Energi, Daya-daya Minor, Insting... Kemudian Pikiran
(Catatan Setelah Mengenal Teknik Liong) 
ditulis oleh Pangapora <[EMAIL PROTECTED]>


Pemetaan manusia sebagai jasad dan ruh telah membuat
pengkotakan yang ingin membantu manusia mengenali
keberdayaan dirinya. Selain daya yang dihasilkan oleh
fisik, daya insting dan pikiran telah dikenal sejak
lama. Daya insting dan pikiran mempunyai persamaan:
kedua-duanya sama-sama bertujuan mengembalikan jiwa
pada keadaan murni dengan cara menajamkan intuisi.

Tetapi sayang, masyarakat umumnya masih memahami daya
insting/pikiran tak bisa dicampur adukkan dengan daya
fisik. Banyak yang belum secara sungguh-sungguh
memahami kemungkinan interaksi yang lebih efektif dari
dua orientasi pemahaman daya tersebut. Daya
insting/pikiran ditempatkan dalam sebuah posisi yang
tak menguntungkan: lebih sakral, lebih sulit
dijangkau. Lingkungan tanpa disadari membuat paradigma
semacam ini menjadi warisan turun temurun.

Saya mempunyai pengalaman yang berbeda. Lingkungan
saya membentuk sebuah asumsi lain: insting secara
sadar mencoba dibangkitkan untuk menggantikan
keberadaan pikiran. Meditasi, konsentrasi mengosongkan
pikiran untuk mengembalikan "diri yang murni", adalah
orientasi utama lingkungan saya. Pikiran pelan-pelan
dibunuh. Tetapi orang-
orang yang membuat paradigma ini mempunyai
pengertiannya sendiri. Mereka menganggap insting lebih
bersih dari pikiran. Pikiran mudah digerakkan nafsu,
sedangkan insting yang dihasilkan oleh "jiwa yang
suci" atau "diri yang murni" dikontrol oleh aturan
natural (sesuai sistem ke-Tuhanan). Mereka seperti tak
sadar, bahwa dengan
mengembalikan pikiran pada hakekat dirinya, maka
pikiran akan menjadi murni.

Liong, setidaknya mencerahkan saya. Teori menajamkan
pikiran ala Liong, tanpa konsentrasi, tanpa meditasi,
telah merubah paradigma saya tentang membangkitkan
kedayaan diri. Misalkan untuk pengobatan, selama ini,
proses-prose teori konsentrasi, seperti berdoa,
melepaskan pikiran pada titik pasrah, menjajahkan
insting pada pikiran, mengambil enersi murni dan
mengalirkannya pada yang sakit, adalah serangkaian
bangunan aktivitas yang mengebiri fungsi pikiran.
Setelah mengenal Liong, konsentrasi tak dibutuhkan.
Ketajaman pikiran bermain. Dan saya mempunyai beberapa
kesimpulan....

Bahwa: dengan menggunakan insting, kita akan terjajah
dan dikontrol oleh sesuatu yang di luar kita.
Sedangkan jika menggunakan pikiran, kitalah yang
mengontrol, bukan kita yang dikontrol. Kata seorang
kawan mengutip seorang filsuf; aku berpikir maka aku
ada.

Demikian juga dengan tradisi dzikir, doa ataupun
jampi-jampi. Itu semua tidak lain memasrahkan diri
kita pada kekuatan yang di luar kita. Membiarkan
imanensi. Jika demikian adanya, maka kita telah berada
dalam tahap yang masih mitis. Selama kita masih tak
dapat mengambil jarak pada kekuatan di luar kita, maka
kita tak akan
pernah memasuki tahapan dunia ontologis ataupun
fungsionil (meminjam istilah sosiolog Van Peursen).

Namun kenyataannya, dalam kasus paradigma Liong, saya
sadar: Liong memang mempunyai ketajaman otak
(baca:pikiran) bawaan. Pantas saja dia anti meditasi.
Dia pun dibentuk lingkungan yang membebaskan
kreasinya. Berbeda dengan kebanyakan orang yang
mempunyai daya otak rendah, mereka akan mengisi
kekurangan daya itu dengan insting. 

Bagi saya, pengalaman bersama paradigma Liong pada
saat seperti sekarang memang yang paling bisa saya
terima. Soalnya, kegiatan yang padat, sedikitnya
kesempatan bermeditasi dalam arti mengosongkan
pikiran, membuat saya harus mampu memberdayakan
pikiran lebih efektif lagi. Sepanjang hari pikiran
saya berdinamika dalam bacaan, tulisan, debat kajian,
dan pengaturan emosional melalui interaksi massa dalam
organisasi-organisasi kemahasiswaan dan pergaulan
umum. Saya harus mampu memebrdayakan pikiran saya.

Teringat juga akhirnya dengan teori Max Recall (kalau
tak salah sebut) yang beberapa tahun lalu menyampaikan
teorinya tentang ketajaman pikiran. Menurut dia,
kebanyakan manusia tidak menggunakan pikirannya secara
optimal. Rata-rata manusia hanya menggunakan 2% saja
dari kemampuan otaknya. Akibatnya, menghafal tak bisa
melebihi
batas-batas standar yang biasa. Padahal dengan
meningkatkan efektifitas otak, kita akan mendapatkan
hasil yang jauh lebih dahsyat dari yang biasa kita
peroleh.

Setelah mengenal teknik Liong, barangkali suatu ketika
saya akan mencoba cara mengalihkan perhatian,
membentuk sistem konsentrasi baru. Misalnya: dulu jika
melatih konsentrasi, pembimbing menyuruh menyalakan
perangkat audio dengan suara musik keras. Lalu kita
diminta mengosongkan pikiran dan mencoba tak mendengar
apapun. Kini, saya akan mencoba tak mendengar audio
yang diputar keras itu tetapi tidak lagi dengan cara
mengosongkan pikiran. Melainkan mengatur pendengaran
dengan kekuatan pikiran untuk tak mendengar. Atau
dengan cara lain mengalihkan pikiran untuk tak
mendengar.

Kairo, Tepi Gurun, Akhir musim panas, 16 September
2004




Iklan layanan masyarakat ini disampaikan oleh:
 
Vincent Liong Research & Development
http://groups.yahoo.com/group/vincentliong/
[EMAIL PROTECTED]


Find local movie times and trailers on Yahoo! Movies.
http://au.movies.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke