Bila benar, berita yang dilansir koran di bawah ini, biarlah tulisan di bawah ini dibaca dengan hati.
Wahai Bung Yuzril, tolong pelajari betul penggunaan "keturunan cina" itu. Di manakah UUD menyebutkan itu? Adakah ungkapan yang sama untuk orang Arab menjadi "keturunan Arab", untuk orang India menjadi "keturunan India", untuk orang Jawa menjadi "keturunan Jawa"? Adakah UUD kita menyebut warga dengan "keturunan"-nya? Bayangkan, kalau makin dipopulerkan istilah "keturunan"itu. Bukankah nanti akan muncul sebutan "keturunan Flores", "keturunan Papua", "keturunan Bugis" dan sebagainya. Saya sungguh memprihatinkan pelanggengan stigma-stigma yang cenderung diskriminatif, apalagi bila benar itu muncul dari seorang menteri, yang mungkin akan disebut juga menteri "keturunan" Indonesia!? Kalau semua orang Indonesia tidak merasa pernah menerima "darah turunan", lalu akan disebut apakah orang Indonesia sebenarnya? Jangan-jangan akan disebut "keturunan manusia" saja? Aku, warga Indonesia. Tangkisan Letug ----------------------------- Harian Komentar, 13 Agustus 2004 Yusril Ihza Mahendra Keturunan Cina Jangan Minta Diistimewakan Menkeh dan HAM Yusril Ihza Ma-hendra mengimbau warga ketu-runan Cina agar tidak minta diis-timewakan, sehubungan dengan telah dicabutnya Surat Bukti Ke-warganegaraan RI (SBKRI). �Me-reka jangan minta diistimewakan,� kata Yusril kepada pers di Gedung Utama gedung utama Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (12/08), sebelum menghadiri sidang kabinet yang dipimpin Presiden Mega-wati Soekarnoputri. Yusril mengatakan, setiap warga negara baik asli maupun ketu-runan jika mengajukan permin-taan paspor maka harus meme-nuhi semua persyaratan. Persya-ratan itu adalah akte kelahiran, kartu keluarga serta KTP. Karena itu tidak ada alasan sebagai warga keturunan Cina untuk mengatakan bahwa telah terjadi diskriminasi terhadap mereka. Sekalipun demikian Yusril mengakui bahwa bisa saja oknum pemerintah memanfaatkan posisi warga keturunan Cina itu untuk melakukan pungli. Presiden Me-gawati Soekarnoputri baru-baru ini di Istana Negara menerima keluhan dari sejumlah warga ke-turunan Cina mengenai SBKRI.(gtr/*) http://www.hariankomentar.com/ __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Mail is new and improved - Check it out! http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

