Mantan menteri LN tempo dulu tidak tahu bahwa Indonesia punya utang 600 juta gulden. DPR juga tidak tahu. Ada yang tahu bagaimana perkembangannya ? Hutang mungkin memang sudah lunas tapi kok bisa neh DPR tidak tahu ?
FS DPR Akan Pertanyakan Setoran 600 Juta Gulden ke Belanda Reporter : Iin Yumiyanti detikcom - Jakarta, DPR sama sekali tak tahu adanya kewajiban pemerintah menyetor 600 juta Gulden ke Belanda. Dalam setiap RAPBN yang diajukan ke DPR anggaran setoran itu tak tercantum. "Kita nggak tahu. Itu nggak pernah dilaporkan," kata anggota Komisi I DPR, Rizal Djalil saat dihubungi detikcom pertelepon, Rabu (18/6/2003). Setiap pengeluaran pemerintah seharusnya tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dimintakan persetujuannya pada DPR. Tapi untuk setoran ke Belanda itu, kata mantan anggota Komisi IX DPR itu, tak tercantum dalam RAPBN yang diajukan ke DPR. Menurut Rizal, pemerintah memang seringkali merahasiakan sejumlah pembayaran ke luar negeri. Dalam kasus setoran pada Belanda itu, Rizal pun menduga pemerintah sengaja menyembunyikannya. "Itu sengaja disembunyikan," katanya. Untuk itu, Rizal akan mempertanyakan masalah itu pada Menteri Keuangan Boediono dalam rapat Panitia Ad Hoc (PAH) di DPR yang akan digelar sore nanti sekitar pukul 14.30 WIB. "Kita akan tanyakan itu budjetnya dari mana dan mengapa pemerintah tak terbuka pada kita," kata anggota Fraksi Reformasi (FR) itu. Berita mengagetkan mengenai setoran 600 juta Gulden ke Belanda itu terkuak setelah sertifikat dana Claimindo dan Belindo ditutup di bursa efek AEX Amsterdam per tanggal 17 Maret 2003. Penutupan itu sekaligus menandakan kalau Indonesia telah melunasi ganti rugi tersebut. Padahal selama ini publik tak pernah tahu akan adanya kewajiban menyetor pada Belanda. --- In [EMAIL PROTECTED], "fuad_surabaya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Nasionalisasi perusahaan belanda sekian tahun lalu ternyata harus > dibayar Indonesia 600 juta gulden. > > FS > > Dari radioi belanda ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

