mohon maaf untuk yang satu ini
--------------------------
Mohon sebarluaskan.
--------------------------

Kawan-kawan seperjuangan,

Mohon dukung surat permohonan pemaparan studi bersama kepada Kementrian
Lingkungan Hidup di bawah ini yang diajukan oleh WALHI dan JATAM.  Begitu
banyak penelitian telah dilakukan sejak 1999-2004, mengenai dampak
pembuangan limbah tambang ke laut PT Newmont Minahasa Raya di Teluk Buyat,
Minahasa, Sulawesi Utara. Dua yang paling terkini adalah penelitian oleh
Pusarpedal (Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan) - Kementerian
Lingkungan Hidup (2004), dan Dr. Evan Edinger dari Memorial University,
Newfoundland bersama WALHI (2004).

Dari kedua laporan penelitian tersebut, ditemukan kesamaan pola penyebaran
Arsen (As), Antimon (Sb), dan Merkuri (Hg) pada sedimen, dimana konsentrasi
tertinggi logam berbahaya tersebut ditemukan di sekitar lokasi pembuangan
tailing Newmont. Hal ini mengindikasikan bahwa pembuangan tailing Newmont
di Teluk Buyat merupakan sumber pencemaran sejumlah logam berbahaya. Hingga
saat ini pihak Kementerian Lingkungan Hidup belum mempublikasikan hasil
penelitian tersebut. Pihak Kementerian Lingkungan Hidup masih menyatakan
keraguannya untuk menyimpulkan sumber pencemar di Teluk Buyat, sebagaimana
disampaikan dalam salah satu media beberapa hari lalu.

Dukung upaya ini agar KLH mau memaparkan hasil studinya ke publik!

Caranya:
Dengan mengajukan permohonan yang sama SESEGERA MUNGKIN.
Kawan-kawan tinggal meng-copy paste surat di bawah ini ke kertas ber-kop
organisasi Anda, menandatanganinya (jangan lupa tanggal, nama, jabatan, dan
nama organisasi) dan mengirimkannya via fax ke KLH di alamat berikut:

Menteri Lingkungan Hidup RI
Nabiel Makarim MPA.  MSM
Jl DI Panjaitan Kebon Nanas Gedung B Lantai II Jakarta Timur 13410
Telp. +62-(0)21-8580102, 8580103
Fax. +62-(0)21-8580101, 85904926
Email: mailto:[EMAIL PROTECTED]

Mohon CC surat permohonan kawan via fax ke Ek-Nas WALHI di (021) 794 1673
dan kontak media nasional yang kawan miliki.

Untuk info selengkapnya, mohon kunjungi: www.walhi.or.id atau

http://www.walhi.or.id/kampanye/tambang/buanglimbah/040725_penlitianpencbuya
t_li/


Sekali lagi mohon dukungannya!

Salam solidaritas,

M. Ridha Saleh
Deputi Direktur
WALHI-FoE Indonesia

-----------------------------------------
Draft surat permohonan:
-----------------------------------------
No. :
Lamp :  ____
Hal :  Usulan untuk Gelar Hasil Penelitian

Kepada Yth:
Bapak Nabiel Makarim
Menteri Negara Lingkungan Hidup
Di Tempat


Dengan Hormat,

Teluk Buyat, di Kabupaten Minahasa adalah lokasi pembuangan limbah tailing
(lumpur sisa proses pemisahan bijih tambang) milik PT.Newmont Minahasa
Raya. Sejak  1996, perusahaan asal Denver, AS ini membuang sebanyak 2.000
ton  limbah tailing ke dasar peraiiran Teluk Buyat setiap harinya.

Sejumlah ikan dalam 2 tahun terakhir ditemui memiliki benjolan semacam
tumor dan mengandung cairan kental berwarna hitam dan lendir berwarna
kuning keemasan.  Begitu pula pada manusia. Sejumlah penduduk Buyat
memiliki benjol-benjol di leher, payudara, betis, pergelangan, pantat dan
kepala sejak 1999-2000. Apa makna semua ini ?

Sejumlah laporan penelitian telah dikeluarkan oleh berbagai pihak sejak
1999 hingga 2004. Penelitian-penelitian ini dilakukan sebagai respon atas
pengaduan masyarakat nelayan setempat yang menyaksikan sejumlah ikan mati
mendadak, menghilangnya nener dan beberapa jenis ikan, serta keluhan
kesehatan pada masyarakat.  Laporan penelitian terakhir dilakukan oleh
Pusarpedal- Kementerian Lingkungan Hidup (2004), dan Dr. Evan Edinger dari
Memorial University, Newfoundland bersama WALHI (2004).

Dari kedua laporan penelitian tersebut, ditemukan kesamaan pola penyebaran
Arsen (As), Antimon (Sb), dan Merkuri (Hg) pada sedimen, dimana konsentrasi
tertinggi logam berbahaya tersebut ditemukan di sekitar lokasi pembuangan
tailing Newmont.   Hal ini mengindikasikan bahwa pembuangan tailing Newmont
di Teluk Buyat merupakan sumber pencemaran sejumlah logam
berbahaya.  Hingga saat ini pihak Kementerian Lingkungan Hidup belum
mempublikasikan hasil penelitian tersebut. Pihak Kementerian Lingkungan
Hidup masih menyatakan keraguannya untuk menyimpulkan sumber pencemar di
Teluk Buyat, sebagaimana disampaikan dalam salah satu media beberapa hari
lalu.

Oleh karena itu kami mengusulkan agar pihak KLH dan WALHI bersama-sama
mengadakan pemaparan hasil  penelitian tersebut dalam waktu dekat.
Pemaparan ini akan menjawab keraguan pihak KLH menyangkut sumber pencemaran
sejumlah logam  berat tersebut. Apakah tambang rakyat atau dari tailing
Newmont ?

Dengan demikian masyarakat luas dapat mengetahui informasi yang sebenarnya
dan hasil penelitian yang memakan biaya cukup banyak tidak sia-sia sebatas
dokumentasi.

Pemaparan hasil penelitian ini juga dapat menjadi acuan dan bahan bukti
bagi berbagai pihak (Departemen Kesehatan, Departemen ESDM, DPR RI, dan
POLRI) yang saat ini sedang dan merencanakan untuk melakukan
investigasi.  Dengan  demikian berbagai macam tim dapat melakukan
investigasinya secara tajam dan terarah.

Demikianlah surat ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan
terima kasih.

..............., ................ Juli 2004

[Tanda Tangan]

(Nama)
(Jabatan)
(Organisasi)

CC:    Media massa nasional
          WALHI Eksekutif Nasional, Jakarta

----------------------------------------------
akhir surat
----------------------------------------------




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke