbingan Kundalini dari
Vincent Liong. Bank Central Asia (BCA) KCP-Permata
Hijau A/C:1781179600 A/N:Liong Vincent Christian .
Vincent Liong menerima transfer sumbangan seminggu
setelah bimbingan diberikan untuk keNetralan &
Kualitas yang baik dalam memberikan bimbingan. Karena
sulit untuk menilai sebuah ilmu, maka besar sumbangan
yang diberikan silahkan ditentukan sendiri sesuai
dengan efek yang didapatkan dan kemampuan financial
anda masing-masing. Anda juga dapat memberikan
sumbangan secara moril. Jika seminggu setelah
bimbingan anda merasa tidak mendapat apa-apa, anda
tidak perlu membayar.  



Silahkan berganbung di maillist::
[EMAIL PROTECTED]
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/

Bonus Gratis dua File buku karya Vincent Liong yg
dikirim ke email anda setiap ketika anda Join.


Find local movie times and trailers on Yahoo! Movies.
http://au.movies.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke