09.09.2004
Mata uang logam satu dan dua Sen-Euro pelan-pelan
dihapuskan di Belanda
Ketika mata uang Euro resmi mulai diberlakukan pada
tanggal 1 Januari 2002, masyarakat di Eropa berebut
mendapatkan uang logam Euro, yang terdiri atas pecahan
satu Sen, dua Sen, lima Sen, 10 Sen, 20 Sen , 50 Sen,
1 Euro dan 2 Euro. Yang rupanya kini menjadi masalah
adalah mata uang logam satu dan dua Sen.
Anda pernah dengar peri bahasa:
Siapa yang tidak menghargai yang kecil, tidak patut
mendapatkan yang besar.
Di Belanda orang juga mengenal pepatah itu. Namun
dalam kehidupan sehari-hari tidak demikian halnya,
demikian kata Bart Bartels, manajer supermarket Albert
Heijn di Woerden, Belanda. Bart Bartels telah
melakukan eksperimen dengan uang logam satu dan dua
Euro-Sen.
Uang recehan itu disebar di lantai di supermarket tsb.
Ternyata tidak satu pun pengunjung atau pembeli
memungut uang satu dan dua Sen itu. Jadi, tampaknya
uang recehan itu diremehkan sebagai alat pembayaran
dan dianggap hanya memberatkan dompet. Jadi mulai 1
September lalu di Belanda uang recehan satu dan dua
Sen pelan-pelan mulai dihapuskan. Harga-harga ganjil
dibulatkan . Misalnya, 4,99 Euro menjadi 5 Euro dan
4,97 Euro menjadi 4,95 Euro.
Bank-bank di Jerman juga ingin meniru contoh di
Belanda. Sebab, bila uang satu dan dua Sen dihapuskan,
akan mempermudah apa yang dinamakan pembayaran dengan
uang tunai. Jadi, keputusan tersebut demi memudahkan
para konsumen ?
Ternyata ada alasan lain yaitu sejak satu tahun
terakhir, banyak toko di Jerman kekurangan uang
recehan sementara Bank Sentral Jerman tidak mampu
mencetak uang logam secepat itu. Setiap minggunya
beredar sekitar 40 juta uang logam baru. Sampai akhir
tahun ini jumlahnya akan mencapai 1,7 milyar sehingga
diperlukan banyak uang logam. Dan membuat uang logam
itu tidaklah murah. Mengingat harga baja meningkat,
produksi uang logam lebih mahal dari pada nilai
nominalnya.
Karena itu Bank Sentral Jerman mengimbau kepada para
warga agar jangan menyimpan uang logamnya di dompet
atau dirumah. Kalau bisa uang recehan itu digunakan
untuk membayar di kasir. Rupanya belum banyak warga
yang mengikuti imbauan itu. Memang kalau sedang antre
di kasir untuk membayar, lebih mudah mengeluarkan uang
lembaran kertas dari pada mencari dan menghitung uang
recehan satu dan dua Sen di dompet, sementara antrean
di belakang kita tidak sabar menunggu. Dalam hal ini,
benar juga pepatah: Time is Money.
Sementara para pedagang eceran di Jerman juga tidak
mendukung gagasan untuk menghapuskan mata uang logam
satu dan dua Sen. Adalah tugas pemerintah untuk
menyediakan uang recehan dalam jumlah yang cukup. Apa
lagi tidak disetujui bila negara atau pemerintah turun
campur mengatur harga di toko. Kekurangan uang recehan
di Jerman hanya dapat diatasi dengan mencetak lebih
banyak uang logam satu, dua dan lima Sen. Tampaknya,
keputusan akhir belum diambil. Apakah di masa depan
masih akan beredar uang logam satu dan dua Sen di
Jerman ? Apakah kita masih dapat menemukan uang logam
satu dan dua Sen di jalan, yang di Jerman dijuluki
sebagai "Gl�ckspfennig", alias Sen-Keberuntungan?
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/