Apa aja deh. Pokoke digotong rame2, mobil, rumah, lapangan golf...
[EMAIL PROTECTED] wrote: ide bagus, apa artinya gotong royong bagi pemerintahan Megawati kalau bukan bergotong royong memberantas kemiskinan, bukan gotong royong memeloroty kekayaan negara. Jangan-jangan maksud kabinet tersebut adalah gotong-royong korupsi rame-rame. salam Yustam Setuju, Alangkah baiknya jika pada tanggal 17 Agustus, pemerintah menggerakan masyarakat untuk membangun rumab bagi tuna wisma, atau memperbaiki rumah reot orang2 miskin, memberikan beasiswa bagi anak2 tak mampu, dll. Itu lebih bermanfaat. Di hari kemerdekaan ini, kita wajib merenungi, apakah kita benar2 sudah merdeka? Bebas mengatur kebijakan negara kita tanpa didikte oleh lembaga2/negara asing? Salam Agus Nizami --- Listy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > SELAMAT ULANG TAHUN .. INDONESIAKU > > :) .. belum telatkan? > > > > ----- Original Message ----- > > > > http://www.republika.co.id/ASP/online_detail.asp?id=169839 > <http://www.republika.co.id/ASP/online_detail.asp?id=169839&kat_id=23> > &kat_id=23 > > Rabu, 18 Agustus 2004 10:18:00 > Indonesia Perlu Belajar dari Malaysia dalam > Peringatan Hari Kemerdekaan > > > > Mataram-Rol-- Mantan pengurus Komite Nasional Pemuda > Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat (NTB), Ir Hadi > menyatakan, pemerintah dan bangsa Indonesia perlu > belajar dari Malaysia dalam memperingati hari > kemerdekaannya. > > "Indonesia yang lebih dulu merdeka dari Malaysia > mengalami keterlambatan yang sangat luar biasa > dibandingkan dengan negara bekas jajahan Inggris > tersebut, karena peringatan hari jadinya diisi > dengan kerja keras," katanya di Mataram, Rabu. > > Dikatakannya, dirinya sangat tersentak ketika > rekannya dari Malaysia datang bertamu kerumah > kediamannya, dimana pada saat itu ada acara > peringatan HUT RI ke 59 yang diwarnai dengan beragam > permainan. > > Warga Malaysia yang berkebangsaan India tersebut > merasa sangat heran mengapa masyarakat di Indonesia > masih terpaku dengan acara hura-hura dan juga > seremonial menyambut peringatan hari kemerdekaannya. > > Sementara pemerintah Malaysia dengan segenap > rakyatnya sudah meninggalkan kebiasaan tersebut, dan > mengisinya dengan kerja keras sehigga kemakmuran dan > kesejahteraan masyarakatnya bisa lebih baik. > > "Rakyat Malaysia sudah lama meninggalkan kebiasaan > seperti itu, karena dinilai tidak produktif dan > terkesan membebani masyarakat pada hal-hal yang > tidak membawa manfaat bagi peningkatan kesejahteraan > rakyat," katanya menirukan cerita rekannya dari > Malaysia itu. > > Hadi, yang selama ini aktif diorganisasi kepemudaan > dan sekarang sebagai salah satu PNS di intansi > pemerintah provinsi NTB mengaku sangat "terpukul" > oleh kritisi yang disampaikan rekannya dari Malaysia > itu. > > Terlebih ketika ditanyakan berapa biaya, tenaga dan > waktu yang dihabiskan untuk persiapan perayaan HUT > kemerdekaan tersebut setiap tahunnya. > > Bahkan dirinya sebagai PNS dituding telah bekerja > tidak produktif melayani masyarakat, sejak awal > bulan Agustus hingga pasca perayaan HUT tersebut, > dengan dalih penyambutan HUT RI. > > "Karena itu, kita memang perlu belajar ke negara > tetangga dalam penyambutan dan perayaan hari > kemerdekaan. Karena kebiasaan yang kita lakukan > selama ini cenderung kepada pemborosan dan > menyebabkan banyak PNS tidak produktif dalam > pelayanan masyarakat, karena alasan perayaan HUT > RI," tegasnya. > > Menurutnya, untuk merubah kebiasaan tersebut tidak > berarti bahwa bangsa ini tidak menghargai jerih > payah para pahlawan yang telah membebaskan bangsa > ini dari belenggu penjajah. > > Tetapi akan lebih mulia rasanya bila kemerdekaan itu > diisi dengan kerja keras, khususnya bagi masyarakat > di Nusa Tenggara Barat ini, yang IPM-nya menduduki > rangking 30 dari 32 provinsi di Indonesia. > > "Sudah waktunya kita tinggalkan kebiasaan buruk yang > hanya menghambur-hamburkan waktu, tenaga dan materi > dalam perayaan HUT RI tersebut dan mengisinya dengan > kerja keras, guna meningkatkan kesejahteraan yang > lebih baik," demikian Ir.Hadi.ant/mim > > > > > > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

