Bung Zaini,

kalo lihat sejarah dulu waktu dikota pahlawan,   kayaknya indonesia nggak
perlu pake teknologi canggih segala,
cukup pake bambu runcing yang memang benar-benar untuk mempertahankan
kemerdekaan negara ini,
lah  wong sekarang pake technologi canggih segala wilayah kita di patok
orang kok diam aja.

kalo dulu dibandingkan dengan sekarang, bambu runcing itu technik
penggunaannya dikuasai dan tujuannya
jelas, moralitas tinggi,  tapi sekarang pingin canggih tapi tidak menguasai
teknologinya, moralitas rendah,
motivasinya lain.  a

palagi dengan cara pembelian persenjataan yang menguntungkan  pedagang dan
calo,
mungkin ini definisi  system pertahanan  hankamrata,   yakni bagi-bagi duit
merata antara tentara dan rakyat (calo)
dengan pembengkakan anggaran   ...   he   he ..



salam
Yustam




                                                                                       
                            
                    "zaini"                                                            
                            
                    <[EMAIL PROTECTED]        To:     [EMAIL PROTECTED]                
                          
                    ahoo.com>            cc:                                           
                            
                                         Subject:     [ppiindia] Re: RUU TNI -Baru     
                            
                    04/08/2004                                                         
                            
                    16:25                                                              
                            
                    Please                                                             
                            
                    respond to                                                         
                            
                    ppiindia                                                           
                            
                                                                                       
                            
                                                                                       
                            




Ass Wr Wb

Salam Kenal saya Zaini baru bergabung

Mengenai RUU TNI

Paling tidak ada yang perlu dikritisi dicermati dan disempurnakan

Kemudian Doktrin Pertahanan
1. Indonesia adalah Negara Maritim makanya dalam pertahanan yang
bersifat defence (karena kita tidak membentuk kekuatan serang) maka
peranan Angkatan Laut dan Angkatan Udara Lebih dikedepankan (paling
tidak untuk mencegah penyusupan dari laut dan Udara) serta kemampuan
perang Elektronika dimana kita masih banyak blank spot contoh  control
radar atas wilayah Riau (kepulauan ) berada Di Changi..jadi kalau ada
penerbangan baik sipil VIP dan VVIP yang lewat daerah itu harus minta
clereance ke Changi ....d

2. Angkatan Darat ..memang sistem teritorial kita banyak ditiru negara
lain terutama untuk anggaran terbatas ..ingat Indonesia memiliki ruang
wilayah setara Rusia namun dengan pasukan 300.000 personel ..bila
ditambah .maka membebani anggaran. Kita bisa belajar dari Singapura,
Taiwan ataupun Korea (selatan)  misalnya jumlah militernya sedikit
namun punya rakyat terlatih  yang bisa dimobilisasi. Tentara yang
jumlahnya 300.000 itu ditingkatkan kemampuannya, paling tidak setra
kommando , karena bisa digunakan tentara inti, kualitas senjata dan  .
.kesejahteraannya  jangan nantinya jadi backing saja bisanya

3. peralatan militer..sebenarnya kita bisa beli peralatan militer yang
cukup handal meski lumayan .hanya saja setiap pembelian militer sering
banyak calo baik dari kalangan militer sendiri ataupun dephan ..contoh
kasus pembelian Mi-17 uang hilang disikat calo ..barang nggak datang
rugi khan ..ataupun contoh pembelian Hawk 209/109 pesawat seharga 8
juta USD kita beli seharga .....30 juta USD perbuah dengan jumlah
total 24 padahal kalau kita mau ...beli MiG-29 bisa dapat 3x lipatnya
atau beli 50 unit dan sisanya buat persenjataan. Kemudian kita sering
beli mahal mahal tapi nggak karuan contoh pembelian 2 kapal selam ..
untuk indonesia sekarang mending dibelikan kapal patroli saja dengan
flatform dikembangkan misalnya untuk anti kapal selam plus didukung CN
235 MPA ..flatporm AKS dan rudal ada .kelemahan kapal selam sekarang
bisa diatasi oleh kekuatan udara sekalipun hanya helikopter kecil
kelas Wasp (dulu kita punya sayang sudah di grounded). Tank nggak usah
muluk beli Leopard atau M1A1 cukup tank ringan tapi dikasih rudal AT
14 (ada yang bilang di milis lain) ..karena rudal itulah yang ditakuti
satuan tank USA selama perang Iraq . Mengenai peralatan ..dulu sering
rewel kalo beli peralatan harus beli tekhnologinya sehingga
mengandalkan barat (USA) yang pelit tapi cuma kasih barang rongsokan .
.sementara negara lain (India Pakistan ..sanggup menggado gado
peralatan militer tersebut ..ada buatan USA, UK, Perancis, China dan
Rusia juga dalam negeri)  lagian kita bisa belajar berbagi pengalaman
..Malaysia saja sudah mulai melakukan itu
4. Ada perencanaan tentang Alutsista tersebut untuk jangka panjang  ..
jangan hanya sekedar beli..kalo diembargo susah ...contoh  Dulu di
Indonesia Air Show 1986... Perancis habis habisan nawarin Mirage 2000
baru gress..entah deal apa kok beli f-16 bekas A/B block 15 USA sampai
nawarin pembuatan suku cadang segala...Alasan Perancis kalo kita beli
maka negara ASEAN biasanya ikutan   padahal kalo kita mau serge
Dassault itu Teman kuliah Habibie ..bisa main koneksi untuk pembuatan
Mirage ..paling tidak suku cadang ..sehingga suku cadang mirage negara
tetangga di kawasan ASPAS nggak usah call ke paris tapi ke ..bandung .
.sayang ya. Kemudian mengenai CN 235 dulu rencana mau dibuat untuk
sipil tapi yang berminat justru kalangan militer dari berbagai negara
..kondisi ini mirip Rusia pesawat sipilnya nggak begitu laris ..tapi
pesawat militernya ..kondang ..kalo CN 235 bisa dimaksimalkan cukup
bagus ..sayang PT DI keburu bangkrut akibat kurang dukungan dan Mis
management ...langsung Buat N 250 dan N2130 yang belum jelas pasarnya
..padahal kalo lihat perjalanannya banyak pesawat yang begitu modern
tapi nggak laris dipasaran ..justru yang biasa biasa saja yang laris
5. Tetapi yang terpenting adalah bersihkan militer dari perwira
perwira mentalitas calo backing dan cukong ..apalagi yang masih ngiler
sospol ..seperti masa lalu lulusan AKMIL nggak bercita cita jadi
militer murni tapi jadi ..anggota DPR Bupati Gubernur dengan status
militer aktif ..dapat gaji dobel dengan gaji di sospol yang lebih
besar ..itu merusak profesionalisme TNI
6. itu aja deh ..saya prihjatin masa intelijen dengan negara sekelas
Myanmar bobol..lha kalo perang dengan Hun Sen ..jangan jangan tentara
kita ngacir duluan ..rakyat lagi yang maju ....gara gara mentalitas
militer yang parah ..contoh kemaren dapat berita dari teman seangkatan
saya yang lulus pendidikan perwira ..untuk masuk perwira siap siap
sponsor dan pelicin ...jangankan perwira  masuk prajurit saja siap
siap ...duit


--- In [EMAIL PROTECTED], Sandy Dwiyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Yang penting semangat adalah: NKRI tetap utuh (kalau
> bisa malah nambah), Indonesia makin hebat, Angkatan
> Perangnya makin canggih.
>
> Yang terpenting jangan sekali-sekali ada semangat
> memojok-mojokkan TNI, mengebiri TNI, memperlemah TNI
> karena jika hal itu dilakukan yang rugi adalah bangsa
> Indonesia.
>
> Untuk mengambil keputusan harus dipikirkan masak-masak
> tidak tergesa-gesa dan menimbang/memperkirakan
> implikasi yang mungkin timbul kemudian. Demokrasi
> bukanlah Tuhan namun Demokrasi juga bukan Setan,
> Demokrasi adalah Manusia Biasa yang perlu
> diperbaiki/dicurigai disana-sini. Indonesia tidak
> perlu menyembah-nyembah Demokrasi jika Demokrasi dapat
> mengakibatkan perpecahan bangsa. Jangan seperti dulu
> yg kebablasan, sampai ada wacana mengenai negara
> federal yang hampir saja negara kita hancur
> berkeping-keping, akibat sebagian dari kita
> menyembah-nyembah Demokrasi. Juga jangan seperti dulu
> yang Demokrasinya mentolerir perpecahan bangsa.
> Keutuhan bangsa adalah segala-galanya, demokrasi boleh
> ditinggalkan untuk sementara waktu apabila keutuhan
> bangsa yang terncam. Yang paling baik tentunya
> keutuhan bangsa terjaga dan demokrasinya tetap jalan,
> namun sekali lagi demokrasi boleh dikorbankan (untuk
> sementara waktu) jika disuruh memilih keutuhan bangsa
> atau demokrasi. Kita dapat belajar dari bubarnya Uni
> Sovyet akibat menyembah-nyembah demorasi. Demokrasi
> yang dipaksakan dari luar (negeri) biasanya juga
> dibarengi oleh Operasi Intelijen Asing. Inilah yang
> berbahaya, Operasi Intelijen Asing.
>
> Jangan-jangan orang-orang seperti DR.Azahari adalah
> intelijen asing (yg dekat-dekat) yang tujuannya
> menghancurkan negara kita.
>
> -------------------------------------------------------
> -------------------------------------------------------
>
> Bung Mira
>
> yang sangat menarik dari RUU TNI ini adalah peran TNI
> dalam menghadapi
> ANCAMAN, di dalam ayat 19 ini :
>
>
> 19.    Tentara adalah warga negara yang disiapkan dan
> dipersenjatai untuk
> tugas-tugas mempertahankan negara dari ancaman dari
> luar maupun dari dalam
> negeri.
>
> kita ketahui bahwa ancaman dari luar negeri sudah
> jelas definisinya,
> tetapi ancaman dalam negeri bukan hanya ancaman
> bersenjata, tetapi juga
> ANCAMAN BENCANA ALAM,  ANCAMAN PENCEMARAN LIINKUNGAN
> yang harus
> dilindungi oleh tentara yang berperan untuk melindungi
> keselamatan bangsa..
> ( ini  mah  ...kayak film ARMAGEDON, missi
> menghancurkan meteor yang akan
> menghancurkan bumi dengan senjata nuklir, ......karena
> adanya ancaman
> terhadap kehidupan ummat manusia di bumi )
>
> Hal ini sesuai dengan alinea berikut ini mengenai
> pertimbangan RUU ini,
> yakni :
>
> a.  bahwa pertahanan negara merupakan salah satu
> bentuk upaya bangsa
> Indonesia dalam mempertahankan keberadaan bangsa dari
> ancaman keamanan dari
> luar dan yang timbul di dalam negeri;
>
> b.  bahwa Tentara Nasional Indonesia berperan sebagai
> alat pertahanan
> Negara Kesatuan Republik Indonesia, bertugas
> melaksanakan kebijakan
> pertahanan negara untuk mempertahankan kedaulatan
> negara dan keutuhan
> wilayah, melindungi keselamatan bangsa, menjalankan
> operasi militer selain
> perang, dan ikut serta secara aktif dalam tugas
> pemeliharaan perdamaian
> regional dan internasional;
>
> Saya pikir hal ancaman ini harus diperluas lagi agar
> peran ABRi di masa
> tidak ada ancaman  dari luar negeri.
>
> kedua yang menjadi masalah adalah system pertahanan
> indonesia yakni :
> 6.        Sistem pertahanan negara adalah sistem
> pertahanan yang bersifat
> semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah,
> dan sumber daya
> riasionaf lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh
> pemerintah dan
> diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan
> berlanjut untuk
> meneyakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara
> kesatuan Republik
> Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari setiap
> ancaman.
>
> Merujuk dari system pertahanan ini maka peran TNI
> terhadap ancaman Bencana
> Alam dan Pencemaran Lingkungan seharusnya
> dipertimbangkan untuk dimasukkan
> dalam draft undang-undang ini  ....Artinya apa saja
> yang harus dilakukan
> oleh TNI apabila salah satu bangsa ini terjebak dalam
> situasi bencana alam
> dan bencana lingkungan, jadi bukan sebagai penonton
> melihat penderitaan
> bangsanya sendiri, padahal jelas-jelas peran TNI
> adalah melindungi
> keselamtan bangsa.
>
>
> wassalam
> Yustam
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links











------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke