16 Agustus 2004  15:20 

http://www.tempointeractive.com/hg/nasional/2004/08/14/brk,20040814-16,id.ht
ml
<http://www.tempointeractive.com/hg/nasional/2004/08/14/brk,20040814-16,id.h
tml> 

Jusuf Kalla: Ada Perbedaan Persepsi Antara Yudhoyono dengan Akbar
Sabtu, 14 Agustus 2004 | 17:48 WIB 

TEMPO Interaktif, Jakarta: Calon wakil presiden Jusuf Kalla mengakui adanya
perbedaan persepsi antara calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan
Ketua Umum Golkar Akbar Tandjung dalam pertemuan, Kamis (12/8) kemarin.
Menurut Kalla, tidak adanya tawaran yang kongkrit dalam pertemuan itu karena
Yudhoyono baru berbicara masalah kebangsaan serta penyelesaiannya ke depan.
"Tapi ada perbedaan persepsi karena Golkar langsung ingin jumlah kursi
sehingga susah sekali ketemunya," kata Kalla di Pelabuhan Sunda Kelapa,
Jakarta, Sabtu (14/8).

Kalla menuturkan, dalam pertemuan Kamis malam itu, Akbar cenderung hanya
berbicara soal "kavling" kekuasaan. Hal ini beda dengan keinginan kubu
Yudhoyono-Kalla. "Sebab, permasalahan bangsa bukan di situ letaknya," kata
dia. Jika seperti itu, lanjut Kalla, kubunya tidak mungkin langsung
menyatakan tawaran kongkrit, seperti tawaran PDIP pada Golkar. "Kita tidak
akan berbicara seperti itu. Itu sudah jelas," katanya. Kalla mengakui,
pertemuan itu tidak menghasilakn kesepakatan apapun. 

Padahal, menurut Kalla, persoalan koalisi berikut format kabinetnya adalah
masalah prinsip. "Jadi bisa saja dilakukan sebelum dan sesudah 20
September," kata dia. Tapi, lanjut dia, hal itu dapat dimulai dengan
melakukan pembicaraan awal sebelum 20 September. "Dapat diadakan persetujuan
sementara, baru pelaksanaannya setelah 20 September," katanya. 

Pada kesempatan itu, Kalla juga mengakui, kecenderungan suara pimpinan
Golkar ke Megawati. "Tapi suara pemilih Golkar belum tentu, dan suara elit
Golkar tidak semuanya ke sana (Megawati)," katanya. Pasalnya, kata Kalla,
hal itu dapat dilihat dari sikap DPD Golkar. "Teman Golkar di daerah tetap
ingin perubahan, tidak ingin status quo," ucapnya.

Oleh karena itu, Kalla optimis, saat Rapim Golkar besok, DPD akan memberikan
dukungannya untuk pasangan Yudhoyono-Kalla. "Meski hasil akhirnya tidak
tahu, tapi daerah jelas sekali keinginannya untuk membuat perubahan,"
katanya. Hal ini, kata Kalla, juga diperkuat dengan tidak adanya chemistry
antara Golkar dengan PDIP. "Sulit sekali arus bawah kedua partai (Golkar dan
PDIP) meramu hubungan," katanya. 

Yandhrie Arvian - Tempo News Room




[Non-text portions of this message have been removed]




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke