Kok mengharapkan jadi perbanyakan pegawai negeri untuk mengatasi pengangguran, DepAg 
ini kerjanya tanpa tanggung jawab, yang paling besar cuma proyek naik haji seperti 
Tour and Travel Agent saja. Kalau menurut saya ini, DepAg ini hanya untuk orang NU dan 
Muhammadiyah saja, hanya demi bagi-bagi kursi kabinet. Kerjanya? yah, hanya jadi 
travel agent.

rm_danardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Wah wah mas, gak mau jadi pegawai tingi DepAg? eselon 1? jangan 
galak2 kayak Gus Dur langsumng nutup DepSos dulu. Makin banyak 
departement makin makmur rakyat kita, makin banyak jabatan, makin 
banyak pembayar pajak, makin banyak suami2 yang dapat memberi nafkah 
isteri...gitu lhoooo

Salam hangat,mas

RM D Hadinoto


--- In [EMAIL PROTECTED], "Amir S. Dewana" 
wrote:
> 
> Yth. Bapak-bapak/Ibu-ibu dari Departemen Agama RI:
> 
> Kalau nelayan asing mencuri ikan di perairan RI, maka Pimpinan 
Angkatan Laut dan Satuan Polisi Perairan - Kepolisian RI aklan 
disalahkan karena lalai menjaga keamanan laut kita. 
> 
> Kalau bom meledak di Jakarta atau tempat lainnya maka Kepala Badan 
Intelijen Negara dan Kapolri dipersalahkan. 
> 
> Kalau terjadi impor beras dari luar negeri besar-besaran maka 
Menteri Perdagangan dan Perindustrian Rini Suwandi dipersalahkan dan 
dikritik terlalu pedas sampai perut menderita diare. 
> 
> Kalau banyak sarjana strata 1 (bachelor's degree) menganggur maka 
Departemen Pendidikan Nasional disalahkan karena tidak mampu mencetak 
insan siap kerja. Kalau lulusan SMU (dulu SMA) mampunya berbahasa 
Inggris hanya "Ali is going to the market", "Who's that?", "It's 
Ani", tidak bisa yang lebih fasih dan kompleks seperti di zaman 
MULO/AMS, maka Menteri Pendidikan Nasional dihujat habis-habisan 
sampai pening dan harus minum obat puyer bintang tujuh.
> 
> Bila banyak terjadi pencemaran dan degradasi lingkungan, hutan-
hutan semakin habis, sungai dan danau mengering karena gangguan 
ekologis hutannya ditebangi maka Menteri dan Departemen Lingkungan 
Hidup akan dicaci habis-habisan.
> 
> Kalau banyak warga miskin tidak mampu berobat ke rumah sakit maka 
Menteri Kesehatan dan Menteri Sosial akan dicaci maki karena tidak 
mampu menciptakan Jaring Pengaman Sosial.
> 
> Departemen Agama adalah departemen paling ueeeenak tenan, paling 
bahagia, paling kebal dan paling minim kritikan; maka paling aman dan 
rata-rata tidurnya nyenyak. Apalagi sebelum tidur, perut super 
kenyang maka hasilnya adalah obesitas.
> 
> Jika di RI kita ada korupsi, kejahatan pembobolan bank, pertikaian 
antar golongan agama seperti di Ambon dan Poso, lempar-lemparan batu 
di arena sepakbola, maka Menteri Agama dan pejabat eselon di bawahnya 
sampai tingkat kecamatan tetap adem ayem saja alias tidak ada yang 
mempersalahkan. 
> 
> Sebenarnya apa sih misi Departemen Agama di RI kita ini? Negara 
lain tanpa departemen agama malah lebih minim korupsinya, misalnya 
Jepang, hukum dan HAM lebih ditegakkan, kesenjangan kaya miskin tidak 
melebar, dsb, dsb. 
> 
> Bagaimana kalau Departeme Agama diganti saja menjadi lebih 
spesifik, Departemen Agama Islam RI, karena campur tangan pemerintah 
dalam kehidupan beragama rakyatnya hanya khas terjadi di negara 
berpenduduk mayoritas beragama Islam?? 
> 
> 
> (Lagi-lagi jawabannya pasti apologetis dan defensif, karena Jepang 
sudah makmur). 
> 
> Salam,
> Kaboel
> [][][][][][][][][][][]]
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "Suhiro" 
> To: 

> Sent: Wednesday, October 13, 2004 3:02 PM
> Subject: Re: [ppiindia] Pertemuan dg Depag bagian Kerukunan 
Beragama di New Delhi
> 
> 
> > 
> > 
> > masalahnya adalah penegakan hukum yang lemah,
> > hukum apa saja kalau tidak tegak tidak akan bisa berdiri to? :-)
> > 
> > On Mon, 11 Oct 2004, RG Nur Rahmat wrote:
> > 
> > > 
> > > Mengapa kok Departemen Agama banyak korupsinya?
> > > Mengapa biaya haji lebih mahal dari negra jiran?
> > > Apakah orang Departemen Agama yang melakukan korupsi bisa boleh 
dihukum menggunakan hukum Syariah? 
> > > 
> > > 
> > > Mario Gagho wrote:
> > > 
> > > Malam ini, kami2 yg di india dapat undangan dari KBRI
> > > New Delhi untuk menghadiri undangan pertemuan dg
> > > rombongan dari Depag dirjen bimas berbagai agama.
> > > 
> > > Barangkali ada rekan2 di luar India yg mau titip
> > > pertanyaan dipersilahkan. 
> > > 
> > > salam hangat,
> > > 
> > > =====
> > > Mario Gagho
> > > Political Science,
> > > Agra University, India
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke