Hello Apakabarian,
Postingan Seorang Kawan, semoga bermanfaat :-)
====================================================
taushiah rutin periodik (TRP-SALAM) :
'Tiada dua orang Muslim bertemu lalu ber-SALAM-an,
melainkan diampunkan dosa keduanya sebelum berpisah.
(HR Muslim)
----------------------------------------------------
"Assalamu'alaikum...," bisik Muhsin mengakhiri rakaat
terakhirnya.
Dibelakangnya Hasanah mengucap lafaz yang sama. Sholat
jamaah usai.
Seperti biasanya, sejak ia dinikahi Muhsin, Hasanah
meraih tangan suaminya,
disalami dan diciumnya.
"Bang..., boleh ngak saya bertanya,"
desisnya setelah keduanya selesai berzikir.
"Tentu saja, masalah apa?"
"Salaman...."
"Salaman? Ada apa? .....Bagaimana?...Mengapa?
"Kaum feminisme menganggap salaman seperti tadi adalah
bukti pelecehan
terhadap perempuan. Mengapa istri mesti meraih dan
mencium tangan suaminya?
Mengapa tidak sebaliknya? Bukankah itu tanda perempuan
lebih rendah dari
laki-laki? Bagaimana tanggapan Abang?"
"Oh, itu toh, Apakah Abang pernah memerintahkan Adik
berbuat demikian?"
"Tidak."
"Atau menganjurkan?"
"Tidak."
"Mengapa Adik melakukannya?"
"Ng... mengapa ya? ....... Mungkin pertama, saya
sering melihat ibu
melakukan hal yang demikian kepada bapak. Kedua,
naluri saya sebagai istri
memerintahkan saya berbuat demikian. Ketiga, saya
lihat Abang senang
menerimanya. Saya bahagia jika suami merasa gembira
dengan sesuatu yang
saya perbuat."
"Adik merasa direndahkan?"
"Tidak."
"Sebenarnya inti dari yang adik tanyakan adalah
salaman. Walaupun salaman
pada mulanya dilakukan penduduk Yaman, Rasulullah saw
mentradisikannya di
kalangan kaum Muslimin. Bahkan beliau menyatakan,
'Tiada dua orang Muslim bertemu lalu berjabat tangan,
melainkan diampunkan dosa keduanya sebelum berpisah.'
Salaman adalah lambang perdamaian dan
kedamaian.Salaman tidak dilakukan
oleh dua orang yang bermusuhan dan mendendam."
"Mencium tangan?"
"Itu dilakukan para sahabat kepada Nabi saw."
"Jadi, salaman adalah sebuah tradisi kebaikan?"
"Ya, Rasulullah saw mengingatkan kaum Muslimin untuk
tidak meremehkan suatu
kebaikan walau sekadar menghadapi teman dengan muka
yang manis.
Apalagi menghadapi suami dan istri."
"Itukah alasan abang menerima uluran tangan saya?"
"Benar. Bukan rasa kebanggaan diri sebagai suami, saya
menyambut uluran
tangan itu. Tidak juga karena saya merasa lebih baik
dari Adik. Abang
sadar bahwa ketaqwaanlah yang menjadikan kemuliaan
seseorang. Sedang taqwa
dan iman itu bisa naik dan bisa turun. Suatu saat
boleh jadi keadaan Abang
lebih baik dari Adik. Pada saat yang lain, barangkali
Abanglah yang
memerlukan dorongan dan nasihat dari Adik. Apa dan
bagaimanapun kondisi
keimanan kita pada suatu saat, yang jelas salaman akan
membawa kepada
kedamaian.Ini kebaikan yang harus dihargai."
"Apakah feminisme merasakan nuansa ini?"
"Wallahu a'lam. Mereka selalu berpikir dari sisi
lelaki dan perempuan.
Tidak dari sebuah sisi yang utuh sebagai manusia hidup
saling melengkapi.
Jika seorang lelaki pembantu umum diperusahaan
menghidangkan minuman
kepada seorang direktris, maka hal itu adalah sebuah
fenomena kerja
fungsional. Bukan penghinaan kepada laki-laki. Namun
jika seorang istri
menghidangkan minuman kepada suaminya yang baru pulang
kerja, maka itu
mereka anggap sebagai pelecehan terhadap martabat
perempuan. Padahal Allah
telah menentukan keluarga sebagai sebuah struktur
organisasi masyarakat
dengan sebuah model kepemimpinan yang digariskan
berdasarkan pertimbangan
seluruh aspek kemanusiaan lelaki dan perempuan."
"Abang adalah pemimpin saya. Sayalah yang perlu meraih
dan menciumi tangan
Abang. Ini upaya kebaikan yang bisa saya lakukan."
"Jazakillahi khoiron. Sesungguhnya lurusnya jalan saya
sebagai suami serta
ketaatan Adik sebagai istri-lah yang menjadi tulang
punggung keberhasilan
kepemimpinan keluarga ini. Mengenai salaman tak ada
salahnya jika suatu
saat saya yang meraih dan mencium tangan Adik. Namun
kenyataannya Adiklah
yang selalu mendahului saya."
"Saya Ridho......"
=====
Maemun Maemun
Bischofsholer Damm 85, Zi. 431
30173 Hannover
Telp. (49-911) 472 05 44
Handy (49) 175 503 60 11
E-mail : [EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
-------------------------------------------
Berjuang tuntaskan perubahan...
===================================================
bumiNya, Tuesday Wage 14,09,2004
Lare Grage
mailto:[EMAIL PROTECTED]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/