Pertamina menjual tanker salah satu sebabnya karena
takut terkena klaim kalau-kalau suatu saat tankernya
bocor dan mencemari lingkungan, yang klaimnya bisa
membangkrutkan Pertamina. Didalam dunia bisnis, Resiko
adalah sesuatu yang biasa dan dapat diukur besarannya.
Sampai kapankah (maaf) Perusahaan-perusahaan dan
BUMN-BUMN di Indonesia dibelenggu oleh ketakutan yang
dibuatnya sendiri? Sampai kapankah bangsa kita menjadi
dewasa jika senantiasa takut untuk maju, takut
menanggung Resiko dan tidak cermat mengambil
kesempatan-kesempatan, karena dianggapnya hanya
menghasilkan keuntungan yang sedikit. Untuk menjadi
dewasa seseorang harus berani menanggung Resiko dan
cermat melihat dan mengumpulkan peluang, tidak hanya
yang besar-besar.   


From: "Michael Nugroho" <[EMAIL PROTECTED]>  Add to
Address Book 
Date: Tue, 10 Aug 2004 23:18:57 -0700 (PDT) 
Subject: Re: [ppiindia] Freeport Dapat Rp 260 Trilyun
Emas Indonesia? 

    
Kenapa bukan Aneka Tambang yang mengelola tambang 
emas di Papua? Kita bukan hanya mendapat royalti 
tetapi mendapatkan semuanya. 

___________

Ini pertanyaan yang sangat bagus.Tapi lagi-lagi negara
tidak percaya pada bangsa sendiri. Mungkin karena mutu
PMDN dan BUMN [seperti Pertamina, PJKA, BI,
Garuda,PLN, 
TELKOM, dsb]hingga kini belum mampu memberikan profits
yang memadai;sementara itu risiko mengelola sumberdaya

tersebut masih dianggap terlalu tinggi  utk ditanggung

sendiri oleh negara RI.

Siapakah  negara?  Siapakah personifikasi dari negara?

Siapakah rakyat NKRI?

Negaramu yang suka serba mudah, tidak mau repot-repot,

tidak mau berpikir,tidak suka bekerja keras,lebih suka

berlaku  seperti  menak  yang  feodalistik, lebih suka

menerima semua yang sudah serba jadi, yang sudah serba

bersih ini, memang telah lama menjadi bangsa terjajah,
secara turun-temurun. Hingga kini negara ini tidak mau

dan mampu untuk bertransformasi menjadi bangsa
merdeka, berdikari dan mempercayai kekuatan sendiri. 

Fokus yg seharusnya dicurahkan untuk berfikir keras
dan 
bekerja keras untuk mengubah tatanan yg sudah ada
malah dibelokkan untuk mempertentangkan SARA yang
tidak perlu.
Suku ini, suku itu, agama-ini, agama-itu, ras-ini,
ras-
itu  dipertentangkan. Kebodohan sudah lama berlangsung
dan kita berpuas diri dengan atribut-atribut
keagamaan?

Salam,
MN       





__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke