11.08.2004
Generasi muda semakin tambun
Oleh: Peter Phillip dari Berlin
(Makanan cepat saji semacam hamburger, dituding
sebagai penyebab kegemukan pada anak-anak)
Masalah kegemukan tetap aktual. Kini semakin banyak
anak-anak yang menderita penyakit obesitas. Kemakmuran
dan perubahan gaya hidup diyakini merupakan penyebab
utamanya. Namun juga jangan dilupakan, terdapat faktor
hormonal rumit yang memicu kegemukan
Parlemen AS belum lama ini menerima dengan suara
mayoritas, rancangan undang-undang yang kedengarannya
amat menggelikan karena dijuluki undang-undang
cheseeburger. Seperti diketahui, cheeseburger,
hamburger atau makanan cepat saji lainnya selalu
dituding sebagai penyebab kegemukan. Sekarang AS
menghadapi masalah yang sebelumnya tidak terbayangkan,
yakni penyakit kegemukan khususnya pada generasi muda.
Dewasa ini, sepertiga dari populasi dan sedikitnya 9
juta anak-anak di AS, tergolong kelebihan berat badan
alias terlalu gemuk. Penyakit kegemukan di AS,
menyebabkan sekitar 400.000 kasus kematian setiap
tahunnya.
Undang-undang cheeseburger di AS, bertujuan melindungi
produsen makanan dan restoran cepat saji dari tuntutan
hukum para konsumennya. Inti dari undang-undang itu
adalah agar semua warga harus bertanggung jawab
terhadap kesehatannya sendiri. Artinya, mereka yang
takut gemuk jangan makan cheeseburger atau makanan
cepat saji semacam itu. Namun perubahan trend gaya
hidup yang memicu masalah kegemukan, memang muncul
dimana-mana dan bukan hanya masalah di AS atau negara
maju lainnya saja.
Pemicunya adalah meningkatnya kemakmuran yang
menyebabkan gaya hidup dan pola makanan juga berubah.
Konsumsi lemak meningkat drastis. Sementara
pertumbuhan kota besar dengan ruang terbuka yang
minim, menyebabkan anak-anak juga kurang bergerak.
Ditambah lagi dengan kemajuan teknologi yang
menyebabkan anak-anak semakin malas bergerak. Dalam
dua dekade terakhir, anak-anak lebih banyak
menghabiskan waktunya di depan televisi atau permainan
komputer. Mereka lebih menggemari hamburger ketimbang
sayuran atau buah-buahan yang rasanya tidak cocok bagi
lidah anak-anak.
Epidemi kegemukan
Penyakit kegemukan kini sudah mencapai besaran seperti
sebuah epidemi. Kegemukan pada anak-anak ternyata jauh
lebih berbahaya dan bukan hanya faktor risiko yang
sederhana. Semua gejalanya menunjukan karakter
penyakit endokrin yang menyangkut metabolisme,
produksi hormon dan sistem pengendalian pusat. Faktor
penyebabnya juga tidak sederhana karena seringkali
berkaitan dengan mutasi genetika. Penelitian terbaru
menunjukkan, salah satu faktor terpenting yang
mempengaruhi berat badan adalah hormon protein yang
bernama Leptin.
Kadar Leptin dalam tubuh, memiliki korelasi langsung
dengan seberapa banyak lemak ditimbun dalam tubuh.
Reseptor atau penerima sinyal Leptin, terletak di
bagian otak yang disebut hypothalamus. Bagian otak ini
terutama diketahui sebagai pengatur berat badan.
Caranya dengan mengendalikan rasa lapar, kebiasaan
makan, suhu tubuh dan kebutuhan energi. Pada dasarnya,
leptin merupakan sinyal penghubung antara sistem saraf
pusat dan sel lemak dalam tubuh. Leptin berfungsi
sebagai penurun rasa lapar. Jika kadar leptin turun
maka tubuh akan merasa lapar dan sebaliknya jika kadar
leptin naik.
Faktor individu
Namun para peneliti dari Universitas Rockefeller di AS
di bawah pimpinan prof. Jeffrey Friedman juga
mengingatkan, kadar leptin pada tiap individu memiliki
dampak yang tidak sama pada munculnya kegemukan.
Adakalanya, kadar leptin pada pasien yang kelebihan
berat badan cukup tinggi ternyata sama dengan kadar
leptin pada orang yang berat badannya ideal. Diduga
faktor genetika juga memainkan peranan cukup besar.
Dari situ kelihatan, terdapat kaitan amat rumit antara
berat badan, kadar leptin dan faktor genetika lainnya.
Penelitian pada tikus percobaan menunjukkan, tikus
yang mengidap diabetes memiliki kadar leptin 10 kali
lebih tinggi dibanding tikus normal, atau tikus yang
sengaja direkayasa dengan menyusupkan gen kegemukan,
bahkan memiliki kadar leptin yang tingginya 25 kali
sampai 50 kali lebih tinggi. Ujicoba dengan menurunkan
secara bertahap kadar leptin di dalam tubuh tikus
percobaan menunjukkan, tikus bersangkutan juga turun
berat badanya secara signifikan. Juga penelitian
menggunakan relawan memperlihatkan, diet yang diawasi
dokter akan menurunkan kadar leptin di dalam tubuhnya.
Selain memiliki fungsi mempengaruhi sistem saraf pusat
yang mengatur rasa lapar, leptin juga memiliki fungsi
sampingan yang cukup penting. Hormon ini mengendalikan
pemanfaatan bahan makanan di dalam bermacam organ
tubuh, misalnya di dalam hati, jaringan otot atau
jaringan lain. Leptin mendorong oksidasi lemak di
dalam organ tubuh yang memproduksi energi. Dengan
berbagai fungsinya yang amat kompleks, leptin
memainkan peranan aktif dalam pencegahan atau
munculnya kegemukan.
Sistem hormonal rumit
Kegemukan yang sumbernya dari penumpukan lemak di
jaringan tubuh, ternyata merupakan produk dari sistem
hormonal yang amat rumit. Dengan meneliti dan
memahami, hormon apa dan bagaimana mekanismenya,
hingga timbul kegemukan para ahli mengharapkan dapat
menemukan terapi baru bagi masalah tsb. Namun diakui,
penelitian dan pemahaman mekanisme hormonal itu, saat
ini masih jauh dari pemanfaatan medisnya.
Selain itu, pengobatan masalah kegemukan pada
anak-anak dan remaja, menghadapi dua kendala utama.
Pertama, gejala terus meningkatnya anak-anak dan
remaja yang kelebihan berat badan, harus ditanggulangi
secepatnya. Dan yang kedua, para dokter masih berusaha
keras, agar anak-anak dan remaja yang kelewat gemuk
dikategorikan sebagai sakit. Sebab di berbagai negara,
kegemukan masih dianggap sebagai lambang kemakmuran,
bukannya penyakit. Selain itu, sebelum metode
pengobatannya ditetapkan, harus ditegakkan diagnosa,
apakah kegemukan disebabkan perubahan gaya hidup, atau
karena penyakit metabolisme.
Selama dilema itu belum dipecahkan, setiap langkah
pengobatan akan tetap merupakan faktor untung-untungan
sebab elemen biologis penentunya tidak dikenal dan
evaluasinya nyaris tidak mungkin dilakukan. Walaupun
demikian, faktor perubahan gaya hidup, kebiasaan makan
dan aktivitas tubuh anak-anak dan remaja yang
menderita masalah kegemukan, dinilai tetap memainkan
peranan menentukan. Diduga, masukan kalori dan energi
yang berlebihan, terutama dari makanan cepat saji
semacam cheseeburger, juga menjadi penyebab utama
masalah kelebihan berat badan ini.
Karenanya, para dokter kini memfokuskan penelitian,
pada terapi diet bagi anak-anak dan remaja yang
kelebihan berat-badan. Caranya dengan mengurangi
volume dan jumlah waktu makan. Selain itu, aktifitas
tubuh, secara umum dinilai memainkan peranan dalam
pencegahan masalah kegemukan. Penelitian epidemiologi
menunjukkan, anak-anak yang aktif memiliki tingkat
kesehatan yang lebih positif. Pada prinsipnya,
anak-anak yang kelebihan berat badan, harus melakukan
gerak badan sesuai kemampuan fisiknya supaya berbagai
fungsi metabolisme dirangsang untuk aktif dan regulasi
berat badan kembali berjalan normal. Namun di sisi
lain, penelitian mekanisme sistem hormonal yang
bertanggung jawab pada regulasi berat badan, terus
dilakukan untuk mencari solusi medis dari masalah
kegemukan pada anak-anak dan remaja.
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/