http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-194%7CX Rabu, 13 Oktober 2004
NGO Forum Bahas Strategi Kesetaraan dan Keadilan Gender Melalui BPFA dan MDGs Jurnalis : Eko Bambang S Jurnalperempuan.com - Jakarta. Untuk mencari strategi dalam mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, NGO Forum untuk Beijing Platform For Action (BPFA) +10 bekerjasama dengan Forum CSO (Civil Society Organisation) untuk Millenium Development Goals (MDGs) mengadakan Lokakarya �Strategi Mewujudkan Kesetaraan dan Keadilan Gender dengan Menggunakan BPFA dan MDGs� di Hotel Kemang, Jakarta Selatan (Selasa,12/10/04). Lokakarya yang berlangsung selama dua hari ini dihadiri oleh sejumlah aktivis perempuan dan tokoh perempuan yang selama ini cukup tinggi komitmennya dalam memperjuangkan isu perempuan diantaranya Saparinah Sadli, Sjamsiah Ahmad, Erna Witoelar, Tini Hadad dan sebagainya. Dalam lokakarya ini membahas sejumlah isu perempuan yang terkait dengan BPFA+10 dan MDGs dengan menghadirkan sejumlah narasumber seperti Erna Witoelar untuk perwakilan MDGs, Titi Sumbung dari Pusat Pemberdayaan Perempuan Dalam Politik, Delthy Simatupang dari Bapenas dan perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Selain pemaparan umum mengenai strategi-strategi yang bisa diwujudkan dalam rangka keadilan dan kesetaraan gender dengan mengkombinasikan antara BPFA dan MDGs didalam kerangka pembangunan nasional, lokakarya juga melakukan diskusi kelompok. Diskusi kelompok ini akan mendiskusikan bagaimana mengkombinasikan isu-isu perempuan strategis yang tertuang dalam BPFA dan MDGs sehingga menjadi strategis untuk bisa masuk dalam kebijakan pembangunan Nasional. Bagi banyak pihak yang peduli dengan isu perempuan lahirnya deklarasi dan landasan aksi BPFA cukup strategis didalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender. BPFA sendiri lahir dari sebuah konferensi tingkat dunia tentang perempuan ke IV pada tanggal 4-15 September 1995 di Beijing, China yang bertema �Persamaan, pembangunan dan Perdamaian�. Melalui konferensi menghasilkan sejumlah rekomendasi yang harus dilaksanakan oleh negara-negara anggota PBB dalam upaya meningkatkan akses dan kontrol kaum perempuan atas sumber daya ekonomi, politik, sosial dan budaya. Berkaitan dengan masuknya Indonesia sebagai negara anggota PBB, maka Indonesia mempunyai tanggungjawab moral untuk melaksanakan deklarasi Beijing dan Landasan Aksi tersebut. Seperti yang tertuang didalam Lembar info seri 25 yang dikeluarkan oleh LBH APIK Jakarta, di dalam BPFA tersebut terdapat 12 bidang kritis sebagai sasaran strategis landasan aksi untuk konferensi Beijing yaitu (1) Perempuan dan Kemiskinan, (2) Pendidikan dan Pelatihan Bagi Perempuan, (3) Perempuan dan Kesehatan, (4) Kekerasan Terhadap Perempuan, (5) Perempuan-perempuan dan Konflik Senjata, (6) Perempuan dan Ekonomi, (7) Perempuan dalam Kedudukan Pemegang Kekeuasaan dan Pengambilan Keputusan, (8) Mekanisme-mekanisme untuk kemajuan Perempuan, (9) Hak-hak Asasi Perempuan, (10) Perempuan dan Media Massa, (11) Perempuan dan Lingkungan dan (12) Anak-anak Perempuan. Selain BPFA yang secara tegas mendukung upaya kesetaraan dan keadilan gender, terdapat pula Deklarasi Millennium Perserikatan Bangsa-Bangsa yang disepakati oleh 191 negara pada Pertemuan Tingkat Tinggi PBB bulan September 2000. Deklarasi ini berisi tentang kebutuhan manusia bagi millennium baru dan peran sentral perempuan dalam proses pembangunan. Dalam pertemuan tersebut para kepala pemerintah sebanyak 147 berkomitmen untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai cara yang efektif untuk memerangi kemiskinan, kelaparan dan penyakit serta menstimulus. Sebagai implementasi dari Deklarasi Millennium ini maka dikeluarkannya Tujuan Pembangunan Millenium atau Millennium Development Goals (MDGs) oleh Sekretariat Jenderal PBB pada tahun 2001. MDGs ini terdiri dari 8 tujuan dengan 18 target dan 48 indikator. Dari 8 tujuan tersebut terdapat tujuan yang tegas untuk mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayan perempuan. Kedelapan tujuan MDGs tersebut adalah (1) Menghapuskan Kemiskinan dan Kelaparan, (2) Mewujudkan Pendidikan Dasar yang berlaku secara universal, (3) Mendorong kesetaraan gender dan memberdayakan kaum perempuan, (4) Menurunkan angka kemtian anak, (5) Meningkatkan Kesehatan Ibu, (6) Memerangi penyebaran HIV/AIDS, Malarian dan Penyakit menular lainnya, (7) Menjamin Pelestarian Lingkungan dan (8) Membangun sebuah kemitraan global untuk pembangunan. Berangkat dari 12 isu kritis yang ada dalam BPFA dan 8 tujuan MDGs inilah, lokakarya ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan perspektif gender dalam MDGs dan merumuskan rekomendasi untuk mengintegrasikan MDGs yang berperspektif gender dengan hasil review BPFA+10. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

