Dari milis beta-ufo:

Subject: SEJARAH TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Telepati - Teknologi Telekomunikasi 0G 
Bagaimana Melakukannya?

Pengantar
      Seperti halnya teknologi telekomunikasi lainnya,
telepati 
yang kita sebut saja sebagai teknologi telekomunikasi
0G (generasi 
nol) - mengacu pada penamaan teknologi telekomunikasi
nirkabel saat 
ini yaitu teknologi 1G, 2G, 2.5G dan terbaru adalah
teknologi 3G, 
adalah proses transfer informasi dari pengirim ke
penerima. Namun 
informasi yang disampaikan oleh teknologi 0G berupa
ide, pikiran, 
perasaan, gambar, dan lainnya. Berbeda dengan
teknologi komunikasi 
konvensional yang memanfaatkan gelombang 
listrik/radio/elektromagnetik, teknologi 0G ini
memanfaatkan 
gelombang pikiran. Komunikasi menggunakan teknologi 0G

merupakan ��mind-to-mind communication�� sehingga
tidak memerlukan 
peralatan elektronik, tetapi bukan tidak mungkin suatu
saat 
ditemukan alat yang memungkinkan siapapun
berkomunikasi dengan 
teknologi 0G ini dengan mudah.
      Telepati sendiri berasal dari kata Yunani
��tele�� (jauh) 
dan ��pathe�� (perasaan). Istilah tersebut digabungkan
pada tahun 1882 
oleh peneliti psychical  (fenomena yang berhubungan
dengan kekuatan 
pikiran) Prancis, Fredric W. H. Myers, pendiri Society
for Psychical 
Research (SPR- tahun 1884). Sejak saat itu, telepati
menjadi obyek 
penelitian dibidang psychic yang paling banyak
diteliti oleh 
ilmuwan. Seperti halnya feromon (hormon untuk menarik
lawan jenis 
disaat masa subur seperti dimiliki hewan), telepati
juga dianggap 
oleh sebagian ilmuwan sebagai kemampuan alami manusia
yang hilang 
akibat proses evolusi.

Pemanfaatan dan Pengembangan Teknologi 0G
      Pemanfaatan telepati sebagai teknologi
komunikasi sudah 
dilakukan manusia sejak dahulu kala. Dalam tradisi
masyarakat 
tertentu misalnya suku aborigin di Australia, telepati
diterima 
sebagai hal biasa dalam komunikasi diantara mereka,
sedangkan dalam 
masyarakat yang lebih maju telepati dianggap sebagai
kemampuan 
khusus yang berhubungan dengan hal mistik atau
psychic. Debbie Mc 
Gillivray (www.animaltelepathy.com) adalah salah
seorang 
diantaranya. Debbie melakukan komunikasi dengan hewan
menggunakan 
teknologi 0G ini. Saat pertama kali dia menceritakan
kemampuanya dia 
dianggap aneh bahkan gila, namun sekarang dia malah
menjadi seorang 
konsultan hewan piaraan. Debbie sering memberikan
konsultasi kepada 
pemilik hewan tentang apa yang diinginkan oleh 
piaraannya melalui 
kontak telepati dengan si-hewan piaraan, khususnya
kuda, anjing dan 
burung. 
      Teknologi 0G memliki kelebihan yang tidak
dimiliki oleh 
teknologi konvensional, ia tidak terbatasi ruang dan
jarak. Hal ini 
dibuktikan pada eksperimen badan antariksa Amerika
NASA pada misi 
Apollo 14 pada tahun 1971. Pada misi tersebut,
astronot Edgar D. 
Mitchell melakukan kontak telepati dengan empat orang
di bumi, 
dengan jarak diantara mereka terpisah sejauh 150.000
mil. Mitchel 
berkonsentrasi pada urutan 25 angka acak dan berhasil
menyelesaikan 
200 kombinasi urutan. Menebak secara benar sebanyak 40
urutan 
merupakan fakta yang cukup mengesankan, tetapi dua
dari penerima di 
bumi bahkan berhasil menebak sampai 51 urutan dengan
tepat.
      Keseriusan pengembangan teknologi 0G dapat kita
lihat dari 
banyaknya riset yang dilakukan, lebih khusus lagi
untuk kepentingan 
militer dan intelijen. Di Amerika banyak buku telah
ditulis tentang 
pemanfaatan teknologi ini untuk kepentingan CIA maupun
militer. 
Salah satu pengembangannya adalah Remote Viewing (RV)
�V saya 
cenderung mengelompokan RV sbg pengembangan teknologi
0G karena pada 
dasarnya adalah sama yaitu melakukan ��kontak��
menggunakan gelombang 
pikiran terhadap suatu obyek. Jim Schnabel dalam
bukunya "Remote 
Viewers: The Secret History of America's Psychic
Spies" yang terbit 
pada tahun 1997 menguraikan berbagai informasi tentang
program 
militer Amerika Serikat dalam penggunaan RV. Fenomena
RV sendiri 
pertama kali diungkap oleh Upton Sinclair dalam buku
��Mental Radio 
(1971)�� yang menceritakan eksperimen Sinclair dengan
istrinya. 
Eksperimen dilakukan dengan menggunakan 100 gambar
berbeda yang 
dilihat istrinya bukan melalui penglihatan fisik
(mata) secara 
langsung, tetapi melalui RV. Sinclair sendiri merasa
heran dan 
takjub dengan hasil yang diperoleh dari eksperimennya,
"I don't know 
why or how this is happening, but I have seen my wife
do this so 
often, with so many other related phenomena, that I
know there is 
something unexplained going on, and I think people
ought to know 
about it" katanya mengomentari hasil eksperimennya
sendiri. 

Siapa Bisa Melakukannya?
      Banyak kasus telepati terjadi secara spontan,
misalnya 
ketika saudara atau teman dekat kita mengalami
kecelakaan atau 
musibah. Seseorang dapat merasakan bahaya/musibah yang
dialami orang 
lain yang terpisahkan jauhnya jarak diantara mereka.
Informasi yang 
diterima datang dalam bentuk yang beragam dari satu
kasus dengan 
kasus lainnya. Informasi tersebut bisa berupa perasaan
tidak enak 
(��kayaknya ada yang salah dengan si-X��), melalui
mimpi, penglihatan 
(vision), halusinasi, gambaran mental (mental image),
dalam bentuk 
suara ataupun kata yan muncul dalam pikiran kita.
Bahkan beberapa 
kasus terjadi kontak telepati antara manusia dan hewan
seperti yang 
dilakukan Debbie Mc Gillivray diatas yang dikenal juga
dengan Debbie 
Doolitle (mengacu pada film Dr Doolitle yang dapat
berbicara dengan 
hewan).
      Contoh lain misalnya, ketika anda sangat
mengaharapkan 
seseorang menelpon anda, tiba-tiba telepon berdering
dan dia benar-
benar menelepon anda. Atau misalnya ketika anda
bersenandung dalam 
hati menyanyikan suatu lagu, tiba-tiba orang disebelah
anda 
menyanyikan lagu persis seperti yang anda
senandungkan. Coba anda 
ingat-ingat apakah anda pernah mengalami hal seperti
ini?
      Dari beberapa contoh diatas atau mungkin
pengalaman yang 
pernah anda alami, bukan berarti kita tidak bisa
secara sadar 
melakukan kontak telepati. Telepati bisa dilakukan
oleh siapapun 
dalam keadaan sadar ataupun tidak disadari (spontan).
Semua orang 
bisa melakukannya dengan teknik-teknik tertentu yang
bisa berbeda 
dari satu orang dengan orang lainnya. Namun secara
umum untuk 
melakukan kontak telepati diperlukan kepekaan dan
konsentrasi yang 
tinggi. Menjelaskan bagaimana cara kerja telepati
bukan hal yang 
mudah dan diluar topik dari tulisan ini, namun
bagaimana 
melakukannya yang akan kita coba ungkapkan disini.    
 

Meningkatkan Sensitivitas Terhadap Kehadiran Energi
Lain
      Sebelum melangkah lebih jauh tentang bagaimana
melakukan 
telepati, kita akan membahas terlebih dahulu bagaimana
meningkatkan 
sensitivitas kita terhadap energi psychic (fenomena
berkaitan dengan 
kekuatan pikiran). Sensitivitas merupakan salah satu
kunci 
keberhasilan melakukan kontak komunikasi menggunakan
teknologi 0G.  
Pernahkah anda merasakan ��kehadiran�� seseorang yang
datang mendekati 
anda? Lalu anda-pun mungkin secara sadar ataupun tidak
menebak, 
siapa nih yang datang? Kayaknya si-X bentar lagi
nongol nih. Jika 
iya, maka kepekaan semacam itulah yang akan dilatih,
kepekaan 
mengenali kehadiran energi psychic orang lain (suatu
obyek). 
Kepekaan ini bisa saya ibaratkan sebagai radar  kita
untuk 
mendeteksi energi lain yang mendekati/berada disekitar
kita. Radar 
ini merupakan semacam energi/gelombang yang kita
sebarkan dan jika 
bersinggungan dengan energi lain, kita akan merasakan
kehadirannya.
      Sebuah tulisan menarik tentang bagaimana 
meningkatkan ��kepekaan�� ini dirtulis oleh Gnome,
seorang penulis 
aktif dalam situs Psychic Students in Pursuit of
Guidance 
(www.psipog.net) berjudul ��Sensitivity Manual; How to
Spark it and 
Keep it Growing��. Diceritakan disitu bagaimana
pengalaman dia dalam 
meningkatkan ��kepekaannya�� yang boleh jadi bisa
berfungsi bagi orang 
lain juga.        
      Secara umum untuk melatih meningkatkan
sensitivitas kita, 
langkah pertama adalah menyebarkan energi/gelombang
anda  kesekitar. 
Rasakan energi tersebut menyebar seperti gelombang
radar, mungkin 
akan cukup membantu jika anda mevisualisasikannya
dalam pikiran 
bagaimana energi/gelombang tersebut menyebar.
Berikutnya coba 
rasakan kehadiran energi lain dalam jangkauan radar
tersebut. Jika 
anda sudah terlatih, radar anda akan menangkap
��kehadiran�� 
energi/gelombang lain jika mengenainya. Bayangkan
seperti jaring 
laba-laba, jika ada benda yang menyentuh jaringnya,
dia akan 
merasakan kehadiran benda tersebut. Dia bahkan bisa
memperkirakan 
benda apa yang mendekatinya, mangsa ataukah pemangsa.
      Sebagai latihan, jadikan rumah anda sebagai
lokasi. 
Tebarkanlah energi/gelombang anda pada ruangan-ruangan
dirumah anda. 
Cobalah berkonsentrasi dan berlatihlah merasakan
kehadiran orang 
lain diruangan yang berada dalam jangkauan radar anda.
Latihlah hal 
ini secara rutin dan cobalah semakin perkuat dan
perluas 
jangkauannya. Semakin meningkat kemampuan anda,
semakin anda dapat 
merasakan ��kehadiran�� orang lain yang berada dalam
jangkauan radar 
anda.
      Langkah berikutnya adalah identifikasi,
pengenalan terhadap 
energi yang anda rasakan kehadirannya. Setiap orang
memiliki sidik 
mental (psi signature) yang unik, layaknya sidik jari
kita yang 
biasa digunakan untuk melakukan identifikasi.
Kenalilah sidik mental 
orang-orang yang dekat dengan anda. Sidik mental ini
bisa berupa 
perasaan yang anda rasakan ketika bersama dia.
Perasaan bersama ayah 
tentu berbeda dengan perasaan jika anda bersama guru
atau teman. 
Bahkan terkadang, ketika anda mencoba melakukan
identifikasi, anda 
bisa jadi melihat warna tertentu yang memiliki
asosiasi terhadap 
obyek anda. Misalkan teman anda sangat menyukai warna
pink, dan 
ketika anda melakukan identifikasi terhadapnya, muncul
gambaran 
warna pink yang mengacu pada teman anda tersebut. Jika
kepekaan anda 
terhadap kehadiran energi orang lain sudah meningkat,
kini langkah 
selanjutnya adalah bagaimana melakukan telepati.

Bagaimana Melakukan Telepati?
      Dalam situs Psychic Students in Pursuit of
Guidance 
(psipog.net), beberapa orang yang memiliki pengalaman
dan kemampuan 
telepati (diantaranya: Keith Miller, Myriad dan
Rainsong) menyusun 
sebuah petunjuk dalam ��The Telepathy Manual (2001)��.
Disebutkan 
dalam petunjuk telepati tersebut, bahwa apa yang
ditulis tidak 
menjamin berhasilnya melakukan telepati, namun
setidaknya sudah 
terbukti oleh mereka (para penulis). Langkah-langkah
yang akan saya 
rangkum diambil dari buku petunjuk tersebut sangat
tidak dianjurkan 
untuk digunakan secara sembarangan, karena dapat
mengganggu pengguna 
maupun orang lain. Bagi penderita kelainan mental
(mental disorder) 
seperti penderita MPD, Bipolar, Schizophrenia,
Debilitating Legal 
Insanity, Psychopathic Tendencies, Downright Stupidity
dan lainnya 
sebaiknya tidak mempraktekkannya.
      Untuk memulainya, kita memerlukan suatu
persiapan dengan 
menjernihkan pikiran kita. Ada beberapa metode yang
bisa dilakukan, 
salah satunya adalah pernapasan (Breath-Counting
Method). Metode 
pernapasan dilakukan dengan mangatur napas kita,
menghirup napas 
dalam-dalam dan perlahan kemudian melepaskannya
pelan-pelan sambil 
menghitung. Lanjutkan dan ulangi sampai hitungan
mencapai 20 
(tergantung kemudahan bagi anda, angka ini untuk
mempermudah 
konsistensi pernapasan yang dilakukan). Tutuplah mata
anda untuk 
mempermudah konsentrasi, rasakan tubuh anda menjadi
rileks, tenang, 
dan jernihkan pikiran anda.. Ulangi terus seperlunya.
Metode ini 
sangat baik karena memberikan alam sadar anda sesuatu
untuk 
dilakukan pada saat anda menenangkan alam bawah sadar
anda.
      Langkah berikutnya adalah navigasi yaitu
melakukan pelacakan 
sinyal. Pelacakan dilakukan untuk  menemukan target
ataupun 
mengenali pengirim sinyal. Untuk menemukan target yang
akan kita 
kontak, kita bisa melakukannya dengan mengingat
perasaan yang anda 
rasakan ketika bersama/bertemu dengannya. Atau juga
dengan mengingat-
ingat suara khasnya ketika berbicara. Atau menggunakan
metode 
visualisasi yang ditemukan oleh ilmuwan Rusia,
visualisasikan wajah 
ataupun bentuk tubuhnya. Metode lain untuk melacak
target adalah 
dengan menggunakan benda-benda yang berhubungan dengan
target. 
Gunakan tangan anda yang tidak dominan (umumnya tangan
kanan adalah 
yang dominan). Salurkan energi anda  dari tangan
tersebut melingkupi 
benda yang berhubungan dengan target. Rasakan perasaan
yang muncul 
ketika anda bertemu/bersama dengannya. 
      Bentuk kedua dari navigasi adalah pelacakan
sumber sinyal. 
Salah satu metodenya adalah dengan mengamati sidik
mental dari 
sinyal yang datang dan membandingkannya dengan sidik
mental yang 
anda kenal. 
      Setelah proses navigasi, kita bisa melanjutkan
dengan 
melakukan pinging, suatu kontak sederhana untuk
memberitahukan 
keberadaan anda. Pinging merupakan bentuk komunikasi
telepati 
sederhana dengan mengirimkan perasaan bersentuhan
(lebih tepat dalam 
bahasa Jawa adalah njawil), ataupun pikiran atau
ekspresi sederhana 
untuk sekedar memberitahukan ��kehadiran�� anda. Jika
berhasil, target 
anda akan merasakannya dan mengetahui kalau anda
mencoba membuka 
pintu komunikasi melalui telepati, atau setidaknya
tiba-tiba dia 
merasakan/memikirkan anda sesuai bentuk pesan yang
anda kirimkan.
      Bagaimana melakukannya? Sangat sederhana. Cara
yang paling 
umum adalah dengan memikirkan target anda. Setelah
anda berhasil 
melacaknya, pikirkanlah dia seraya mengirimkan
pikiran/pesan yang 
anda inginkan. Lebih mudah jika disertai dengan
sub-vokalisasi, 
yaitu berpikir dengan mengucapkan suatu ekspresi/pesan
dalam hati. 
Untuk memperkuat ping yang dihasilkan, bisa dilakukan
dengan 
menyertakan ��letupan energi�� dalam pesan yang anda
kirimkan pada 
saat melakukang pinging. 
      Metode lain adalah dengan menggunakan bola
energi/bola 
mental (psi ball) dan mengirimkannya kepada target
anda. Anda dapat 
menciptakan psi ball dengan berbagai cara yang sesuai
dengan anda, 
tetapi saya sering melakukannya dengan tiduran
telentang, rileks, 
melakukan pernapasan teratur dan mendalam sampai saya
dapat 
merasakan denyut nadi diseluruh tubuh. Energi yang
terbentuk saya 
pusatkan di telapak tangan (salah satu atau keduanya)
dan dengan 
segera saya merasakan sebuah bola menggelinding
dipermukaan telapak 
tangan tersebut. Anda mungkin bisa mencoba cara lain
misalnya dengan 
mendekatkan kedua telapak tangan anda dan mengumpulkan
energi 
diantara keduanya. Rasakan kehadiran energi tersebut
menggumpal 
menjadi bola. Dan kirimkan bola tersebut untuk
memberitahukan 
kehadiran anda.
      Berikutnya adalah melakukan pengiriman pesan
sederhana 
dengan cara berulang secara periodik, dikenal juga
dengan nama pulse 
sending. Metode ini dipakai oleh ilmuwan Rusia dalam
percobaan untuk 
berkomunikasi  dengan kapal selam dibawah permukaan es
yang tebal. 
Hasilnya adalah pesan diterima secara jelas karena
konsepnya yang 
sederhana dan menggunakan perulangan. Caranya, setelah
anda berhasil 
menemukan target, anda harus fokus pada apa yang akan
anda 
sampaikan, misalkan pesan tersebut berupa warna merah.
Seperti 
halnya pinging, lakukan pengiriman sinyal sambil
melakukan 
visualisasi wajah target. Kirimkan pesan tersebut
setiap kali 
jantung anda berdenyut, selama 20 kali denyutan.
Tunggu 5 detik, dan 
ulangi lagi.
      Langkah-langkah diatas merupakan pembuka jalan
untuk 
mempelajari penggunaan teknologi 0G. Anda bisa
mengasah kemampuan 
telepati dengan metode-metode yang telah dijelaskan
atau mungkin 
anda lebih nyaman dengan metode anda sendiri. Yang
pasti, tidak ada 
yang bisa diperoleh secara instan, semua membutuhkan
latihan yang 
rutin dan bertahap. 
      Penggunaan bentuk-bentuk teknologi 0G yang lebih
kompleks 
seperti broadcasting (penyampaian pesan pada banyak
orang sekaligus 
untuk tujuan propaganda misalnya), suggesting
(penyampaian pesan 
untuk mempengaruhi orang lain), scanning and probing
(bentuk 
telepati untuk mencari informasi dari orang lain,
musuh misalnya, 
atau dikenal juga dengan membaca pikiran), bahkan
melakukan hacking 
terhadap pikiran/proses komunikasi telepati yang lain
(melakukan 
pemotongan proses komunikasi telepati, penyadapan,
bahkan merusak 
file mental orang lain) tidak dibahas dalam tulisan
kali ini. 
      Dengan pemanfaatan teknologi 0G ini, bukan tidak
mungkin 
suatu saat kita bisa menjadi seperti penghuni Venus
yang digambarkan 
oleh V.M Rabolu dalam bukunya "Hercolubus atau Planet
Merah". Dimana 
dalam perjalanan astralnya, V.M Rabolu (dengan nama
asli Joaquin 
Enrique Valbuaena) mengunjungi planet Venus dan
menemukan bahwa 
penghuninya berkomunikasi dengan menggunakan teknologi
ini. Tidak 
perlu sepatah katapun keluar dari mulut mereka, mereka
mampu saling 
memahami apa yang mereka pikirkan dan inginkan sebelum
semuanya 
sempat terucap.
      
So�KTeknologi Telekomunikasi 0G, Kenapa tidak? f�

31 Juli 2004
Awang Riyadi


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke