http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-124%7CP Kamis, 12 Agustus 2004 �Sebuah Dunia Tanpa Suami�; Tentang Perjuangan Identitas Perempuan Jurnalis : Sofia Kartika Jurnalperempuan.com - Jakarta. Salah satu agenda acara yang digelar dalam pertemuan forum Pekka (Perempuan Kepala Keluarga) di Hotel Mileenium Kebon Sirih, Jakarta Pusat adalah launching dan bedah buku yang berjudul �Sebuah Dunia Tanpa Suami�(Selasa,10/08/04). Buku ini merupakan hasil kumpulan tulisan yang berisikan cerita-cerita perjuangan perempuan tentang identitas, tentang beban hidup dan tanggung jawab yang harus diterima perempuan yang menjadi kepala keluarga yang sepertinya tidak bisa ditolak.
Melalui buku ini kita akan tahu bagaimana para perempuan ini bertahan hidup dengan sejumlah pelabelan janda yang berkonotasi negatif. Buku ini juga menggambarkan bagaimana para perempuan ini bertahan dan bertanggungjawab pada kehidupan keluarga seperti anak, orang tua bahkan ada yang harus menghidupi saudaranya. Tanpa kita rasakan, sejumlah keprihatinan, kekecewaan, kerja keras telah mereka alami. Buku ini mendekatkan realitas yang selama ini hampir seperti absurd dalam sebuah kehidupan. Menurut Nani Zulminarni, Koordinator Nasional Pekka yang juga penyunting buku ini mengatakan bahwa �Sebuah Dunia Tanpa Suami merupakan buku yang bertutur tentang pengalaman perempuan yang sangat menyentuh nurani kita. Meskipun dengan gaya bahasa yang sederhana apa yang diceritakan dalam buku ini mengingatkan kita akan peran perempuan yang lain dalam realitas kita,�tutur Nani. Ahmad Tohari, sastrawan yang terkenal dengan novelnya Rongeng Dukuh Paruk yang hadir sebagai pembahas mengaku setelah membaca buku tersebut dirinya merasa malu sebagai laki-laki jika tidak bertanggungjawab kepada perempuan dengan baik, apalagi sampai menelantarkan anak. Menurutnya, buku ini sangat bagus dan harus dibagikan kepada para pemuka agama sehingga dapat membuka cakrawala berfikir mereka mengenai persoalan perempuan dalam ruang lingkup keluarga. Buku ini juga mengingatkan Maria Hartiningsih wartawati Kompas yang hadir sebagai pembahas pada masa kecilnya. Membaca buku menurutnya seakan membaca kehidupan masa lalunya yang hanya hidup dengan seorang ibu yang tangguh. Menurut Maria, dengan membaca buku ini kita akan menemukan sejumlah pernyataan-pernyataan ideologis yang menempatkan perempuan di posisi tertindas yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Menurut Maria contoh pernyataan ini dapat ditemui dalam tulisan Nani Zulminarni pada salah satu bagian dalam buku tersebut, yaitu pernyataan dari seorang kepada desa ketika berbicara dalam pertemuan pengurus pekka. Pernyataan itu berbunyi �Ibu seorang janda cerai? Jadi bagaimana mungkin ibu bisa jadi koordinator nasional program ini, kalo mengurus suami sendiri aja ibu tidak becus. Buktinya ibu cerai ama suami�. Menurut Maria, pernyataan tersebut jelas menunjukkan bagaimana masyarakat kita dalam memposisikan perempuan dan pernyataan tersebut adalah realitas masyarakat kita dalam memandang perempuan. Sementara itu pembahas lainnya Jajang C. Noer yang selama ini menjadi janda juga merasakan sejumlah pengalaman yang sama seperti yang ditulis dalam buku tersebut, khususnya masalah identitas dirinya sebagai janda. Untuk itu ia berharap buku ini menjadi salah satu media bagi suara-suara perempuan di daerah yang seringkali mengalami ketertindasan dan perlakuan tidak adil dalam kehidupannya, padahal kontribusi dari para perempuan sangat dibutuhkan di masyarakat. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

