Sejak hari Jumat lalu Menteri Fischer bertolak untuk
mengadakan perjalanan selama lima hari ke Timur
Tengah. Ia sudah mengunjungi Libanon, Suriah,
Yordania, dan Israel. Hari ini perjalanannya akan
berakhir di Mesir.

=======================================================
31.08.2004

Perjalanan menlu Jerman Joschka Fischer ke Timur
Tengah   

Oleh: Bj�rn Blaschke

Menurut kalangan diplomat, perjalanan menlu Jerman ke
Timur Tengah itu secara keseluruhan hendak dijadikan
pertanda adanya dialog dengan negara-negara di kawasan
itu, dimana tujuannya adalah untuk menstabilkan
situasi di Irak dan memberikan kontribusi bagi
kelanjutan proses perdamaian dalam konflik antara
Israel dan Palestina.
Hari Jumat lalu Joschka Fischer berbicara dengan PM
Libanon, Rafiq  Al Hariri di Beirut. Di negara pertama
yang dikunjunginya itu dikemukakannya bahwa Jerman
menginginkan Libanon yang demokratis dan berdaulat
karena Libanon akan dapat menjadi contoh bagi seluruh
kawasan itu. Dengan demikian menlu Jerman itu dapat
menghindar untuk tidak mengomentari secara langsung
situasi politik dalam negeri Libanon. Presiden Emile
Lahoud yang juga dijumpai oleh Fischer berusaha
memaksakan masa jabatan kedua baginya melalui
perubahan konstitusi dan dengan demikian mencetuskan
krisis.

Di negara kedua yang dikunjunginya yaitu Suriah, hari
Sabtu lalu Menlu Joschka Fischer bertemu dengan
Presiden Bashar el Assad di Damaskus. Tema
pembicaraannya adalah hubungan antara Israel dan
Palestina kemudian mengenai Irak dan juga keinginan
pemerintah di Damaskus untuk menjalin perjanjian
asosiasi dengan UE. Kesepakatan itu sampai sekarang
tidak terwujud karena kedua pihak tidak dapat
menyepakati rumusan untuk tidak memungkinkan
penggunaan senjata pemusnah massal.

Di ibukota Yordania, pada hari Minggu Menlu Fischer
bertemu dengan rekan sejabatannya, Marwan Muasher dan
Raja Abdullah II. Ia menyampaikan pula kepada
pemerintah Yordania mengenai
pembicaraan-pembicaraannya di Libanon dan Suriah.
Dengan sebuah negara tetangga Suriah dan Yordania
yaitu Irak, Jerman baru saja membuka kembali hubungan
diplomatik. Apakah perjalanan Menteri Fischer itu akan
meningkatkan peranan pemerintah Jerman di Irak?

Menurut Menteri Fischer, Jerman hendak mengintensifkan
hubungan dan dengan segala kemungkinan yang dimiliki
�kecuali di segi militer� Jerman hendak membantu
sepenuhnya agar kesepakatan yang dicapai oleh Lakhdar
Brahimi dan resolusi Dewan keamanan PBB nomor 1546
dapat terlaksana. Sebab Irak yang dilanda kekacauan
akan membahayakan semua pihak.

Hari Senin kemarin Menlu Fischer tiba di Israel,
dimana ia langsung mengunjungi monumen holocaust Jad
Vashem di Yerusalem. Dalam pembicaraannya, baik dengan
menlu Israel Silwan Shalom maupun PM Ariel Sharon,
Fischer menegaskan bahwa UE tetap berpegang pada
rencana perdamaian internasional "Peta Perdamaian"
yang akan berujung pada pembentukan sebuah negara
Palestina. Jerman mendukung rencana PM Ariel Sharon
untuk menarik diri dari Jalur Gaza tetapi hendaknya
tidak hanya berhenti disitu saja. Fischer dapat
memahami kepentingan Israel untuk membela diri namun
pembangunan tembok pemisah itu hendaknya tidak
melintasi wilayah-wilayah Palestina. 

Hari ini menlu Jerman itu akan terbang ke
persinggahannya yang terakhir yaitu Mesir. Disana ia
akan bertemu dengan Presiden Husni Mubarak dan juga PM
Palestina Ahmad Qurei. Pertemuan dengannya di wilayah
Palestina tidak dapat dilaksanakan karena jadwal yang
ketat.
 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke