Wohnst du in Berlin, Bruder? Du kannst auch bei uns in �sterreich Borobudur bewundern
RM D Hadinoto --- In [EMAIL PROTECTED], Sandy Dwiyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > 09.09.2004 > > Taman Bali di kota Berlin > > > (Mempromosikan keasrian dan kenyamanan Pulau Dewata > lewat Taman Bali di kota Berlin) > > Manusia di tengah kesibukannya yang tinggi, kehidupan > kota yang penuh dengan masalah, tak jarang membuat > orang mudah stres. Stres di pekerjaan, stres > rutinitas, problem rumah tangga, kemacetan, polusi, > serta bentuk ketidaknyamanan lainnya. Nah, kalau > dibiarkan, lama kelamaan bisa menimbulkan depresi. > Karena itu memang masyarakat perkotaan butuh tempat > untuk melepas ketegangan. Juga di barat orang > menyadari bahwa harus ada keseimbangan antara tubuh > fisik dan jiwa. Itu sebabnya juga di dunia barat di > waktu belakangan tempat-tempat yang asri banyak > dikunjungi orang yang mencari ketenangan pikiran serta > untuk menghilangkan stres. Gaya hidup Timur tampaknya > mulai menyebar ke barat. Itulah juga konsep sebuah > proyek di Taman Rekreasi Marzahn di Berlin, proyek > yang bernama G�rten der Welt � Taman Dunia . > Dipilihlah tiga model taman yang menyebarkan rasa > nyaman dan tenang . Seperti Taman Cina, Taman Jepang > dan Taman Bali. Back to nature - kembali ke alam - > merupakan konsep Taman Bali. Dari tiga taman yang > berada di kawsan Taman Rekreasi Marzahn, nuansa alami > yang kental tampak. Untuk mewujudkan konsep "kembali > ke alam" maka penataan taman pun diberi sentuhan > alami. > > Di Taman Bali, nuansa Bali ditata secara apik. > Dilengkapi dengan batu-batu koral ditengah air mancur > yang bergemericik, ditengah kebun dengan pohon-pohon, > semak-semak serta tanaman khas tropikal. > > Beate Reuber, pimpinan Taman Rekreasi di Marzahn > menjelaskan tentang apresiasi masyarakat Jerman > terhadap Taman Bali itu: > > "Sejak dibukanya Taman Bali ini untuk umum di bulan > Juli yang lalu sudah banyak pengunjung yang > menyaksikan taman Bali itu. Apa lagi waktu acara > pembukaannya yang dimeriahkan dengan prosesi > tradisional Bali." > > Taman Bali yang juga diberi judul Taman Tiga > Keselarasan merupakan contoh penataan kompleks hunian > di Bali. Sebuah tembok dari batu bata membatasi > kompleks hunian dari lingkungan sekitarnya. Tampak > para pengunjung dengan penuh hormat memasuki kompleks > yang bersifat pribadi melalui pintu, yang disebut > Angkul. Pintu masuk itu melambangkan tiga bagian yang > merupakan unsur pokok dalam falsafah hidup orang Bali. > Ada bagian kaki dengan beberapa anak tangga, daun > pintu berkesan kokok melambangkan tubuh terbuat dari > kayu jati, serta atapnya megah bermahkota melambangkan > kepala. Ketiga bagian ini masing-masing melambangkan > alam arwah, bumi dan langit, yang satu sama lain harus > selaras untuk menjaga ke-harmonis-an dunia dan > kehidupan. Tak jauh dari gerbang itu terdapat beberapa > candi kecil. Bangunan terbesar di kompleks hunian tsb > mirip aula kecil, sebuah ruang serba guna yang > beratap, tanpa dinding, disini disebut bale-bale > Dangin, berfungsi untuk segala macam kegiatan. > Sementara kebunnya berupa hutan tropis dengan banyak > jenis tanaman yang di Jerman dikenal sebagai tanaman > pot yang menghias apartemen. Yang terbesar adalah > pohon pakis besar. Di samping banyak jenis pohon > tropis lainnya. Kebun ini dihiasi dengan berbagai > jenis bunga anggrek. Kebanggaan Taman Bali adalah > pohon Kamboja yang disebut Pohon Frangipangi. Beate > Reuber menerangkan proses pembangunan Taman Bali di > Marzahn: > > "Salah satu prinsip utama dari semua taman Asia yang > dibangun di Marzahn ini adalah bahwa taman itu > dirancang oleh arsitek dan dibangun oleh tenaga-tenaga > ahli yang berasal dari negara bersangkutan. Arsitek > Taman Bali adalah Bapak Putu Edi Semara, dan dibangun > oleh sebuah perusahaan bangunan Bali dengan > tenaga-tenaga ahli yang khusus didatangkan dari > Indonesia. > > Masa pembangunannya memakan waktu sekitar tiga bulan > namun banyak material, bagian dan segmen-segmennya > telah dibuat di Bali dan dibawa ke Jerman dengan > kapal. > > Semua tanaman dan bunga berasal atau dibeli di Jerman. > Namun tanaman itu berasal dari Indonesia dan juga > dipilih oleh arsiteknya. Sebab untuk mengimpor tanaman > dari luar negeri sangat sulit karena untuk setiap > tanaman berlaku peraturan karantina. Dan itu prosedur > yang memakan waktu lama sekali, sehingga akhirnya > diputuskan untuk membeli di Jerman semua tanaman untuk > Taman Bali." > > Beate Reuter juga menjelaskan bahwa ketiga Taman Asia > akan secara permanen berada di kompleks Taman Marzahn > di Berlin. > > "Dengan ketiga kebun itu kami ingin memperkenalkan > kebudayaan ketiga negara itu, Cina, Jepang, > Bali-Indonesia kepada masyarakat Jerman, khususnya > masyarakat Berlin. Juga ingin menjadikannya tempat > untuk menenangkan pikiran bagi orang-orang yang sedang > stres, dan juga tempat untuk dapat menikmati seni > arsitektur kebun untuk menikmati ketenangan dan > keasrian." > > Tampaknya proyek taman dunia dalam waktu dekat akan > diperluas dengan apa yang dinamakan Taman Muslim. > Konsep untuk Taman Muslim ini sudah selesai yang > dikerjakan oleh Mr. Luafi bersama Profesor El Fais. > Prof. El Fais adalah ahli sejarah arsitektur > pertamanan dari Maroko, sementara Mr. Luafi tinggal di > Berlin. Taman Muslim akan dibangun oleh tenaga-tenaga > ahli asal Maroko. > > Mengapa dipilihnya Maroko, Beate Reuber menjelaskan: > > "Yang dipilih tenaga ahli dari Maroko dan juga bahan > dan material untuk kebun itu, seperti tegel dan > mosaiknya dipilih dari Maroko, karena di sana seni > arsitektur kuno masih ada dan ornamen-ornamen yang > diperlukan untuk taman itu, diproduksi di sana. > Tidaklah dapat dikatakan bahwa Taman Muslim itu > berasal dari suatu negara Islam tertentu, sebab kalau > demikian maka taman itu secara khusus hanya akan > menggambarkan kebudayaan dari suatu negara tertentu. > Justru itu bukanlah maksud kami. Kami menginginkan > agar Taman Muslim itu dapat dinikmati oleh semua warga > Muslim, jadi jangan ada orang yang merasa disudutkan. > Kami ingin agar taman itu dapat dinikmati oleh > masyarakat luas. Karena itu, akan dibangun apa yang > dinamakan Ryiadh, yaitu kebun bernuansa khas Islami > dengan pohon palem dan yang mempunyai halaman dalam , > yang terbagi empat bidang , 4 bidang yang saling > bersilang yang di Marzahn diwujudkan dalam bentuk > empat kolam air." > > Di kompleks Taman Marzahn seluas sekitar 21 hektar, > Kebun Cina adalah yang paling besar dengan 2,5 hektar. > Kebun Jepang punya luas 1700 meter persegi dan Kebun > Bali merupakan yang paling kecil dengan sekitar 600 > meter persegi. Berbeda dengan Kebun Cina dan Jepang, > Taman Bali seluruhnya berada dalam rumah kaca dan > karena itu Taman Bali dapat dikunjungi oleh masyarakat > sepanjang tahun, juga di musim dingin. Beate Reuber > mengharapkan agar Taman Bali juga banyak dikunjungi > warga Jerman khususnya warga Berlin, di musim dingin > mendatang. > > Ternyata nun jauh di kawasan yang bernama Marzahn di > sebuah sudut kota Berlin yang dulu termasuk wilayah > Jerman Timur, orang Jerman mempromosikan kenyamanan > dan keasrian Pulau Dewata. > > > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages! > http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

