13.08.2004

Seminggu setelah berkobarnya kembali Perang Suci bagi
kaum Syiah demi mempertahankan kehormatan negaranya di
kota Najaf, pasukan AS dan Irak nampaknya mulai
melancarkan serangan terhadap milisi Syiah-yang gagah
berani.
======================================================

Eskalasi di Irak

Oleh: Bj�rn Blaschke

Perlawanan milisi dari pemimpin radikal Syiah, Muqtada
Al Sadr meluas di selatan Irak. Seorang mayor AS
mengatakan operasi untuk menumpas milisi telah
dimulai. Dalam operasi tsb dikeluarkan perintah, bahwa
hanya tentara Irak yang diperkenankan memasuki
tempat-tempat suci di kota itu. Milisi Syiah diketahui
bersembunyi di pemakaman bersejarah dan di Mesjid
Imam-Ali yang bersebelahan dengan makam itu di pusat
kota Najaf. Tentara AS mengemukakan tempat suci itu
bukanlah merupakan sasaran serangan. Yang diinginkan
adalah melucuti persenjataan milisi yang membuat orang
biasa tidak dapat mengunjungi tempat suci itu.
Sedangkan Muqtada Al Sadr menganjurkan kepada para
pengikutnya agar terus bertempur seandainya ia sendiri
ditahan atau syahid.
Sementara itu pada sebuah situs internet radikal
Islam, kemarin dapat dilihat sebuah video yang konon
mendokumentasikan pemenggalan kepala seorang pria.
Tayangan dengan durasi sekitar empat menit itu
menunjukkan delapan orang pria bertopeng yang berdiri
di sekitar seorang pria yang sedang duduk. Pada
lehernya digantungkan papan dimana tertera fotonya
sendiri, huruf-huruf CIA dan kata "pengunjung". Dalam
adegan berikutnya terlihat pemenggalan kepala yang
dilakukan dengan sebuah pisau besar. Kemudian salah
seorang yang bertopeng itu mengangkat sebuah kepala ke
depan kamera. Apakah rekaman yang konon berasal dari
sebuah kelompok ekstremis di Irak itu benar atau
tidak, masih belum diketahui. Hanya dari Washington
ada tanggapan bahwa dinas rahasia luar negeri AS, CIA
mengetahui keberadaan dari semua petugasnya.
Baru pada hari Sabtu lalu tanggal 7 Agustus lewat
internet dapat diakses pula rekaman pemenggalan kepala
seorang sandera AS. Tetapi tak lama kemudian video itu
terbukti hanya merupakan rekayasa seorang pemuda AS,
yang menurut pengakuannya sendiri ingin membuktikan
kelemahan media.
Sementara itu Ahmad Chalabi, mantan politisi Irak di
pengasingan yang dicari dengan surat perintah
penahanan, dilaporkan telah berada lagi di Baghdad.
Dikatakan, ia hendak menghadap badan peradilan untuk
membuktikan bahwa tuduhan yang dilancarkan terhadapnya
itu sama sekali tidak benar. Demikian dikemukakan
seorang jurubicara Kongres Nasional Irak. Chalabi
telah berada kembali di tengah-tengah rakyat Irak dan
hendak pula melaksanakan kewajiban politiknya untuk
menghentikan kekerasan di negara itu. Bekas anggota
dewan pemerintahan Irak itu dituduh memalsukan uang.
Chalabi sendiri menganggap perintah penahanan tsb
sebagai "bermotivasi politik".
Sementara itu menurut laporan KB Iran -IRNA, polisi
Irak telah menahan pimpinan dan karyawan-karyawan
lokal kantor berita itu di Bagdad. Pihak kepolisian
Irak juga menyita berbagai dokumen dan beberapa
peralatan di kantor tsb. Pemerintah Iran melancarkan
protes atas penahanan itu dan kuasa usaha perwakilan
Irak di Teheran telah dipanggil ke kementrian
luarnegeri Iran. Penahhanan itu dianggap illegal dan
dikatakan tidak dapat diterima. Alasan penahanan itu
sampai sekarang belum diketahui. 
 



                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
http://promotions.yahoo.com/new_mail


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke