Mas Rizqon,

Gaya bahasa yang Anda sebutkan adalah lebih menyangkut
soal teknis. Sedangkan saya lebih menekankan pada
"hati", yaitu penghayatan (bukan berarti bahwa teknis
itu tak penting).

Ambil contoh, akan terasa bedanya kalau Anda mendengar
penyanyi yang menyanyi sekadar mau merdu, dan yang
menyanyi dengan penghayatan. Mengapa? Karena getar
jiwa Anda bisa "menangkap" getar jiwa si penyanyi.

Sama seperti shalat. Dalam menjalankan ritual dan
gerak tubuh, semua bisa melakukan. Tapi apakah itu
betul akan mendekatkan Anda pada Allah, tergantung
kekhusyuan. Sujud hati Anda lah yang dilihat Allah,
bukan sekadar sujud kepala Anda di sajadah.

Maaf, jika saya berlebihan. SAya juga masih belajar
kok, karena keterikatan dunia ini sangat berat dan
sulit dilepas. Sehingga hati saya belum bisa terbang
lepas.

Satrio



--- Rizqon Khamami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Mas Satrio,
> 
> Renungan Anda bagus, mengajari kami untuk berpikir
> kembali bagaimana 
> cara menjadikan tulisan kita menarik di mata
> pembaca. Anda telah 
> membantu menemukan salah satu cara mengungkapkan isi
> kepala dengan 
> baik, renyah, dan berbekas.
> 
> Sebuah tulisan yang enak, saya ingin menambahi,
> adalah tulisan yang 
> memakai gaya persuasif. Enak dibaca, renyah, tidak
> membuat ngantuk, 
> makin membuat penasaran orang, dan tulisan yang
> tidak disadari oleh 
> pembaca telah dilahap habis. Meskipun tidak semerdu
> seperti 
> tulisan "bahasa hati" --seperti tulis Mas Satrio--,
> saya kira, 
> tulisan persuasif bisa juga membuat pembaca
> terkesima, dalam tahap 
> tertentu --tergantung dari kelihaian si penulis--
> kadang malah sampai 
> membuat pembaca menangis, ingin berjuang, ingin
> marah, atau ingin 
> mengubah dunia. 
> 
> Bagaimana membuat sebuah tulisan berwatak persuasif
> ? Sepertinya yang 
> harus menjawab, masih Mas Satrio juga ...he he he...
>   
>   
> 
> Salam,
> Riz,
> ===
> 
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], Satrio Arismunandar
> 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > MENULIS DENGAN HATI
> > 
> > Oleh Satrio Arismunandar
> > 
> > Pernahkah engkau membaca sebuah puisi, novel,
> essay,
> > atau artikel, dan dadamu kemudian terasa sesak?
> Engkau
> > ingin menangis, ingin berjuang, ingin marah, ingin
> > mengubah dunia?
> > 
> > Tetapi di sisi lain, banyak sekali bacaan yang
> sambil
> > lalu lewat di kepalamu, dan segera terlupakan
> tanpa
> > kesan apapun. Apa yang membedakan keduanya?
> > 
> > "Kemampuan menggerakkan hati pembaca". Inilah
> kualitas
> > yang membedakan tulisan yang dibuat sekadar jadi,
> > sebagai bagian dari produk massal industri media,
> dan
> > tulisan yang dibuat dengan "menggunakan hati." 
> > 
> > Tulisan "dengan hati" yang kumaksud adalah tulisan
> > yang mengalir dari jiwa, dari sukmamu. Begitulah
> > menulis yang benar, menulis dari getar hati
> terdalam.
> > Getaran hati itu mengalir ke sekujur tubuhmu, ke
> > tanganmu, ke jari jemari yang menekan keyboard
> > komputer, atau menggoreskan pena di kertas. Dan
> > akhirnya ke untaian kalimat dan kata-kata yang
> dibaca
> > orang lain.
> > 
> > Suatu tulisan bisa menggetarkan jiwa si pembaca,
> jika
> > ia memang ditulis dengan gerak hati, gerak jiwa,
> gerak
> > sukma. Karena jiwa yang satu bisa menangkap
> getaran
> > jiwa yang lain, walau terpisah seribu kota, walau
> > fisikmu tak tampak di mata. Itulah sebabnya orang
> bisa
> > menangis ketika membaca Al Quran, Alkitab atau
> > Bhagawad Gita. Atau bahkan novel-novel Pramudya
> Ananta
> > Toer.
> > 
> > Kata-kata itu terbang, seperti kupu-kupu di taman
> > hati, karena memiliki kekuatannya sendiri,
> kekuatan 
> > jiwa si penulisnya. Begitulah adanya. Maka,
> menulislah
> > dengan jiwa. Tuangkan kata-katamu seperti matahari
> > menyiramkan cahaya...begitu saja...
> > 
> > 
> > Tendean, 11 Agustus 2004
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> >             
> > __________________________________
> > Do you Yahoo!?
> > New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
> > http://promotions.yahoo.com/new_mail
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke