MENGAPA KITA BERBEDA...

Mengenal kebenaran hakiki sangat penting artinya dalam menciptakan 
sebuah hubungan yang positif. Sering kita tidak menyadari akan 
perbedaan yang ada diantara kita. Kita cenderung saling berusaha 
mengubah satu sama lain, namun kita menolak atau kurang bisa menerima 
perbedaan masing-masing. Kita menuntut agar orang lain merasakan, 
berpikir dan melakukan sesuatu seperti kita. Dan ketika mereka 
menolak melakukan seperti apa yang kita lakukan, kita menganggap 
mereka telah melakukan kesalahan. Dalam diri kita selalu ada keingin 
memberikan pengertian dan bimbingan kepada yang membutuhkan. Kita 
juga berusaha membantu mereka ketika benar-benar memerlukan dukungan, 
pengertian dan kepercayaan. 

Kita sering mengeluh, seandainya mereka mau berubah, kita bisa 
mencintai mereka; seandainya mereka mau setuju, kita bisa mencintai 
mereka; seandainya mereka mau merasakan apa yang kita rasakan, kita 
dapat mencintai mereka; seandainya mereka mau melakukan apa yang kita 
minta, kita bisa mencintai mereka.

Lalu, apa yang disebut cinta? Apakah cinta hanya akan kita terima dan 
kita hargai ketika orang yang kita cintai dapat memenuhi harapan 
kita? Apakah cinta dapat mengubah seseorang seperti harapan kita? 
Apakaj cinta merupakan sebuah kepercayaan karena mereka bersedia 
melakukan apa yang kita inginkan?

Cinta berarti memberi bukan menerima. Cinta sejati jauh dari sifat 
saling memaksakan kehendak. Ia tidak menuntut tetapi menegaskan dan 
menghargai. Cinta sejati tidak akan pernah tercipta selagi kita belum 
bisa menerima perbedaan yang ada diantara kita. Selama kita salah 
dalam menilai hakekat cinta yang sebenarnya, maka selama itu pula 
cinta sejati tidak akan pernah hadir dalam diri kita. Kita harus 
menyadari bahwa perbedaan-perbedaan yang ada harus kit terima dan 
kita hargai sebagai sebuah kodrat dalam kehidupan manusia. Dengan 
demikian kita akan bisa memahami hakekat cinta sejati.

Dalam ilmu psikologi seperti yang ditulis John Gray Phd, manusia 
dibedakan menjadi 3 bagian: orientasi tindakan, perasaan dan pikiran. 
Hypocrites, Adickes, Kretschmer, Spranger, Adler dan Jung membagi 
manusia menjadi 4 bagian temperamen: fisik, perasaan, pikiran dan 
suara hati. Astrologi kuno menggambarkan manusia dalam 12 tipe fisik. 
Ajaran Sufi mengakui 9 tipe fisik dasar yang kemudian dikenal dengan 
istilah eneagram. Sedangkan menurut pandangan bisnis, manusia 
digolongkan menjadi 4 bagian: supporter, promoter, controller dan 
analyzer. Jika kita telah memiliki kesadaran dan pemahaman yang 
tinggi tentang perbedaan diantara kita, maka kita akan mampu 
mengembangkan dan mengintegrasi semua perbedaan-perbedaan tersebut 
diatas.

Ada sebagian orang yang menilai perbedaan pada diri seseorang selama 
ini cenderung bersifat emosional. Kenapa? Karena setiap orangpun 
takut dinilai "kurang dari yang lain". Padahal penilaian seperti itu 
terjadi karena seseorang dikategorikan dari sudut yang berbeda-beda. 
Dari sinilah awal mula kita bisa mengetahui adanya perspektif, 
penilaian dan anggapan yang berbeda-beda pada diri seseorang. Tetapi 
secara dangkal kita jelas dapat melihat bahwa perbedaan itu lebih 
disebabkan oleh adanya penilaian yang cenderung tidak menerima dan 
menghargai perbedaan yang ada pada kita.

Seseorang dinilai "terlalu emosional" atau "orang yang analitis" 
karena orang tersebut beranggapan bahwa semua orang memiliki 
perasaan, sikap atau penilaian yang sama. Anggapan ini jelas-jelas 
telah membuat seseorang tidak mampu berpikir secara benar dan sulit 
untuk menghargai perbedaan yang ada pada orang lain. 

Melalui pemahaman bahwa setiap orang berbeda, maka kita akan terbebas 
dari tekanan atau rasa ingin mengubah perbedaan itu. Juga, kita akan 
bebas mengapresiasikan nilai keunikan yang terkandung dalam diri 
manusia. Pada akhirnya, pengakuan mengenai adanya perbedaan 
menjadikan kita mampu memberikan penilaian yang jujur tentang setiap 
perbedaan yang ada.

Menurut Prof.Dr.Muhammad Sayyid Thanthawi (Syaikh Al Azhar) salah 
satu sebab timbulnya perbedaan diantara manusia adalah karena tidak 
mampu memahami permasalahan.

Karena masing-masing tidak mampu memahami permasalahan secara 
komprehensif. Yang satu memahaminya melalui satu sisi dan yang lain 
melalui sisi yang lain pula, begitu juga orang ketiga memahaminya 
dari sisi selain yang dipahami oleh orang pertama dan kedua.

Ahli hikmah mengatakan: "Sesungguhnya kebenaran tidak akan dapat 
dicapai oleh manusia dalam semua aspeknya dan mereka juga tidak akan 
salah dalam segala bentuknya, tetapi sebagian mereka mencapai 
sebagian kebenaran dan yang lain mencapai aspek kebenaran yang lain." 
Mereka mengumpamakan dengan sekelompok orang buta yang memegang 
seekor gajah. Orang yang memegang kaki gajah akan mengatakan gajah 
adalah hewan yang bentuknya seperti pohon kurma yang tinggi dan 
bulat. Orang yang memegang punggungnya akan mengatakan bahwa gajah 
bentuknya seperti bukit yang tinggi atau tanah yang menggunung. 

Tentu saja pendapat mereka benar sesuai dengan apa yang mereka 
sentuh. Dalam satu segi ia benar, tapi jika ia mengklain yang lain 
berbohong dan tidak benar, maka ia telah melakukan kesalahan. 

Ini merupakan salah satu bentuk perbedaan yang paling tipis, 
karenanya akan hilang setelah mengetahui bentuk permasalahannya, 
hakikat pasti, dan penyebab dari perbedaan itu sendiri. Bila telah 
diketahui inti permasalahan yang dipertentangkan maka hilangkan 
segala bentuk perbedaan.

Perbedaan yang terjadi diantara manusia baik dalam urusan agama 
maupun urusan dunia sudah ada sejak dulu dan akan tetap ada sampai 
hari kiamat nanti. Dan adalah tugas kita untuk memperkecil perbedaan-
perbedaan, memperbaiki yang buruk menjadi yang terbaik, tentunya 
dalam berbagai hal, baik itu dalam lingkup besar maupun kecil. Amin.

Id



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke