mas Widiyanto, ingat si Himawan ini dengan theori wahyunya, saya jadi 
ingat prinsip penguasaan theologia dizama kuno, baik dikalangan Aztek 
dan Maya di Amerika selatan, maupun zaman absolutisme Kristen maupun 
Islam:

Allah adalah mahabenar dan maha sempurna,
jadi, yang Allah sabdakan adalah wahyu dan selalu benar,
apa yang Allah sabdakan sebagai wahyu aku katakan pada kalian,
akulah yang mengerti wahyu...
(jadi akhirnya. akulah wahyu)...

Dengan demikian penguasa yang memakai autoritas agama selalu 
menangkat diri jadi penguasa. Lho aku yang katakan apa itu wahyau. 
kalian nurut aja..

Sekian dulu dan selamat berakhir minggu

RM D Hadinoto



--- In [EMAIL PROTECTED], "widiyanto_asfa" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Wualah mas...dikuandani "bola-bali-bola" kok tidak percaya sih... 
> (saya ngomongnya sambil marah lho...jadi kamu harus takut lho....).
> Akal itu tidak mesti berkonotasi tumpul, yang tumpul itu bukan akal 
> tapi "dengkul". Dan itu wahyu (revelation), secara essensial adalah 
> agung, tapi bukan "wahyu" yang dipaksakan utk dikerangkakan dalam 
> pola pemahaman yang sempit dan egois. Wahyu akan tetep jadi wahyu 
yg 
> agung (revelation), selama fungsi utamanya (i.e. revealing the truth
> (s) and guiding human actions) kita jaga, dengan cara kita bersikap 
> rendah hati dalam memahami dan menghayati pesan substansial dari 
> ajaran ilahi tsb.
>  
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "himawan sutanto" 
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > tidak pernah ada dinegara manapun yang menerapkan sebuah aturan yg
> > mengakomodir semua kepentingan jika sekulerisme memang terbukti 
> cocok lantas
> > bagaimana terhadap mereka yg menentangnya, artinya sebuah 
> kebohongan belaka
> > jika ada sebuah sistem yg memang disetujui oleh semua mainstream 
> ini juga
> > merupakan bukti kedustaan demokrasi yang katanya pemerintahan 
rakyat
> > buktinya rakyat tidak pernah terwakili lantas rakyat yg mana yg
> > representatif apa yg sekuler jelas sekali dalam ranah sekuler 
tidak 
> akan
> > pernah menempatkan islam dg ramah bahkan sedikit demi sedikit 
akan 
> mengikis
> > aqidah umat namun hak yang bathil sudah jelas tinggal kemauan 
kita 
> memandang
> > dengan pola dan nilai wahyu yang agung bukan sekuler yg merupakan 
> produk
> > akal yang lemah.
> > 
> > 
> > ----- Original Message -----
> > From: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: Monday, September 20, 2004 1:21 PM
> > Subject: [ppiindia] SEKULER
> > 
> > 
> > > Sekulerisme, yang artinya tak mencampuradukkan masalah agama dan
> > > masalah kehidupan bermasyarakat, adalah suatu KEHARUSAN bagi
> > > masyarakat yang plural seperti bangsa kita, dimana semua agama, 
> suku
> > > dan golongan bergandengan tangan untuk kejayaan ibu Pertiwi.
> > >
> > > Sekularisme, TIDASKLAH seperti yang disalah pahami oleh beberapa
> > > golongan fundamentalis, ialah mengebiri kandungan wahyu Islam, 
> karena
> > > dalam negara2 yang sekular demokratis, setiap agama yang diakui
> > > negara, ini termasuk Islam, boleh mengembangkan wacananya, boleh
> > > berdakwah, menjalankan ibadat menurut syaria masing2. Ini kita 
> lihat
> > > di Indonesia, dimana umat Islam memimpin kehidupan politik, 
juga 
> di
> > > Malaysia.
> > >
> > > Islam  dikatakan berbeda berbeda dengan ajaran lainnya, dan ini
> > > adalah jelas, karena sertiap agama berbeda. namun agama adalah
> > > sekedar jalan, tujuan adalah Allah yang kita puja dan hormati, 
> baik
> > > dalam ibadah maupun dalam kehidupan se-hari2.
> > >
> > > Pendapat, bahwa "Islam mampu menembus berbagai ruang kehidupan
> > > sedangkan ajaran yang lain hanya mengatur masalah seputar 
> individu nah
> > > berangkat dari ketidak berdayaan ajaran (selain islam) yg tidak 
> mampu
> > > merespons gejala dan noda kehidupan maka mereka membutuhkan 
aturan
> > > yang akan meregulasi ruang publik..." adalah bersifat mem-
> buruk2kan
> > > agama lain, dan adalah bebrbau SARA. Kita tak berhak menghakimi 
> agama
> > > lain,y ang berdiri sejajar dalam kehidupan bangsa kita. Terutama
> > > kalau penulis tak paham samasekali akan ajaran agama2 lain. Tak 
> ada
> > > agama yang terbaik. Semua agama menuju kepada Allah.
> > >
> > > Pendapat "  sehingga dari sinilah muncul lahirnya kapitalisme 
> namun
> > > sayangnya kapitalisme tidak lain adalah binatang yang rakus 
yang 
> siap
> > > mengeksploitasi setiap kekayaan negeri2 islam jadi jika mereka
> > > mengadopsi ajaran privat selain islam maka mereka membutuhkan 
> aturan
> > > tambahan untuk menata sistem kehidupannya namun alih2 merapikan 
> yang
> > > terjadi justru adalah melahirkan ghazwul fikri dan ghazwul 
tsaqafi
> > > yang telah mengikis aqidah umat sehingga mereka menerima ide2 
> barat
> > > tanpa reserve dan menjadi tugas kita sebagai bukti ketaatan kita
> > > kepada Allah SWT untuk memahamkan islam kpd umat sehingga akan
> > > terbentuk aqidah yg kokoh yang mampu memupus bingkai sekuler
> > > dalam pikiran umat" adalah sangat SESAT dan KELIRU.
> > >
> > > Kapitalisme lahir baik dalam negara2 yang mayoritas Islam, 
> Katholik,
> > > Buddha ataupun agama lain. Kita lihat Saudi Arabia yang 
bersyariat
> > > Islam, tertapi ekonominya bertumpu pada system pasar alias 
> kapitalis.
> > > Juga Jepang yang Shinto, Korea yang Buddhis, India yang Hindu 
dan
> > > Malaysia dan Turki yang Muslim. Musuh kapitalisme adalah 
komunisme
> > > yang melarang warga memiliki kapital. Islam bukan musuh Barat, 
> sebab
> > > idee2 kapitalisme juga datang dari Timur, misalnya Jepang, 
Korea,
> > > Taiwan dll. "Barat" itu siapa? Negara2 atau jurusan mataangin? 
USA
> > > terletak ditimur Indonesia. Nepal di barat Indonesia. Ini 
> penyebutan
> > > yang emotional namun tidak ilmiah. Apakah Barat bagi India? 
> Pakistan
> > > atau Bangla Desh?
> > >
> > > Sekularisme adalah MUTLAK bagi bangsa dan negara Indonesia 
dimana
> > > wahyu Allah datang dalam berbagai bentuk, Injil, Quran, Veddha 
dan
> > > Dhamapada.
> > >
> > > Menginginkan pengIslaman Indonesia adalah pekik perjuangan 
> menantang
> > > NKRI, artinya menantang bangsa dan Angkatan Bersenjata RI, yang
> > > pernah dilakukan oleh Kartosuwiryo, Daud Beureueh, Kahar 
Muzakkar.
> > > Sejarah telah membuktikan dimana rakyat dan bangsa Indonesia 
> berdiri.
> > >
> > > Oleh karena itulah tepatlah seruan bung Moderator, Mario Gagho, 
> agar
> > > kita tetap berada dalam jalur nasionalisme sekular. Peng-
agung2an
> > > agama kita sendiri akan membawa BENTURAN yang berbau SARA di 
milis
> > > ini, dan hendaknya kita hentikan!
> > >
> > > Salam perjuangan nasional
> > >
> > > RM Danardono HADINOTO
> > >
> > >
> > >
> > > >>>>>>>Sekulerisme jelas-jelas mengebiri kandungan wahyu karena 
> islam
> > > berbeda
> > > dengan ajaran lainnya, islam mampu menembus berbagai ruang 
> kehidupan
> > > sedangkan ajaran yang lain hanya mengatur masalah seputar 
> individu nah
> > > berangkat dari ketidak berdayaan ajaran (selain islam) yg tidak 
> mampu
> > > merespons gejala dan noda kehidupan maka mereka membutuhkan 
aturan
> > > yang akan
> > > meregulasi ruang publik sehingga dari sinilah muncul lahirnya
> > > kapitalisme
> > > namun sayangnya kapitalisme tidak lain adalah binatang yang 
rakus
> > > yang siap
> > > mengeksploitasi setiap kekayaan negeri2 islam jadi jika mereka
> > > mengadopsi
> > > ajaran privat selain islam maka mereka membutuhkan aturan 
tambahan
> > > untuk
> > > menata sistem kehidupannya namun alih2 merapikan yang terjadi 
> justru
> > > adalah
> > > melahirkan ghazwul fikri dan ghazwul tsaqafi yang telah mengikis
> > > aqidah umat
> > > sehingga mereka menerima ide2 barat tanpa reserve dan menjadi 
> tugas
> > > kita
> > > sebagai bukti ketaatan kita kepada Allah SWT untuk memahamkan 
> islam
> > > kpd umat
> > > sehingga akan terbentuk aqidah yg kokoh yang mampu memupus 
bingkai
> > > sekuler
> > > dalam pikiran umat.<<<<<<<<
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > 
> 
**********************************************************************
> *****
> > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
> Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
> www.ppiindia.shyper.com
> > >
> > 
> 
**********************************************************************
> *****
> > > 
> 
______________________________________________________________________
> ____
> > > Mohon Perhatian:
> > >
> > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
> otokritik)
> > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
> dikomentari.
> > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> > > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> > > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke