> Fyi,
> Cuma jadi wacana pemikiran aja....dicomot dari millist tetangga
>
> =============
>
> Ilmu Pengetahuan Sains" Islam: Apakah Al-Quran Islam
> Mengandung Keajaiban-keajaiban Ilmiah?
>
> Lewat sepuluh tahun terakhir semakin banyak kaum Muslim
> menyatakan Qur'an sebagai buku yang penuh berisi
> keajaiban-keajaiban ilmu pengetahuan. Banyak web site,
> buku-buku dan video diproduksi yang menyatakan bahwa Islam
> adalah benar-benar suatu agama yang bersumberkan
> keilahian, menyebutkan pernyataan-pernyataan yang kononnya
> "secara ilmiah akurat" dalam Qur'an dan Hadis. Banyak dari
> karya-karya ini memperkenalkan pernyataan-pernyataannya
> dengan kalimat seperti:
> "Satu dari hal yang paling luar biasa dalam Quran adalah
> bagaimana ia menguraikan ilmu pengetahuan. Quran yang
> dinyatakan kepada Muhammad (saw) pada abad ke 7 berisikan
> fakta-fakta ilmiah menakjubkan yang sedang ditelusuri di
> abad ini. Para ahli ilmu pengetahuan terkejut dan kerap
> terbungkam saat mereka diperlihatkan betapa terperinci dan
> akuratnya beberapa ayat dalam Quran tentang ilmu
> pengetahuan moderen.."
> Artikel ini akan menghadapi pertanyaan ini, sebagaimana
> juga menghadapi berbagai ayat-ayat dari Qur'an yang
> disebut kaum Muslim sebagai keajaiban ilmu pengetahuan.
> Artikel ini juga akan melihat berbagai kejanggalan ilmu
> pengetahuan yang ditemukan dalam Qur'an dan Hadis yang
> tidak disebut oleh banyak kaum Muslim.
> Dari sekitar 1 milyar kaum Muslim di bumi, 90% adalah
> Suni. Oleh karena itu, artikel ini akan menghadapi
> ajaran-ajaran Islam Suni. Literatur hadis adalah, hampir
> semuanya, khas Islam Suni, dimana sekte lainnya (Syiah,
> Submitter, Sufi) tidak menganggap tulisan-tulisan tersebut
> semulia sebagaimana yang kaum Suni lakukan. Sebagai
> contoh, sekte Islam Syiah tidak mempercayai dan tidak
> mengimani langsung koleksi hadis sekte Suni, walau pun
> mereka berjumlah kurang daripada sekte Suni itu. Karena
> itu, menyebutkan berbagai Hadis dalam kajian ini hanya
> relevan di dalam suatu diskusi mengenai Islam sekte Suni.
> 1 ] Penciptaan Bumi
> Para kaum cendekia moderen telah mengkritik Alkitab
> tentang pernyataannya bahwa Bumi diciptakan dalam enam
> hari. Hal ini sudah dianggap hanyalah sebagai suatu mitos
> yang dibuat oleh orang jaman dahulu kala untuk menjelaskan
> bagaimana dunia diciptakan. Qur'an telah membuat kesalahan
> yang sama mengenai kwantitas waktu yang dibutuhkan dalam
> penciptaan bumi, sebagaimana terlihat dalam ayat berikut
> ini:
> Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi, dan
> apa yang ada antara keduanya, dalam enam masa, dan Kami
> sedikit pun tidak ditimpa keletihan.
> (Qur'an 50:38)
 > Adalah suatu fakta yang sudah diketahui bahwa Muhammad
> berhubungan dengan kaum Yahudi dan Kristen, dan banyak
> bagian dari Qur'an yang mengikuti Alkitab. Sementara
> Qur'an tidak memiliki pernyataan Alkitab dimana "pada hari
> yang ke tujuh Allah beristirahat" (Kejadian 2:2) Qur'an
> masih tetap menyatakan bahwa bumi tercipta dalam enam
> hari.
 > Kaum Muslim yang berusaha untuk mensejajarkan Qur'an
> dengan ilmu pengetahuan moderen, menunjukkan bahwa Qur'an
> juga mengatakan bahwa sehari bagi Allah dan para malaikat
> adalah sama dengan 50,000 tahun (Qur'an 70:4). Dalam
> mengutip ayat ini, kaum Muslim berusaha menyampaikan bahwa
> dunia diselesaikan dalam 300,000 ( 6 x 50,000) tahun.
> Walaupun merupakan usaha yang bagus, pada kenyataannya
> tetap tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan moderen, yang
> menyebutkan bahwa butuh waktu beberapa milyar tahun bagi
> Bumi untuk mencapai tahap ini. Miliaran tahun berlalu
> sebelum adanya tanaman, hutan, maupun binatang-binatang.
> Selanjutnya, pernyataan tersebut membukakan Qur'an kepada
> lebih banyak kritik. Ayat yang menyatakan tanpa bukti
> sehari sama dengan 50,000 tahun (Qur'an 70:4) menyebutkan:
> "Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada
> Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu
> tahun."Ayat ini sebenarnya seperti mendiskusikan tentang
> kecepatan waktu tempuh bagi para malaikat. Kemungkinan
> mengatakan bahwa para malaikat dapat menempuh perjalanan
> dalam sehari, suatu kwantitas jarak yang bagi mahluk
> lainnya butuh 50,000 tahun untuk menyelesaikannya. Tujuan
> saya bukan untuk menawarkan tafsiran-tafsiran alternatif
> bagi kisah ini. Bagaimanapun, saya mendebat pernyataan
> bahwa ayat ini menyebutkan sehari setara dengan 50,000
> tahun karena hal itu menyangkal bagian-bagian Qur'an
> lainnya!
> Sehari tidak mungkin sebanding dengan 50,000 tahun karena
> menurut Qur'an, sehari sebanding dengan 1,000 tahun
> manusia (Qur'an 22:47 & 32:5). Selanjutnya, dengan
> menyatakan Allah butuh 300,000 tahun untuk menciptakan
> Bumi adalah mempermalukan Tuhannya Islam, karena saat ia
> menciptakan, ia berkata "Jadilah!" Lalu jadilah ia (Qur'an
> 2:117).
> 2 ] Qur'an tentang Embriologi
> Di tahun 1982 Keith Moore, seorang profesor di Universitas
> Toronto, menghasilkan sebuah buku berjudul "The Developing
> Human, edisi ke 3". Dalam buku ini Moore menyatakan
> keterkejutannya mengenai bagaimana perkembangan embrio
> dikisahkan dalam Qur'an. Moore akan melanjutkan membuat
> edisi bukunya yang keempat dan kelima, juga buku lainnya
> yang berjudul "Human Development as described in the Quran
> and Sunnah" (Perkembangan Manusia seperti yang dilukiskan
> dalam Quran dan Sunnah), yang mana semuanya itu disebut
> oleh banyak kaum Muslim dengan rasa bangga. Moore dan para
> kaum Muslim pendukungnya merujuk kepada ayat berikut ini:
> "Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani dalam tempat
> yang kokoh; Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal
> darah; lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal
> daging; dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang
> belulang lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan
> daging; kemudian Kami jadikan dia makhluk yang lain."
> (Surah 23:13-14)
> Tentu saja, sepintas, ini terlihat seperti suatu
> pernyataan yang luar biasa yang dihasilkan seorang "Arab
> dari padang pasir abad ke 7". Namun, dengan penelitian
> yang lebih dekat, seseorang akan menyadari adanya
> penjelasan maupun kesalahan bagi ayat ini. Pertama kita
> harus bertanya apakah ini merupakan suatu teori yang asli,
> dan kedua kita harus bertanya apakah itu benar.
> Banyak orang yang terkagum-kagum dengan disinggungnya
> sperma di dalam ayat ini. Tetapi ini tidaklah istimewa.
> Sejak permulaan jaman manusia telah sadar akan "benih"
> yang dikeluarkan oleh zakar saat persetubuhan. Alkitab,
> yang merupakan teks yang jauh lebih tua daripada Qur'an
> menyampaikan kisah tentang seorang lelaki yang dibunuh
> oleh Tuhan karena "membiarkan benihnya tumpah ke tanah."
> (Kejadian 38:9-10).
> Keseluruhan kajian mengenai kehidupan manusia sebagaimana
> yang disinggung dalam Qur'an sama sekali tidak asli.
> Sementara kaum Muslim berusaha menegaskan bahwa Muhammad
> membuat pernyataan-pernyataan ini sebelum para ilmuwan
> menemukannya, mereka keliru. Teori-teori mengenai
> pembentukan seorang anak di dalam rahim telah dikemukakan
> oleh Aristotles sekitar 1,000 tahun sebelum Qur'an
> ditulis. Kenyataannya Aristotles dengan tepat melukiskan
> fungsi dari tali pusar, sesuatu yang tidak disebutkan
> dalam Qur'an, menunjukkan bahwa para filsuf yang telah ada
> sebelumnya sadar akan hal-hal serupa yang disebutkan
> Muhammad dan lainnya. Setiap bahasan mengenai perkembangan
> manusia dalam Qur'an serupa dengan teori-teori Romawi dan
> Yunani. Perhatikan ayat berikut yang membahas tentang
> sperma/air mani :
> "Dia diciptakan setetes (sperma) yang terpancar -- Yang
> keluar dari antara tulang punggung dan tulang rusuk."
> (Surah 86:6-7)
> Jelas ayat ini salah, dan jelas memiliki sumber pada
> teori-teori sebelumnya. Pertama-tama, bagi sperma/air mani
> untuk berasal dari antara punggung dan tulang rusuk sama
> saja berarti berasal dari ginjal! Kita tahu bahwa sperma
> diproduksi dalam buah pelir, namun orang-orang di jaman
> Muhammad tidak mengetahui hal ini. Sebelas abad sebelum
> Muhammad, Hipokrates dokter berkebangsaan Yunani
> merumuskan bahwa sperma mengalir melewati ginjal kedalam
> zakar. Selama berabad-abad ini adalah keyakinan yang
> diterima (dan keliru) mengenai asal muasal sperma.
> Ada beberapa yang menyatakan Muhammad tidak memiliki
> hubungan dengan orang-orang Yunani maupun Romawi. Arab di
> jaman sebelum Islam jelas memiliki hubungan dengan
> Byzantium, Siria (Syam), Mesir, Persia, dan Babilonia. Ada
> banyak orang Yahudi dan Kristen yang tinggal di daerah
> itu, dan mereka akrab dengan filosofi Yunani ataupun
> Romawi. Orang-orang Kristen berhubungan dengan Roma.
> Orang-orang Yahudi berhubungan dengan Babilonia dan
> Persia. Sangat mudah untuk melihat bagaimana teori-teori
> serupa mengenai perkembangan embrio sampai kepada telinga
> Muhammad.
> Akhirnya, kembali kepada ayat yang berbicara mengenai
> perkembangan anak sebelum dilahirkan, saya akan berkata
> mereka juga keliru. Qur'an mengatakan bahwa gumpalan darah
> kemudian menjadi tulang dan kemudian Tuhan "membungkus
> tulang dengan daging" (Surah 23:13-14). Adalah suatu fakta
> ilmiah bahwa jaringan terbentuk lebih dulu, dan tulang
> tumbuh sesaat kemudian, dan terus bertambah kuat (dengan
> membangun kalsium) bertahun-tahun setelah kelahiran. Oleh
> sebab itu, ini sudah jelas adalah satu dari banyak
> ketidakcermatan ilmiah dalam al-Qur'an.
> Ketidakmasukakalan Ilmu Pengetahuan dalam Qur'an dan Hadis
> Untuk percaya kepada Qur'an adalah untuk tidak berpikir
> secara rasionil. Ada banyak kisah dan kesalahan-kesalahan
> ilmiah dalam teks Qur'an, dan Hadis. Kaum Muslim menerima
> berbagai kemustahilan ilmu pengetahuan dengan ketaatan
> yang buta. Dunia telah berkembang secara keseluruhan, dan
> telah melepaskan banyak ketakutan-ketakutan dan
> takhyul-takhyul yang dimiliki oleh peradaban primitif dari
> masa lampau. Sayangnya, karena teks Qur'an dita'zimkan,
> orang-orang tidak mempertanyakan berbagai konsep-konsep
> takhyul yang seharusnya dapat diatasi kaum Muslim sejak
> dahulu.
> Untuk memulai, saya akan memberikan contoh tentang suatu
> dongeng yang berasal dari kebudayaan Hindu. Berdasarkan
> tradisi Hindu, dewa Siwa meninggalkan isterinya sendirian
> di rumah untuk waktu yang lama. Suatu hari isterinya
> mengambil kulit dari tubuhnya sendiri, dan menggunakannya
> untuk membuat seorang anak. Anak itu digunakan untuk
> melindungi dia, dan juga rumah. Ketika Siwa pulang, anak
> itu menolak untuk membiarkannya masuk ke rumah. Tanpa
> keraguan Siwa menarik pedangnya dan memenggal anak itu.
> Isteri Siwa sangat marah, dan untuk memperbaiki apa yang
> telah ia perbuat, Siwa pergi dan memenggal kepala seekor
> gajah, dan meletakkannya pada tubuh anak itu. Inilah
> sebabnya mengapa dewa Hindu Ganesha memiliki tubuh
> manusia, namun berkepala gajah.
> Sekarang setelah saya sampaikan kisah ini, akankah seorang
> Muslim mempercayainya? Tentu saja tidak. Ini adalah kisah
> yang tak masuk akal. Tak ada gunanya mendebat permasalahan
> ini, sudah jelas bahwa ini tidak benar. Ini adalah kisah
> yang diciptakan oleh suatu kebudayaan primitif. Jika mudah
> untuk mencermati bahwa ini adalah suatu dongeng, mengapa
> begitu sulit bagi kaum Muslim untuk melihat
> dongeng-dongeng di dalam teks mereka sendiri?
Saya
> sekarang akan memberikan penjelasan singkat mengenai
> sebagian dari kesalahan-kesalahan ilmu pengetahuan dalam
> Qur'an.
> 3 ] Cerita Pertuturan Sempurna Hazrat Isa Almasih semasa
> Baginda Seorang Bayi
> Qur'an memberitahukan kita bahwa 'Isa Al-Masih sebagai
> seorang anak dapat berbicara dengan kalimat-kalimat yang
> utuh di umur yang baru sehari (Surah 19:29-33)! Padahal
> cerita ini langsung tidak dapat didalam Kitab Suci Injil.
> Sementara kaum Muslim dan Kristen memperdebatkan
> pengetahuan ilmiah yang tertulis dalam halaman-halaman
> Qur'an, seorang pemikir yang berakal sehat dapat melihat
> dengan jelas bahwa gagasan seorang bayi yang berbicara
> adalah menggelikan. Sebenarnya, ini adalah suatu kisah
> (mitos) yang diangkat oleh Muhammad, dan disisipkan
> kedalam teks Qur'an.
> Untuk kemustahilan-kemustahilan ilmu pengetahuan
> selanjutnya lihat Hadis berikut ini:
> 4 ] Batu dan Pohon yang Bercakap-cakap
> Sahih Muslim, Kitab 40, Nomer 6985:
> Dikisahkan oleh Abu Hurayrah:
> Rasul Allah (saw) berkata: Saat terakhir tak akan datang
> kecuali bila kaum Muslim bertempur melawan Yahudi dan kaum
> Muslim akan membunuh mereka hingga bangsa Yahudi akan
> menyembunyikan diri mereka di balik sebuah batu atau
> sebatang pohon dan sebuah batu atau sebatang pohon akan
> berkata: "Muslim, atau pelayan Allah, ada seorang Yahudi
> dibalikku; datang dan bunuh dia"; tetapi pohon Gharqad tak
> akan berkata-kata, karena itu adalah pohonnya bangsa
> Yahudi.
> Orang yang berakal sehat dapat dengan cepat menyadari
> kekonyolan dasar dari Hadis ini. Ada kesalahan secara
> ilmiah di banyak tingkatan. Pertama, gagasan tentang
> bebatuan dan pepohonan yang berbicara adalah dari dunia
> cerita dongeng. Bagi batu maupun pohon untuk berbicara,
> perlu otak, paru-paru, tali suara yang tepat, dan
> pemahaman mengenai bahasa yang dipergunakan. Yang sama
> mengganggunya adalah pernyataan bahwa satu dari pepohonan
> ini, pohon Gharqad, akan berpihak pada orang-orang Yahudi.
> 5 ] Awan yang Berbicara
> Bila pemikiran tentang pepohonan dan bebatuan yang
> berbicara belum cukup, Qur'an mengatakan tentang awan yang
> dapat berbicara. Allah berkata kepada awan "datanglah
> dengan suka hati atau terpaksa" dan mereka menjawab "kami
> datang dengan suka hati" (Surah 41:11). Kebanyakan pembaca
> melewati begitu saja ayat ini, namun banyak pertanyaan
> timbul saat menganalisanya. Pada batasan apa uap air
> memiliki kesadaran? Adakah air merupakan molekul yang
> hidup? Dengan dua tom hidrogen, dan satu oksigen,
> dimanakah otak maupun mulut yang dibutuhkan untuk
> berbicara?
> Kisah-kisah mengenai benda-benda mati (bebatuan, dsb) yang
> bertindak sebagaimana mahluk-mahluk hidup juga ditemukan
> dalam Qur'an. Ada kisah-kisah tentang pegunungan yang
> memiliki rasa takut (surah 33:72). Ketakutan adalah suatu
> emosi yang disebabkan oleh reaksi-reaksi kimiawi dalam
> otak. Apakah pegunungan, yang menghasilkan batu dan debu,
> yang punya otak dengan reaksi-reaksi kimiawi tersebut
> nyata?
> 6 ] Matahari Terbenam ke dalam Air Berlumpur di Bumi.
> Satu kesalahan pokok secara ilmiah dalam Qur'an dapat
> dilihat di ayat-ayat berikut ini:
> "Dan ia menelusuri jalan; Hingga, ketika dia telah sampai
> ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam
> di mata air berlumpur, dan mendapati di situ segolongan
> umat. Kami berkata: Hai Zulkarnain! Kamu boleh menyiksa
> atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka." (surah
> 18:85-86)
> Ini adalah satu kesalahan besar ilmu pengetahuan yang
> utama dalam Qur'an. Seseorang berjalan hingga ia mencapai
> tempat bersinarnya matahari, dan menyaksikannya bersinar
> di sebuah mata air berlumpur. Ilmu pengetahuan moderen
> telah mengajarkan kita bahwa bumi berputar mengelilingi
> matahari. Ayat di atas yang dikutip dari Qur'an sepertinya
> menyatakan bahwa mataharilah yang bergerak, sekaligus
> terletak di bumi! Bila matahari menyentuh permukaan bumi,
> semua akan terbakar, dan semua kehidupan akan mati.
> 7 ] Jin Sebagai Pengantara Berita dari Syurga
> Keanehan lainnya adalah mahluk khayalan yang dalam Islam
> disebut sebagai Jin. Ada orang-orang Muslim yang percaya
> bahwa Jin saling berdiri di atas bahu sesama mereka hingga
> menuju surga, dan menyimak apa yang sedang dipercakapkan.
> Ada Hadis yang dikisahkan oleh Aisha (Sahih Bukhari Jilid
> 9, Kitab 93, Nomor 650) yang mengatakan para tukang ramal
> dan cenayang menerima sebagian informasi mereka dari Jin
> yang secara sembunyi-sembunyi mendapatkan info ini dengan
> menyimak percakapan di surga. Qur'an mengatakan bahwa
> bintang-bintang diciptakan untuk membela surga dari para
> pencuri dengar (Qur'an 37:6-8), sekaligus juga mengatakan
> bahwa bintang-bintang tersebut dipergunakan sebagai
> senjata (proyektil) untuk mengusir mereka (Qur'an 67:5).
> Pertama-tama, jika Jin dapat mencapai surga dengan saling
> berdiri di bahu sesama mereka, berarti surga ada dalam
> jarak tertentu dari bumi. Jika ini benar, maka pada
> akhirnya kita akan dapat terbang ke surga dengan pesawat
> angkasa, atau melihatnya dengan teleskop. Yang lebih buruk
> dalam teori ini adalah gagasan bahwa bintang-bintang
> digunakan untuk melempari Jin. Bintang-bintang pada
> dasarnya adalah benda yang tak bergerak, tapi orang dapat
> memaklumi bagaimana orang-orang Arab pada abad ke 7
> mungkin terpesona oleh pemandangan langit. Kisah ini
> seakan menyalahartikan meteor (bintang jatuh) dengan
> bintang. Pengarang Qur'an dan Hadis mungkin mengira
> bintang dan "bintang jatuh" adalah sama, pada kenyataannya
> mereka berbeda.
Memang sudah ada teleskop atau pesawat yang dapat terbang ke surga??
> 8 ] Manusia Dapat Memahami Bahasa-bahasa Serangga dan Hewan
> Menurut Qur'an ada manusia yang dapat memahami percakapan
> para binatang (Qur'an 27:18-19). Sementara para ahli ilmu
> hewan telah menyusun cara-cara berkomunikasi dengan monyet
> dan simpanse, belum ada manusia yang dapat memahami
> "bahasa" dari spesies yang berbeda dengan kita. Kemampuan
> untuk berbicara seperti manusia terbentuk oleh otak yang
> telah berkembang dengan pola-pola pikir yang kompleks,
> sesuatu yang tidak dimiliki oleh kebanyakan binatang.
> Sebab itu, menganggap bahwa manusia dapat memahami bahasa
> binatang adalah menggelikan.
> Apa yang lebih buruk adalah ayat-ayat yang menyebutkan
> bahwa orang ini mendengar percakapan para semut! Adalah
> fakta ilmu pengetahuan bahwa semut tidak memiliki pola
> kemampuan berbicara. Mereka berkomunikasi lewat secara
> kimiawi, dan semacam aroma. Dengan kata lain mereka
> berkomunikasi lewat penciuman, bukan suara! Kesalahan
> besar ini dapat dipahami, karena orang awam Arab dalam
> abad ke tujuh tidak akan mengetahui ini. Bagaimanapun
> kurangnya pengetahuan tentang dunia hewan membuktikan
> kemanusiaan sebagai sumber teks Kitab itu, dan
> memustahilkan teori-teori tentang Quran yang berasal dari
> Tuhan.
> 9 ] Bulan dan Bintang - Lampu-lampu ?
> Qur'an menyebutkan bahwa Allah menciptakan langit
> berlapis-lapis. Dia menciptakan tujuh langit, dan
> menghiasi langit yang terendah dengan lampu-lampu (Surah
> 67:3-5) dan memperindahnya dengan kecantikan
> bintang-bintang (Surah 37:6). Qur'an juga mengatakan bahwa
> bulan ada di dalam ketujuh langit ini (Surah 71:15-16).
> Jika bintang-bintang (lampu-lampu) berada di langit yang
> terendah, mereka dapat lebih dekat ke bumi dari pada
> bulan, atau sekurang-kurangnya memiliki jarak yang sama
> terhadap bumi sebagaimana bulan. Kedua-duanya secara
> ilmiah tidak benar. Adalah suatu kenyataan yang sudah
> diketahui bahwa bintang-bintang berada lebih jauh lagi
> daripada bulan.
> 10 ] Hewan Seperti Monyet Islam Harus direjam Seperti Manusia
> Hadis berikut ini berbicara tentang para monyet yang
> adalah Muslim:
> Sahih Bukhari Jilid 5, Kitab 58, Nomor 188:
> Disampaikan oleh 'Amr bin Maimun:
> "Saat jaman jahiliyah sebelum Islam saya menyaksikan
> seekor monyet betina dikelilingi oleh sejumlah monyet.
> Mereka semua melemparinya dengan batu, karena monyet
> betina itu telah melakukan perzinahan. Saya pun, ikut
> melempari batu bersama mereka."
> Ini adalah peraturan dalam Islam bahwa wanita yang
> melakukan perzinahan akan dilempari batu. Menurut Hadis
> Sahih Bukhari di atas para monyet juga dikenai hukum ini.
> Hukum-hukum syariah apa lagi yang diikuti oleh para
> monyet? Apakah mereka juga diwajibkan untuk melakukan
> ziarah ke Mekah? Apakah mereka diwajibkan membaca Qur'an?
> Apa yang merupakan perzinahan dalam dunia monyet? Ini
> hanyalah dongeng semata. Mirip dengan cerita yang terdapat
> dalam Ramayana, suatu syair kepahlawanan Hindu kuno, yang
> berkisah tentang monyet Hanuman, dan bangsanya, bertarung
> untuk menguasai kerajaan monyet.
> 11 ] Kuasa Kaum Wanita dan Anjing Untuk Membatalkan Solat
> Ada suatu Hadis (Sahih Bukhari Jilid 1, Kitab 9, Nomor
> 490) yang mengatakan bahwa jika seorang wanita dan seekor
> anjing lewat di depanmu saat engkau sembahyang, doa itu
> tak akan sampai ke surga. Sementara terdapat pengertian
> yang tidak sehat, sempit dan chauvinis disini, saya
> tertarik untuk perhatikan pada aspek ilmiahnya, yang cukup
> lucu.
> Ada apa dengan wanita dan anjing yang membatalkan doa?
> Adakah orang yang bersholat terpengaruh oleh sejenis
> gelombang sonik yang dihasilkan oleh wanita dan anjing?
> Jelas tidak ada penjelasan ilmiah terhadap hadis yang tak
> masuk akal lagi karut ini. Tak seorangpun perlu terkejut
> akan hal ini, sebagaimana banyak Hadis yang mengatakan
> bahwa para anjing adalah jahat, dan harus dibunuh. Sahih
> Bukhari Jilid 4, Kitab 54, Nomor 540 menyebutkan secara
> jelas: "Nabi Allah memerintahkan bahwa anjing-anjing harus
> dibunuh."
> 12 ] Perintah-perintah yang Tidak Seimbang Bagi Hewan-hewan
> Tentu saja ketika sampai kepada pembunuhan binatang,
> berlaku hukum-hukum berbeda bagi jenis-jenis yang berbeda.
> Anjing dibunuh seketika, tetapi ular mendapatkan pertama
> kali peringatan secara lisan jika datang ke rumahmu. Jika
> ular datang untuk kedua kalinya, bunuh ia (Sunan Abu Dawud
> Kitab 41, Nomor 5240). Hal yang menarik berkenaan dengan
> Hadis itu adalah kenyataan bahwa ular tidak dapat
> mendengar. Adalah cukup buruk menganggap bahwa binatang
> apapun akan memahami peringatan lisan kamu, tetapi
> menganggap dan mengajar bahwa seekor binatang yang tuli
> akan mengerti kamu adalah sangat menggelikan. Sama saja
> dengan menulis pesan kepada seekor kelelawar, dan
> meninggalkannya di pintumu sehingga si kelelawar mungkin
> membacanya kemudian!
> 13 ] Air adalah Murni dan Tidak Dapat Dicemari
> Hadis berikut ini menunjukkan amalan-amalan kebersihan dan
> kesehatan yang buruk dari Muhammad dan para pengikutnya:
> Sunan Abu Dawud Kitab 1, Nomor 0067:
> Dikisahkan Abu Sa'id al-Khudri:
> "Saya mendengar bahwa orang menanyai Nabi Allah (saw): Air
> diambilkan untukmu dari sumur Buda'ah. Itu adalah suatu
> sumur dimana mayat anjing, pembalut wanita dan kotoran
> manusia dibuang. Nabi Allah (saw) menjawab: Sesungguhnya
> air adalah murni dan tidak tercemar oleh apapun."
> Persoalan di sini bukan kesehatan, namun lebih kepada
> kurangnya pemahaman ilmiah tentang bakteri, virus, dan
> kuman yang dapat hidup dalam air. Kotoran tubuh adalah
> penyebab umum air menjadi tercemar Escherichia coli (E.
> coli), bakteri yang biasanya terdapat dalam usus besar
> yang mematikan bagi manusia bila termakan. Air yang
> tercemar mayat anjing ataupun cairan haid dapat menjadi
> sama bahayanya.
>
> Kesimpulan
> Kaum Muslim menyebutkan mujizat-mujizat ilmiah yang
> dinyatakan tanpa bukti di dalam Qur'an dan Hadis untuk
> mencoba dan membuktikan dasar keilahian keyakinan mereka.
> Dalam kajian singkat mengenai ilmu pengetahuan Islam ini,
> pernyataan-pernyataan ini telah ditolak. Jelas tak ada
> kekuatan gaib yang memberikan Muhammad 'informasi ilmiah
> sains' ini. Sebanyak tigabelas kekeliruan dan
> kesilapan-kesilapan serta perselisihan sudah terhurai di
> atas. Sementara kaum Muslim mendebat bahwa pengetahuan
> ilmiah yang sudah maju dalam Qur'an itu adalah merupakan
> tanda dari keilahian asal mereka, tokoh-tokoh dan pemikir
> yang rasionil menunjukkan bahwa kekeliruan-kekeliruan
> ilmiah yang banyak dan nyata serta perselisihan dalam
> Qu'ran itu menunjukkan kepada asalnya yang sesungguhnya
> dari tangan dan kata-kata manusiawi.
>
>
>





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke