"Ngapain, Wir! Cengar-cengir saja? Ada berita bahwa mayat hancur korban ledakan itu ternyata korban tewas pengendara motor, kok malah cengengesan?"
"Lho harusnya kan Sampeyan senang toh, Kang Klowor. Orang terbukti bahwa mayat hancur itu bukan pelaku bom bunuh diri kok. Kan ber- arti ada kemungkinan pengebomnya masih hidup, atau malah sekalian hancur lebur... hehehehe... atau moksya dengan raganya langsung nyemplung surga...." "Husssy! Ngawur aja, ke surga kok nyemplung?!" "Lhoh, katanya kalau mati syahid itu tak perlu dihisab... jadu ya langsung saja nyemplung... padahal di situ banyak bom berledakan... hehehe, di surga kok malah tutup kuping melulu.... kak-kak-kak....!" "Yang serius ah, terus sekarang gimana nih, setelah terbukti 3 mayat hancur itu adalah Suyatno, Martinus dan Arman yang gugur dalam melaksanakan tugas mencarinafkah keseharian? Hayo, masih seperti Kapolri, menuduh kelompok JI lagi?" "Huuuu.... orang semua bisanya cuma menuntut aja kok. Ndak mbantu ndak apa, malah menuntut melulu. Sekarang tak tanya Kang Klowor, Muhammadiyah itu banyak ndak anggotanya?" "Ya banyak, ada kali 30 juta lebih...." "Lha tapi kok pucuk pimpinannya hanya ngomong bengini: * A Syafii Maarif Ketua PP Muhammadiyah Kami mengutuk sekeras-kerasnya pengeboman itu sebagai tindakan biadab tidak berperikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai agama. Kami mendesak pemerintah untuk melacak dan menindak pelaku dengan hukuman seberat-beratnya. Kami sangat berduka cita sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarganya.* Lho kan, bisanya masih sebatas sampai mengutuk, lalu mendesak pemerintah untuk melacak dan menindak.... lha mbok dibantu gitu lho pemerintah dan aparat itu untuk melacak, paling tidak berani menjamin bahwa anggota or- ganisasinya bersih...." "Hussy! Kau itu.... ngawur....!" "Tanya lagi, PKS itu besar nggak, Kang?" "Ya lumayan, orang pemilu legislatif kemarin kan dapat 7 persen lebih, berarti ya lebih dari 8 juta kan...." "Lha iya, itu juga gitu. Presidennya hanya menya- takan begini: * Hidayat Nur Wahid, Presiden Partai Keadilan Sejahtera: Kami sampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban ledakan. Kepada yang terluka agar tetap diberikan ketabahan dan disembuhkan. Bagi yang meninggal, agar seluruh amalnya diterima Allah SWT. Kami mengutuk peledakan itu dan mendesak aparat mengusut tuntas.* ... Lho kan, hanya sampai mendesak aparat. Mbok langsung omong kepada anak buahnya, ikut membantu mengusut. Siapatahu ada yang kenal dengan Dr Azhari dan M. Top... hehehe, kan jadi tambah ngetop PKS nanti kalau begitu... " "Iya, ya... Lah tapi nggak hanya Muhammadiyah dan PKS lho Wir yang cuma menuntut. Yang NU juga gitu kok... coba nih baca pernyataan Ketua Umumnya: * Hasyim Muzadi Ketua Umum PBNU (tak aktif)*: Bom ini malah mempersulit posisi Indonesia di dunia internasional, baik menyangkut ekonomi, politik, maupun antarnegara. Pemulihan kita pun jadi terganggu. Para pelaku mesti ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.* Lho iya kan? Serupa dengan Muhammadiyah yang lebih kecil...." "Tak hanya itu, Kang... malah Aa Gym yang ribut dengan orang minta dicium di filem (tapi nggak jadi), ini malah ada bom begini pernyataannya:* KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid Kepada saudara-saudara yang melakukan kerusakan, ketahuilah itu hanya menyakiti orang lain. Saya sangat terpukul atas tindakan itu. Apalagi dikaitkan dengan label agama. Saya berharap masyarakat dunia bertindak adil dan tidak menjadikan kasus ini untuk mendiskreditkan suatu agama.* Heheheeh, tapi lumayan beliau berani 1menunjukkan keterpukulannya.... Tapi ya gimana ya, Kang?" "Iya Wir, malah ada yang lebih sadis lagi. Ini Wasekjen PAN ini malah to the point menuntut Kapolri dan Kepala BIN mundur: *Alvin Lie Wasekjen Partai Amanat Nasional: Kami menuntut Kapolri dan Kepala BIN mundur dari jabatannya. Karena, bom yang terjadi di Kedubes Australia adalah yang kelima kalinya setelah di BEJ, rumah Kedubes Filipina, bom Bali, dan bom Hotel JW Marriott. Mereka tidak becus melindungi warga negara.* Ho'oh kan?" "Lho, dia kan mewakili rakyat... hehehehe, malah tadi di suatu milis ada juga pernyataan Hisbut Tahrir Indonesia juga menuntut thok kepada aparat. Kok nggak ada seperti orang yang panuan, ya Kang? Lho, bener kan... Kang lehermu ada panunya....! Masak nggak kerasa gatal sih....? "Wah sembarangan ki... bener ya? Cobak ambilkan cermin Wir... wah blaik ini... pantes gatel gatel melulu...." "Qe-qe-qe.... mauku ya gitu itu lho Kang, kalau dikatai orang panuan itu mbokya berupaya melihat diri sendiri terus cari anti panu apa digorok laos, kok malah nyuruh orang lain cari cermin... hahahahahahaaaa.....!" "Sembarangan ki, ngerjain kau ya... Sempruuuuul!" ===== mBah Soeloyo ===================================== Suradira Jayaningrat Lebur dening Pangastuti Ojo lali: http://www.geocities.com/soeloyo/ mampir ke:http://www.geocities.com/ulerkambang/ __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers! http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

