--- In [EMAIL PROTECTED], Wahana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Oleh-oleh Perjalanan
Spanduk Anti PKI Dari Blora, Purwodadi Sampai Solo Tentu pembaca sudah mengenal daerah-daerah miskin, gersang dan tandus yang dinamakan Blora, Grobogan dan Purwodadi, di pantai utara Jawa Tengah. Konon dulu ini daerah 'merah', basisnya ormas-ormas PKI pencipta ketoprak "Matinya Gusti Allah". Terlepas dari lakon ketoprak itu hanyalah isu belaka, namun daerah itu berkultur 'hijau" dan masih mempercayai lakon kethoprak itu benar-benar ada. Ketika saya naik bis dari Semarang menuju Blora para pertengahan Aguistus lalu, mata saya terkesima menatap spanduk-spanduk berlatar hitam atau putih di antara pohon-pohon jati yang kini sedang meranggas daunnya, di antara rumah penduduk yang masih kumuh. Spanduk yang intinya bertulis "Awas PKI" itu tampaknya tidak terlalu menarik perhatian penumpang bis, namun saya enggan menjadikan itu sebagai bahan percakapan dengan orang yang duduk di sebelah saya. Ternyata, teman saya yang tinggal di Blora dapat menceriterakan lebih rinci tentang meratanya pemasangan spanduk tersebut. Dan hal itu juga terjadi di daerah-daerah sekitar Solo. Spanduk semacam itu juga terpasang di depan kantor Bupati dan DPRD Blora. Anehnya, kemudian terjadi penangkapan terhadap anak-anak muda pengamen jalanan. Saat anak-anak muda itu sedang duduk santai di alun-alun Blora, tiba-tiba ditangkap begitu saja oleh polisi dan satpol (satuan polisi pamong praja). Anak-anak itu dituduh sebagai pemasang spanduk. Dua hari kemudian mereka dilepas dalam keadaan tubuhnya babak belur. Tak ada pers yang meliput, pun tak ada kehebohan aktivis seperti di Jakarta manakala ada kawannya yang tertangkap. Hampir pada saat yang bersamaan, seorang teman yang telah dipenjara 7 tahun, yaitu Saddam Hussein, mati dalam penjara di Pekalongan akibat sakit paru-paru yang parah tanpa sentuhan obat-obatan. Anak-anak muda pengamen dari Blora yang ditangkap tadi juga demikian saja mengalami kekerasan yang tak dipahami sebab-sebabnya. Memang dulu, anak-anak muda ini pernah melawan penggundulan dan blandong hutan jati di Blora, kemudian mereka dibasmi habis hingga tercerai berai, dan kini hidup sebagai pengamen, mendendangkan lagu dari bis ke bis dan dari rumah ke rumah di sepanjang pantai utara Jawa tengah. Perlu diketahui bahwa hutan jati Blora yang terkenal kualitasnya di dunia itu terhitung sejak 1998 hingga sekarang telah digunduli 30%, jadi kini hutan jatinya tersisa 30% saja. Mungkin 5 tahun ke depan kita tinggal hanya mengenang kayu jati dari hutan Blora. Siapa yang memasang spanduk? Tak ada yang tahu. Apa maksudnya? Tak ada yang tahu. Namun, kami menangkap sinyal-sinyal ini dalam kaitannya dengan pilpres putaran kedua. Teman-teman muda yang kemarin-kemarin menerbitkan dan meluncurkan secara diskusi buku riset tentang Blora pada 1965, yang judulnya "Tanah Merah Di Bumi Blora" pun bertanya-tanya: adakah kaitan antara penerbitan buku itu dengan spanduk ? Teman-teman yang meriset dan menerbitkan buku itu berlatarbelakang anak-anak Kaum Nadliyin, yang pelan tapi pasti berusaha merajut kembali hubungan di tengah massa Nadliyin dan eks PKI yang tekoyak. Buku itu kemudian diresensi di surat kabar Semarang "Harian Suara Merdeka", dan entah berkaitan atau tidak, kami pun lantas menatap tebaran spanduk anti PKI di sepanjang pantai utara Jawa Tengah ini. Sampai sekarang, tak ada reaksi baik dari masyarakat maupun elit politik Blora. Kecuali bisik-bisik dan bisik-bisik. Di tengah bisik-bisik itu terkandung gumam:"Kekuatan fasis bekerja terus baik di kalangan sipil maupun militer. Kita jangan terjebak dikhotomi sipil-,iliter dalam pilpres ini!" Niken Setiasih, Agustus 2004 --- End forwarded message --- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

