MOBOCRAZY VS DEMOCRACY

Apakah Mobocrazy itu ? Ia diambil dari kata Mob yang
artinya adalah gerombolan/ sejumlah massa. Mobocrazy
itu sendiri berarti � Situasi dimana individu telah
kehilangan kepribadiannya dan tenggelam terbawa arus
massa kemanapun massa itu bergerak� Kata Mobocracy
digunakan  Frank Lloyd Wright seorang arsitek kenamaan
Amerika , untuk menggambarkan sebuah Comformist
Society, namun saya lebih suka menyebutnya sebagai
Mobocrazy. 

Demokrasi hanya bisa sukses bila para individu menjadi
mandiri, kritis dan berpartisipasi dalam suatu
masyarakat, bukan menjadi bagian pasif dari suatu
massa, yang hanya bisa ikut-ikutan.

Namun dalam suatu masyarakat dan sistem yang
Paternalistik, Chauvinistic dan Feodal, sengaja sikap
kristis ini dimandulkan demi kepentingan status quo
dan para penguasa dan kaum elitis. Masyarakat dibikin
pasif seperti robot, sebuah Mobocrazy yang bisa
digerakan sekehendak hati para penguasa, sesuai dengan
kepentingan mereka. Harmonis merupakan kata favorit
mereka. Kalau ada perbedaan pendapat dan sikap kristis
langsung harus dibungkam karena bisa merusak harmoni (
ala penguasa) dalam masyrakat.

Contoh kasus :

Sudah banyak contoh kasus dimana suatu masyarakat yang
jaya hancur karena menjadi Mobocrazy. Lihat saja Cina
yang pada zaman dinasti Tang amat maju dan terbuka
terhadap pengaruh luar, menjadi makin paranoid dan
tertutup pada dinasti-dinasti berikutnya. Penguasa
menjadi semakin absolut, rakyat semakin pasif,
nepotisme, korupsi, dan inkompetensi semakin
merajalela. Puncaknya terjadi pada akhir dinasti
Ching, yang merupakan dinasti asing, yang berasal dari
Manchuria. Pada zaman ini Cina tinggal menjadi
bulan-bulanan Barat, dan kemudian juga Jepang. Tapi
rakyat sudah dibikin pasif dan impotent sedemikian
rupa sehingga hanya bisa pasrah ketika penguasa
melakukan ketololan demi ketololan. Tidak ada control
dari masyrakat. 

Demikian juga pada kerajaan-kerajaan di Nusantara,
Majapahit yang pernah begitu jaya pun hancur
berantakan dan amburadul, karena para penguasa sibuk
berebut kekuasaaan dan rakyat hanya bisa menajdi
penonton-penonton yang pasrah. 

Masyarakat sering mengidentikan Barat atau Eropa
dengan Demokrasi dan kebebasan padahal tidak selalu
demikian. Pada masa Kegelapan atau dikenal sebagai
Dark Ages justru yang terjadi adalah kebalikannya.
Dimana banyak peradaban non barat sedang jaya-jayanya,
Eropa berada dalam kegelapan. Gereja dan kepausan
menjadi begitu berkuasa. Apa-apa yang dianggap bisa
merugikan pengaruh gereja dan para penguasanya yang
lebih duniawi daripada surgawi, akan segera
diberangus. Kalau perlu yang tidak sependapat dicap
bidaah, heretic dan dibakar sampai hangus jadi arang.

Ilmu pengetahuan menjadi mandul, kreatifitas tidak
berkembang. Contohnya teori Geosentris yang ngawur
namum karena dipercaya oleh Aristoteles dan kemudian
dikokohkan gereja, menjadi suatu kebenaran yang
absolute. Doktrin gereja mengatakan planet-planet dan
matahari mengelilingi bumi dan bukan matahari. Untung
kemudian ada gerakan Renaissance, yang membuat
masyarakat berpikir lebih kristis dan keluar dari
zaman kegelapan yang panjang. Untung ada orang-orang
seperti Copernicus, Galileo, dan juga Newton.

Bahkan pada masa sebelum perang dunia II pun Eropa
kembali terjebak dalam sistem yang diktatorial dan
pemerintahan fasis berkuasa di Jerman, Italy, juga
Sepanyol dan Portugal. Masyarakat lagi-lagi menjadi
mobocrazy yang diperalat para penguasa. Seperti kita
tahu periode ini berakhir dengan malapetaka Perang
Dunia kedua. 

Belum terlalu lama dan tidak terlalu jauh kita
memiliki Orde Lama yang disusul Orde baru. Dua-duanya
menjadi despotic, dan dua-duanya berakhir dengan
huru-hara, kekacauan, dan kegagalan. 

Solusi dan Kesimpulan :

Untuk membangun masyarakat yang kreatif dan kritis
harus dimulai dari keluarga dan bangku sekolah. Adalah
mustahil kalau selama di rumah dan di sekolah
masyarakat dididik menjadi bagian sebuah Mobocrazy
namun ketika terjun kemasyarakat otomatis menjadi para
democrat. Ini sama dengan mimpi di siang bolong.

Penulis sendiri berasal dari keluarga yg
Paternalistick dimana figure ayah cenderung otoriter
bahkan dictatorial. Demikian juga selama di bangku
sekolah dasar dan menengah penulis dididik untuk
menjadi moron yang pasif. Sayangnya hal ini terjadi di
banyak rumah tangga dan bangku sekolah sampai hari.
Sikap � Fathers know best , mothers know second best,
and children know nothing� harus dibuang jauh-jauh. 

Kalau dari kecil seorang anak dididik dengan dengan
prinsip ABS, asal bapak senang ini akan terbawa sampai
dewasa, dan akan merugikan proses berdemokrasi.
Seseorang adalah hasil produk dari lingkungannya. Ini
merupakan suatu fakta yang perlu disadari. 

Perbedaaan, keterbukaan, dan sikap kritis harus
dihargai. Untuk itu diperlukan undang-undang yang
mewajibkan pemerintah untuk memberi informasi pada
rakyat, melalui disclosure act. Kebebasan pers pun
harus dijamin oleh freedom of information act. 

Saya bahkan mengusulkan partisipasi rakyat yang lebih
besar melalui referendum nasional.  Dalam beberapa hal
presiden bisa meminta rakyat mengambil keputusan
melalui referendum bila ada deadlock antara pemerintah
dan parlemen. Hal ini bisa dilakukan di Perancis dan
banyak negara lainnya. Lucunya rakyat Amerika Serikat
yang sering merasa kampium demokrasi malah tidak
memiliki hak ini ( tidak pada tingkat nasional ). Ini
menunjukan tidak ada demokrasi yang sempurna di dunia.


Memang demokrasi merupakan suatu proses panjang tapi
dimana ada niat pasti ada jalan. 


Artere Laksamana Kayszer <[EMAIL PROTECTED]> 
3 Sebtember 2004



Segala balasan atas mail ini harap di post di maillist
tempat anda membacanya dan di Fw ke
[EMAIL PROTECTED] /
[EMAIL PROTECTED] 



Iklan layanan masyarakat ini diseponsori oleh Artere
Laksamana Kayszer bekerjasama dengan Vincent Liong
Effect's Research & Development 
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/
[EMAIL PROTECTED]
http://groups.yahoo.com/group/arterelalaland/
[EMAIL PROTECTED]



Find local movie times and trailers on Yahoo! Movies.
http://au.movies.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke