Puisi Putu Oka:
REPUBLIK DALAM AMPLOP Republik dalam amplop Amplop dalam republik Awan sudah beku hitam tebal tapi mandul, Embun terbang palagi curahan hujan Republik rengkah , warganya mengais keringat Menetes dari amplop dalam republik Atau dari republik di dalam amplop. Semua saku, kemeja dan celana, semua tas dan map Menyediakan sebuah amplop mungkin beberapa ketika datang ke kantor birokrasi : 'selamat pagi' 'ah selamat siang,' sebab sudah menjelang istirahat makan birokrat yang ditunggu-tunggu baru datang. 'tanggung, sebentar lagi waktu sholat dan makan siang' beberapa orang terus menunggu, dengan amplop di dalam saku, diantara kertas surat yang akan diajukan, Gagal menemuinya di kantor resmi setiap hari Aparat sebelum membasuh muka sudah ditunggu di depan pagar Amplop antre di dalam saku atau di antara berkas yang sudah diperbaiki Agar anaknya yang pengedar dirubah menjadi pemakai saja, narkoba. Pagi-pagi telpon berdering, sang istri berbisik 'Pa katanya sudah ditransfer ke rekening si bungsu' 'Amplop?' tanya sang suami sambil menggaruk kudisnya memang tanpa amplop, tapi di bawa dari rumah ke bank pakai amplop. 'Bilang, besok semua beres, amplopnya yang kurang segera dikirim sebelum palu vonis diketokkan.' 'Amplop, amplop, amplop,' teriak rakyat di negeri amplop Mereka menjajakan amplop dari senanyan sampai ke istana, Mampir di kantor-kantor partai, surat kabar, polisi, markas tentara 'Amplop, amplop, amplop' teriak rakyat negeri amplop. Sebuah surat kabar dunia menulis' ada sebuah negeri yang subur kaya raya, Penduduknya miskin tapi rajin ,sebagian besar memproduksi amplop : amplop kertas lembut dan keras, amplop kain dari blacu sampai sutra, amplop kulit kayu, tanaman liar maupun hutan perawan amplop kulit binatang buruan maupun satwa langka , amplop seng dan logam mulia tambang liar ataupun be em u en bahkan ada yang menjual amplop dari kulit manusia, rakyatnya sendiri yang terpinggirkan dan dianggap beban negara.' Ketika negeri itu merayakan ulang tahun kemerdekaannya, Rakyat menaikkan amplop sebagai pengganti bendera kebangsaan. Pemimpinnya memberikan pidato kenegaraan Tidak tampak mengempit amplop " kalian jangan hanya bisa mencela, Pakai celana, tutupi kemaluan," Ternyata tak seorang undangan pun memakai celana Karena sudah tidak punya kemaluan, sumber rasa malu Hanya selembar amplop menutupi lubang anusnya. Negeri amplop itu sering mengumpulkan rakyatnya Untuk berdoa dan memuja Karena tidak sanggup menyediakan lapangan kerja. Yang miskin tapi rajin Terpimpit amplop kosong sampai gosong Jangan hanya bisa mencela, Buka saja celana . Hi Hi Hi Ternyata tidak ada yang tersisa. Ternyata di kantor birokrasi tidak ada lagi meja. __________________________ Jakarta 15 Sept.2004 Putu Oka Sukanta [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

