Tajuk Rencana

Selamat Datang Presiden Pilihan Rakyat

PEMILIHAN presiden putaran kedua telah berlangsung tertib dan aman, 
Senin (20/9), dan data perolehan suara untuk kedua pasangan calon 
presiden dan wakil presiden terus mengalir ke Pusat Tabulasi Nasional 
Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ini adalah pemilihan presiden pertama 
bagi bangsa Indonesia yang akan menghasilkan presiden pertama yang 
dipilih langsung oleh rakyat. Sebuah tonggak penting bagi proses 
demokratisasi di negeri ini.

Yang paling melegakan dan patut disyukuri adalah pelaksanaan 
pemilihan presiden ini bisa berlangsung dengan aman, dan mayoritas 
pemilih menggunakan hak mereka. Dengan pemilihan presiden ini, 
sekalipun masih menghadapi kelompok orang yang memilih jalan 
kekerasan untuk menyampaikan aspirasi, seperti beberapa kali serangan 
bom oleh kelompok teroris, Indonesia patut berbangga bisa merintis 
usaha membangun demokrasi dengan baik.

Apresiasi atas proses yang baik pantas disampaikan kepada seluruh 
warga bangsa yang telah dengan tekun dan gigih menjaga proses pemilu, 
dari masa kampanye, persiapan dan pemungutan suara, hingga 
penghitungan suara. Bahkan partisipasi warga masyarakat dalam 
mempersiapkan TPS (tempat pemungutan suara) terlihat lebih nyata. 
Dana dari KPU dan Pemerintah Daerah yang begitu terbatas tidak 
menyurutkan mereka untuk menyukseskan pemilu ini. Di berbagai daerah 
sangat nyata terlihat warga berusaha mengonsolidasikan sumber daya 
yang mereka miliki untuk terlaksananya pemilu. Hal itu merupakan 
wujud keseriusan mereka dan sekaligus harapan pada kehidupan politik 
yang makin demokratis.

TERLEPAS dari siapa yang menang dalam pemilihan ini, apresiasi atas 
suksesnya pemilu ini pantas juga ditujukan kepada pemerintah 
sekarang. Pemerintahan Megawati Soekarnoputri telah berhasil - dan 
ini patut dicatat-- mengantarkan Indonesia memasuki babak penting 
dalam politik yang lebih demokratis. Oleh karena itu, pemerintahan 
periode berikutnya hendaknya melihat hal itu sebagai awal yang 
penting untuk berputarnya roda demokratisasi, dan melanjutkannya 
dengan membangun kehidupan politik yang makin sejalan dengan 
keinginan rakyat.

Proses penghitungan suara hasil pemilu memang masih terus 
berlangsung. Data dari TPS di berbagai daerah mengalir terus ke pusat 
tabulasi nasional KPU. Angka perolehan suara sementara memang 
menunjukkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono - Jusuf Kalla 
mengungguli pasangan Megawati Soekarnoputri - Hasyim Muzadi, namun 
sejumlah pihak sudah ada yang berani menyatakan bahwa angka itu akan 
stabil sampai penghitungan suara final di KPU. Beberapa pihak bahkan 
sudah berani menyatakan bahwa pasangan SBY-JK akan menang. 
Penghitungan suara secara cepat (quick count) juga menunjukkan 
gambaran yang sama. Tapi, penghitungan yang sah adalah yang akan 
ditentukan oleh KPU. Yang menang pantas mendapatkan ucapan selamat 
sebagai pemimpin pilihan rakyat. Pasangan yang kalah haruslah 
menerima hasil ini dengan hati yang ihklas, karena itulah yang telah 
ditentukan oleh rakyat.

PIHAK yang akan menang hendaklah memaknai pemilihan ini sebagai awal 
dari perjuangan, bukan hasil akhir. Presiden dan wakil presiden 
pilihan rakyat harus mewujudkan kinerja yang mencerminkan 
keberpihakan pada rakyat. Presiden dan wakil presiden terpilih 
pertama harus menyusun kabinet yang harus mencerminkan harapan 
rakyat, yaitu pemerintah yang bersih, bertanggung jawab, dan 
memperbaiki kehidupan bangsa yang dilanda krisis ini. Selanjutnya, 
kabinet juga harus bekerja dengan acuan visi, misi dan program yang 
dikampanyekan, dan harus dijalankan dengan memperhatikan kepentingan 
bangsa, dan negara. Suara dan dukungan rakyat harus dimaknai sebagai 
amanat sehingga perubahan proses politik ini menjadi fajar yang cerah 
bagi bangsa Indonesia. Sementara itu, bagi pihak yang kalah, proses 
ini tidak selalu berarti akhir segalanya. Sebab, bisa menjadi 
kekuatan penyeimbang yang ikut mengontrol agar pemerintahan bekerja 
dengan serius dan dalam koridor konstitusi.

Pasangan mana pun yang memenangi pemilihan ini pantas mendapat 
ucapan "Selamat sebagai presiden dan wakil presiden pilihan rakyat." 
Dan bagi bangsa Indonesia, "Selamat telah menunjukkan indahnya 
demokrasi."




--- In [EMAIL PROTECTED], Satrio Arismunandar 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> SBY has won the election!
> Good for the Army general!
> Good for the Indonesian Armed Forces!
> Good for the USA with its "war on terror"!
> Good for the Indonesian democracy? .....Hmmm....



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke