JI atau jamaah islamiyah yang merupakan "merk" favorit yang selalu dijajakan
oleh AS kpd dunia untuk menjustifikasi hegemoni kapitalisme tidak lain
hanyalah sebuah "hantu" yang hanya bisa di"lihat" oleh AS dan sekutunya.

----- Original Message -----
From: "Satrio Arismunandar" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, September 10, 2004 12:57 PM
Subject: Re: [ppiindia] JI claims responsibility - TIDAK Logis


> TEPAT sekali!
>
> "....statement purported to have been written by JI in
> South-east Asia, but its authenticity could not be
> immediately verified. "
>
> Kalau saya adalah orang JI, adalah bodoh sekali jika
> saya mengakui pemboman di depan Kedubes Australia
> sebagai ulah saya. Karena setiap tindakan itu harus
> diperhitungkan sebagai sesuatu yang akan memberi
> keuntungan bagi saya. Baik keuntungan citra, uang,
> atau politis. Lalu apa keuntungan yang diperoleh "JI"
> dari bom di depan Kedubes itu??? Jawabnya jelas: TIDAK
> ADA.
>
> 1. Banyak yang jadi korban adalah warga Muslim sendiri
> dan orang-orang kecil (artinya: "JI" tak bisa berharap
> akan ada simpati dari kalangan Muslim dan orang
> kecil). Dalam kasus bom Marriott, hal serupa terjadi.
>
> 2. Tidak ada satu pun orang Australia yang mati (dalam
> kasus bom Marriott juga tak ada satu pun pejabat
> Amerika yang mati). Jadi, jelas bukan "prestasi".
>
> 3. Abu Bakar Baasyir -yang disebut-sebut sebagai tokoh
> spiritual "JI"-- masih dipenjara. Jelas hukumannya
> akan diperberat dan makin kecil kemungkinan
> dibebaskan.
> Jelas tidak menguntungkan "JI."
>
> 4. Di tengah musim kampanye Pilpres, Mega dan juga SBY
> akan berlomba tampil tegas terhadap teroris. Seluruh
> dana dan upaya dikerahkan untuk jaga image. Ditambah
> lagi desakan publik untuk mengejar teroris. Ini juga
> tidak menguntungkan "JI."
>
> Jadi saya menyimpulkan: HANYA ORANG TOLOL YANG AKAN
> MENGAKUI SUATU PERBUATAN, YANG JELAS AKAN MERUGIKAN
> DAN TIDAK MEMBERI KEUNTUNGAN BAGI DIRINYA.
>
> APAKAH "TERORIS" ITU ORANG TOLOL? JAWABNYA: TIDAK.
> YANG TOLOL ADALAH ORANG YANG BISA DIPERALAT OLEH
> "TERORIS YANG SEBENARNYA."
>
> (Dalam teori saya: Amrozi, Ali Imron, Muklas, dkk di
> Bali hanyalah orang-orang tolol yang diperalat. Dari
> omongannya saja kelihatan, cara berpikirnya sederhana,
> tidak canggih. Level kemampuan mereka adalah membuat
> mercon besar, tapi bukan bom sekualitas Semtex yang
> bahannya harus dibeli dari luar negeri, dengan
> prosedur yang amat rumit, dan pasti terpantau oleh
> jaring intelijen)
>
> Saya pribadi juga ragu dengan teori "bom bunuh diri."
> Indonesia tak punya kultur "bunuh diri". Yang ada
> adalah kultur "cari selamet" dan "takut mati". Yah,
> ini cuma pemikiran saya saja.
>
> Rio
> Bosandibodohiaparat
>
>
> >




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke