dear all,
saya sangat setuju dengan tekad bung Izam untuk membenahi pendidikan di sekitar 
kampung halamannya.
Namun menurut saya, kita tidak harus berada di dalam kekuasaan untuk dapat mengubah 
pendidikan secara nasional. Contohnya: dua 
Menteri Pendidikan pada era Gus Dur dan Mbak Mega adalah guru besar yang secara 
pribadi dan keilmuan sangatlah berkualitas. 
Namun, kenyataannya adalah persis seperti apa yang bung Adde katakan, "menjajah" dunia 
pendidikan.  Perkenankan saya 
mengusulkan agar kita tak perlu berambisi menjadi bagian dari penguasa, tetapi mari 
menjadi oposisi.
togi

----- Original Message -----
From: "Zamhasari Jamil" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sun, 01 Aug 2004 11:52:26 -0000
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [ppiindia] Re: PENDIDIKAN DI BAWAH KAKI PENGUASA

> Bang Partogi Samosir,
> 
> Bukannya mahasiswa yang dipecat di UIN Suska hanya 1 orang dan 1 
> orangnya lagi berasal dari UNRI? Yang baru saya tahu hanya 1 orang 
> saja yang dipecat oleh UIN Suska tersebut. Tapi apapun ceritanya 
> pemecatan mahasiswa tersebut benar-benar menunjukkan betapa 
> pendidikan kita bukan hanya diinjak-injak oleh pemerintah saja,
> tapi juga oleh mereka yang berkecimpung langsung dalam dunia 
> pendidikan.
> 
> Di sini, saya hanyalah seorang pelajar ingusan, tapi saya tetap 
> bertekad untuk merubah pola pendidikan yang ada di tanah air, mungkin 
> langkah yang terbaik bagi saya adalah "membenahi" pendidikan yang ada 
> di sekitar kampung halaman saya terlebih dahulu. Sebab untuk merubah 
> pola pendidikan kita secara nasional, rasanya adalah mustahil bila 
> kita tak berada di tampuk kekuasaan.
> 
> Wassalam,
> 
> IzaM -
> 
>    
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], adde agus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > dear all,
> > jelas sudah bahwa bangsa ini tak akan pernah bisa maju andaikata 
> pendidikan untuk anak bangsa ini sedemikian terjajahnya oleh ulah 
> bangsa ini sendiri...
> > siapapun yang terpilih ntah JENDERAL SUSILO   [MAAF INI BANGSA 
> INDONESIA 'TIDAK BAIK MEMANGGIL SEORANG TOKOH DISINGKAT BEGITU DAN 
> BERBAU US MINDED] ATAU IBU MEGAWATI SOEKARNOPUTRI ada baiknya kita 
> mengingatkan atau memberanikan diri untuk sekedar mengingatkan..
> > PERNAHKAH KITA SEMUA MELIHAT KUALITAS BANGUNAN SD INPRES DI 
> PEDESAAN2 TERPENCIL ATAU DI TINGKAT KABUPATEN?
> > Sangat menyedihkan....
> > Sekali dunia pendidikan kita terpuruk...
> > kita biarkan atau harus ada yang menjadi MARTIR lagi untuk 
> meluruskan yang telah bengkok ini...
> > salam
> > adde
> > keep your mind open
> > 
> > partogi samosir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > dear all,
> > Sekedar klarifikasi:  2 mahasiswa (yang mengusir cawapres Jusuf 
> Kalla ketika berkampanye di kampusnya), dipecat oleh Rektor 
> > Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, Prof. Dr. 
> Amir Luthfi, berdasarkan rapat Senat para Gurubesar Universitas 
> > tersebut.  Di era reformasi ini, Rektor itu bukanlah bawahannya 
> Presiden atau Mendiknas.  Jadi, 2 mahasiswa itu bukan dipecat oleh 
> > pemerintah.  Untuk itu, mohon agar kita semua tidak gampang menuduh 
> pemerintah/penguasa jika terjadi kekacauan/pelanggaran di 
> > tanah air kita.  Ciri khas era reformasi adalah peran pemerintah 
> semakin mengecil, dan peran masyarakat semakin membesar. Apalagi 
> > dalam konteks pemerintahan pelangi seperti sekarang ini, di mana 
> para menteri membusukkan presiden.  Itu sebabnya, SBY hanya mau 
> > melakukan koalisi terbatas.
> > togi
> > 
> > ----- Original Message -----
> > From: Tangkisan Letug <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date: Tue, 27 Jul 2004 20:43:36 -0700 (PDT)
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: [ppiindia] PENDIDIKAN DI BAWAH KAKI PENGUASA
> > 
> > > PENDIDIKAN DI BAWAH KAKI PENGUASA
> > > *Untuk Aswin-Gunther Sharif
> > > 
> > > Oleh Tangkisan Letug
> > > 
> > > Pendidikan di bawah kaki penguasa
> > > telah terbukti keampuhannya
> > > menjadi sarana pembodohan
> > > menjadi ladang pembudakan
> > > ketika Nurlaela dijadikan tersangka
> > > karena akal sehatnya menidak penguasa
> > > yang menaklukan sekolah di bawah kakinya
> > > demi kuasa dan uang diraupnya.
> > > 
> > > Pendidikan di bawah kaki penguasa
> > > dua orang mahasiswa di Pekanbaru
> > > menuai akibat kesombongan kuasa
> > > ketika politikus mengangkangi kampus
> > > atas nama kesopanan pada penguasa
> > > (meskipun yang ditolak baru calon wakil presiden)
> > > pecat pecat dan pecat adalah bahasa lugas
> > > dunia pendidikan yang tak lebih ladang unggas
> > > tempat penguasa bisa setiap kali menindas.
> > > 
> > > Menurut undang-undangnya
> > > pendidikan mesti mendapat 20 persen budgetnya
> > > untuk apa dibuat-canangkan jumlah itu
> > > bila kenyataannya hanyalah gincu
> > > dan pendidikan terus menerus diharu-biru
> > > oleh kesombongan penguasa tanpa malu
> > > menempatkannya di bawah kaki mereka yang bau.
> > > 
> > > Ketika bajingan telah mengambil tempat guru,
> > > jangan heran pendidikan kita takkan lebih maju
> > > daripada sekedar menghasilkan bajingan-bajingan baru.
> > > 
> > > 28 Juli 2004
> 
> 

-- 
___________________________________________________________
Sign-up for Ads Free at Mail.com
http://promo.mail.com/adsfreejump.htm



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke