Haruskah politik mengorbankan anak-anak ???
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0409/07/utama/1252308.htm Berita Utama <http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/images-4/blue-lkg-kanan.gif> Selasa, 07 September 2004 Rusia Akui Berbohong soal Tragedi Beslan Moskwa, Senin - Pemerintah Rusia hari Minggu (5/9) mengakui berbohong kepada warga soal skala tragedi Beslan yang menewaskan 394 orang. Pengakuan itu diutarakan lewat televisi negara setelah pemerintah menghadapi kritikan selama tiga hari dari warga. Pengakuan tersebut disampaikan lewat televisi Rossiya, yang sekaligus menayangkan gambar-gambar mengerikan tentang krisis sandera. Televisi itu memberitakan bahwa pemerintah telah berbohong kepada dunia soal jumlah sandera di Sekolah Nomor 1 di kota Beslan, Negara Bagian Ossetia Utara. Pada hari Rabu pekan lalu, saat penyanderaan dimulai, jumlah sandera dikatakan 354 orang, umumnya anak- anak. Namun, kemudian diketahui jumlah sandera mencapai 1.181 orang. Pengakuan itu membuat rakyat Rusia tidak percaya kepada pemerintah soal kebenaran dari tragedi yang berakhir hari Sabtu lalu itu. "Pada saat seperti itu, masyarakat membutuhkan kebenaran," kata komentator televisi Sergei Brilyov. Brilyov berpendapat, sistem pemerintahan terlalu birokratis dan semuanya serba tergantung kepada Presiden Vladimir Putin. Dua politikus-dari kelompok liberal, Irina Khakamada, dan kelompok nasionalis, Sergei Glazyev-secara terpisah menuntut investigasi atas krisis sandera tersebut. Keadaan ini mengingatkan kita tentang tragedi atas tenggelamnya kapal selam nuklir Rusia di Kursk tahun 2000 dan penyanderaan yang berlangsung di salah satu gedung bioskop di Moskwa tahun 2002. Informasi sebenarnya soal tragedi yang menewaskan banyak orang pada dua krisis tersebut juga ditutupi. "Dua pertanyaan harus dijawab, apakah otoritas telah memiliki informasi sebelumnya soal ancaman teroris dan apa yang dilakukan pemerintah untuk mengamankan situasi di Chechnya, yang diyakini sebagai sumber kekerasan pada umumnya di Moskwa?" kata Khakamada. Kemarin penguburan korban sandera berlanjut dan beberapa keluarga masih mencari anak- anak dan anggota keluarga yang masih hilang. Masih ada sekitar 190 orang yang dinyatakan hilang. Sejauh ini yang dirawat di rumah sakit 700 orang lebih dan korban tewas 394 (termasuk 30 penyandera). Misteri Masih banyak misteri soal tragedi Beslan. Misalnya, siapa sebenarnya pelaku penyanderaan. Minggu malam telah ditangkap tiga orang penyandera yang dianggap sebagai kunci informasi. Pertanyaan lain, apa yang terjadi pada hari ketiga penyanderaan sehingga atap gedung olahraga sekolah terkait roboh. Hal tersebut menjadi pemicu salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di dunia itu. Pertanyaan lain, mengapa perundingan dengan penyandera berjalan sulit dan apa persisnya tuntutan penyandera? Di mana para petugas keamanan kaliber nasional Rusia, di mana para pejabat tinggi di Moskwa, mengapa mereka tidak terlihat di Beslan? Apa yang mereka lakukan? Banyak pertanyaan mengapa ini, mengapa itu bermunculan kemarin. Tidak ada jawaban atas semua itu. Lalu muncul teriakan bahwa yang membunuh sandera bukan teroris, tetapi Pemerintah Rusia. "Adalah tentara, polisi, dan pasukan khusus Rusia dan bukan teroris, klik korup elite yang membunuh anak kami," demikian pernyataan seorang pria di Beslan. Kemarin editor harian Rusia Izvestia, Raf Shakirov, mengundurkan diri. Dia mengatakan, hal itu terkait dengan edisi hari Sabtu yang memuat gambar-gambar memilukan tentang tragedi Beslan. "Harian kami menilai pemuatan gambar soal tragedi itu terlalu emosional," katanya. Muncul rumors bahwa Shakirov bukan mundur, tetapi dipecat atas desakan pemerintah. (MON/REUTERS/AP/AFP) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

