Betul sekali bahwa sebelum Islam, penduduk di Timur Tengah banyak  beragama Kristen.  
Begitupun juga di daerah Balkan.  



Gereja di Irak adalah yang tertua di dunia. Sekarang ada chaldean church dan assyrian. 
Mereka adalah penduduk asli di Irak, dan bukan arab.  Menurut kenalan saya yang dari 
assyrian church, bahasa asli mereka pun bukan bahasa arab sebab mereka bukan orang 
arab. Jadi kalau di Indonesia, yang di daerah, berbahasa daerahnya dan di sekolah 
berbahasa Indonesia, bagi penduduk asli Irak tsb., mereka pun mempunyai 'bahasa 
daerah' nya dan berbahasa Arab sebagai bahasa nasional. 



Kehidupan beragama penduduk Kristen di Iraq lebih tenang dibawah Saddam, sebab 
pemerintahan Baath yang sekuler, meskipun dizaman Saddam merekapun ada yang kena di 
serang oleh penduduk.  Sekarang nasib mereka jauh lebih berbahaya, sebab banyak sekali 
kelompok2 yang tidak memungkinkan mereka utk beribadah dengan tenang, dan memaksa 
mereka utk mengikuti undang2 syariah.  Banyak yang sudah lari ke luar negeri.













 --- On Tue 09/21,  < [EMAIL PROTECTED] > wrote:

From:  [mailto: [EMAIL PROTECTED]

To: [EMAIL PROTECTED]

Date: Wed, 22 Sep 2004 09:21:51 +0700

Subject: [ppiindia] MELACAK JEJAK GEREJA DI TIMUR TENGAH



<br>Diambil dari Situs JARINGAN ISLAM 
LIBERAL<br><br><br>=================<br><br>MELACAK JEJAK GEREJA DI TIMUR 
TENGAH<br>Tanggal dimuat: 2/3/2004<br>Semenjak kelahirannya di bumi berabad-abad lalu, 
gereja telah<br>memiliki pengalaman sejarah yang panjang dan berliku-liku. 
Kehadiran<br>buku karangan Anton Wessels ini akan memberikan kesaksian 
berbagai<br>kisah-kisah gereja yang sangat beragam. Lebih menarik kemudian,<br>ketika 
isi buku ini ternyata berbicara secara runtut mengenai sejarah<br>kemunculan geraja di 
jazirah Timur-Tengah.<br><br>Oleh: Faiz Manshur<br><br>Judul Buku :Arab dan Kristen: 
Gereja-gereja Kristen di Timur-Tengah<br>Penulis: Anton wessels<br><br>Judul Asli : 
Arabier en Christen: Christelijke kerken in het Midden-<br>Oosten.<br><br>Penerjemah : 
Ny Tati S.L Tobing-Kartohadiprojo<br>Penerbit: PT BPK Guung mulia (anggota 
IKAPI)<br>Tebal: xxii+234 halaman<br><br><br>Secara definitif gereja pada mulanya 
adalah tempat peribadatan umat<br>beragama Nasrani. Dalam prakteknya gereja mempunyai 
prinsip yang<br>hakiki sebagai sarana "persekutuan orang-orang yang dipanggil 
untuk<br>dijadikan milik Tuhan". Definisi ini diambil dari kata Yunani<br>ekklesia 
(ek-kaleo, memanggil keluar) dan kuriake atau kuriakon<br>(milik kurios yaitu Tuhan). 
Dari sisi ini gereja ingin mewujudkan<br>persekutuan antar sesama pemeluk agama demi 
melaksanakan tugas<br>panggilan, kesaksian (baiat), dan pelayanan. Gereja yang 
memiliki<br>fungsi peribadatan dan fungsi sosial tentu saja bukan lembaga<br>eksklusif 
atau isolatif, yang menutup diri dan tidak berhubungan<br>dengan pihak-pihak lain, 
sebaliknya, gereja itu inklusif dan<br>partisipatif, terlibat dalam menganggulangi 
problem-problem sosial<br>kemasyarakatan.<br><br>Memperbincangkan institusi gereja dan 
peranannya dalam kehidupan<br>memang sangat menarik. Semenjak kelahirannya di bumi 
berabad-abad<br>lalu, gereja telah memiliki pengalaman sejarah yang panjang 
dan<br>berliku-liku. Kehadiran buku karangan Anton Wessels ini akan<br>memberikan 
kesaksian berbagai kisah-kisah gereja yang sangat beragam.<br>Lebih menarik kemudian, 
ketika isi buku ini ternyata berbicara secara<br>runtut mengenai sejarah kemunculan 
geraja di jazirah Timur-Tengah.<br>Keberadaan gereja di Timur-Tengah memang bukan hal 
baru. Bahkan<br>karena agama itu sendiri lahir negeri Timur-Tengah, tepatnya 
di<br>Palestina, sejarah pergulatan gereja tidak pernah melepaskan diri<br>dari 
konteks sejarah peradaban sosial di sana.<br><br>Lebih dari itu, sebelum kadatangan 
Islam, agama dengan gerejanya<br>telah berabad-abad hidup sebagai salah satu agama 
besar di daratan<br>Timur-Tengah. Karena itu jika masih ada klaim bahwa jazirah 
Timur-<br>Tengah identik dengan Islam atau dengan kata lain yang Arab 
pastilah<br>Islam sebenarnya adalah asumsi yang tidak benar. Memang, 
secara<br>mayoritas orang Arab tidak mau menerima kehadiran agama Kristen.<br>Sebelum 
Islam masyarakat arab lebih suka memeluk ajaran paganisme<br>atau penyembah berhala. 
Tapi itu bukan berari jazirah Arab tidak ada<br>gereja sama sekali. Di kota Sana'a 
(Ibukota Zaman) pernah berdiri<br>sebuah bangunan gereja, yang agaknya dianggap 
sebagai saingan Ka'bah.<br>(hal xvi). Di Syiria Barat telah lama berdiri gereja 
Yokobinistis<br>(monofistis), kini lazim disebut gereja ortodok Siria. 
Gereja<br>monofistis serupa juga ditemukan di kota muslim Kairo dengan nama<br>Koptis. 
Gereja-gereja tersebut digolongkan oleh penulisnya sebagai<br>gereja Maronit yang 
artinya masuk kategori ortodok.<br><br>Lain dari itu, dalam buku ini terdapat banyak 
cacatan mengenai situs-<br>situs gereja yang dengan berbagai varian sejarahnya banyak 
bertebaran<br>di negeri-negeri muslim jazirah Timur-Tengah. Membaca buku ini, 
kita<br>akan menemukan berbagai warisan-warisan sejaran gereja yang cukup<br>banyak. 
Para pengamat keagamaan yang kurang banyak meneliti tentang<br>keberadaan gereja di 
Timur-Tengah mungkin saja akan tercengang-<br>cengang membaca kisah-kisah gereja di 
sana.<br><br>Fenomena kebaradaan gereja bukan hanya sebagai sarana fisik 
semata,<br>melainkan sebagai simbol kajian kehidupan keagam
 aan. Sebagai bagian<br>integral dari realitas sosiologis, gereja mempunyai 
persinggungan<br>yang unik dengan Islam. Dikisahkan, tentang Muhamad yang 
muncul<br>sebagai nabi Islam di abad ke tujuh sesudah Kristus, pada masa<br>remajanya 
ia pernah berjumpa dengan seorang rahib dan bahkan pernah<br>mengikuti khotbah dari 
seorang pengkhotbah jalanan pada suatu pesta<br>tahunan. Demikian pula pernah beredar 
cerita tentang saudara sepupu<br>Muhamad yang beragama Kristen. Muhamad sendiri 
sebagai Nabi Islam<br>menganggap orang-orang Kristen itu sebagai ahlul kitab, 
(orang-orang<br>yang dipenuhi oleh ajaran kitab), dan tidak dikatakan sebagai 
orang<br>kafir. Hal itu, berarti mereka harus dihargai dan dibiarkan tanpa<br>diusik, 
dan tidak dipaksa untuk beralih ke dalam agama Islam,<br>sekalipun pada dasarnya 
peralihan itu sangat diharapkan.(hal xvii)<br>Persinggungan antara Islam dan Kristen 
di masa nabi dan beberapa<br>penguasa Islam pada masa-masa itu sangat 
harmonis.<br><br>Ada lagi sebuah kisah unik tentang Umar bin Khatab yang 
sedang<br>berkunjung ke Yerusalem. Ketika tiba waktunya ia menunaikan lbadah<br>Salat, 
ia segera keluar ke halaman gereja kemudian sembahyang di<br>depan tangga masuk. Tentu 
saja para pengikut setianya sekaligus orang<br>Kristen yang pada waktu 
memperhatikannya jadi bingung. "Apa yang<br>membuat seorang khalifah yang sangat 
berkuasa mau sembahyang di<br>halaman?" kira-kira begitu pikir mereka. Kemudian Umar 
menjawab<br>pertanyaan mereka: "Jika saya sembahyang di dalam gereja setelah 
saya<br>mati nanti, para pengikutku akan mengubah gereja ini menjadi masjid<br>dengan 
alasan Umar pernah salat di tempat ini." Cerita tersebut<br>terjadi pada awal 
kebangkitan Islam. Antara gereja dan masjid dalam<br>kurun waktu yang cukup lama telah 
bersinggungan secara damai. Namun,<br>ketika konflik politik, terutama pada saat Umar 
mulai melakukan<br>ekpedisi perdagangan ala kolonialisme ke wilayah luar Arab, 
gereja<br>kemudian menjadi salah satu tumbalnya. Orang-orang Kristen 
karena<br>kebetulan banyak berada di luar wilayah Arab menjadi sasaran<br>kepentingan 
ekonomi-politik khilafah Arab. Mereka disuruh masuk<br>memeluk Islam dengan cara 
melebihkan pajak atau dengan iming-iming<br>posisi kekuasaan jika mau masuk Islam. 
Islam sendiri dalam pengertian<br>politik ini tidak lagi murni menghargai perbedaan 
antar umat<br>beragama. Ada banyak fakta adanya kepentingan politik lebih 
menonjol<br>ketimbang persoalan perbedaan agama.<br><br>Nasib gereja di jazirah 
Timur-Tengah semenjak masa ini kian suram.<br>Namun, eksistensinya tidak bisa 
dihilangkan keseluruhan. Kekuatan<br>Kristen yang minoritas ternyata masih memberikan 
kesaksian bahwa<br>gereja adalah simbol peradaban umat manusia yang tidak bisa 
begitu<br>saja dihilangkan oleh ganasnya gelombang politik.<br><br>Sekalipun fenomena 
gereja sebagai simbol keagamaan umat nasrani,<br>namun di dalamnya banyak memuat 
kisah-kisah kehidupan dengan berbagai<br>persentuhan kebudayaan dengan agama-agama 
lain di sana. Suka duka<br>umat sebagai kelompok minoritas banyak digambarkan dalam 
buku ini.<br>Masing-masing tradisi semisal Kristen Ortodoks, Maroit, 
Koptik,<br>yakobit, Nestorian, dll terekam secara empiris.<br><br>Akhirnya, penting 
untuk bagi kita umat beragama untuk mengetahui<br>sejarah masa lalu hubungan antar 
umat beragama. Gereja sebagai ikon<br>kehidupan kaum tepat digambarkan oleh penulisnya 
sebagai bagian<br>integral dari sejarah peradaban manusia yang bisa menjadi 
guru<br>terbaik kita saat ini. Selamat 
membaca.**<br><br><br><br><br>----------------------------------------------------------------------<br>
 Mantan Santri Ma'had Ilmy Asyar'i (MIS) Sarang Rembang Jawa 
Tengah<br><br><br><br><br>------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
--------------------~--> <br>Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion 
Toolbar.<br>Now with Pop-Up Blocker. Get it for 
free!<br>http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM<br>--------------------------------------------------------------------~->
 <br><br>********************************************************************
_______________________________________________
No banners. No pop-ups. No kidding.
Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke