Halo Mas Dony, Mengenai MEROKOK, saya pribadi heran, mengapa para perokok itu umumnya EGOIS. Di tempat2 umum, di dalam bis kota, angkot, di Kereta, dsb tanpa permisi kpd orang didekatnya langsung saja merokok dan mengepulkan asap sesukanya. Bukan hanya rakyat jelata yg berada di kereta ekonomi, namun para petinggi negeri ini sangat SUKAR utk menahan agar tidak merokok ditempat umum.
Saya pernah mengikuti seminar nasional dimana pembicaranya adalah seorang Dirjen dan para direktur suatu Departemen di negeri ini. Pada saat coffee break, beliau tanpa sungkan langsung menyalakan cerutunya, padahal ruangan hotel itu berkarpet tebal dan ber-AC. Saya teringat Aa-Gym dalam tausiah-tausiahnya selalu menyentil para perokok utk tidak merokok ditempat-tempat umum. Secara berseloroh, Aa mengatakan: "sebaiknya para perokok pd saat merokok membungkus kepalanya dg plastik. Hisap semua asap yg dihasilkan dan jangan sampai ada asap yg terhisap oleh orang lain". Dg tegas Aa-Gym mengatakan bila ada asap yg terhisap orang lain itu berarti kita telah mendzalimi orang lain. Lebih lanjut Aa pernah mengatakan, perbuatan merokok hukumnya bukanlah makruh tapi haram karena tidak ada manfaat yg didapat perokoknya kecuali mudharat apalagi merokok disembarang tempat yg bisa mendzalimi orang lain. Namun karena jumlah perokok banyak dan banyak para ustadz dan ulama yg merokok maka dikatakanlah hukumnya makruh. Wassalam, Dari seseorang yg tidak merokok --- In [EMAIL PROTECTED], "dony_doang" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Untuk disebarluaskan... > > > ----- Original Message ----- > > From: Emil (F&A-HO) <[EMAIL PROTECTED]> > > ... Just Sharing > Cerita Asli : > Adakabar menggemparkan di kantorku belakangan ini. Tiba-tiba saja Ibu > Manajer Produksi kami divonis menderita kanker Paru-paru stadium 3B > dengan > masa hidup diperkirakan 5 bulan lagi. > > Sekitar 3 minggu yang lalu, Beliau memeriksakan diri ke poliklinik > Kantor karena mengeluh sesak nafas. Awalnya sesak nafas hanya terjadi > pada saat berbaring untuk tidur di malam hari, yang dipikir karena > kecapekan. Lama kelamaan, sesak nafas juga terasa ketika berkerja di > kantor. Karena itulah akhirnya memutuskan untuk ke poliklinik. Dokter > poliklinik bilang tidak apa-apa, tapi Mira W pengarang yang juga > dokter menyarankan beliau untuk foto X. > > > Hasil foto tersebut cukup mengagetkan karena ada bercak di paru- paru. > Ternyata ada 1 liter air di dalam paru-paru, yang disebut terkena > paru-paru basah. > > > Sejauh yang banyak orang ketahui, paru-paru basah biasanya disebabkan > karena sering berpergian pada malam hari, sering bertelanjang dada > apalagi tersorot langsung kipas angin. Tapi Beliau ini tidak pernah > begitu. > > > TERNYATA menurut dokter, penyebabnya adalah kerena beliau adalah > PEROKOK PASIF. > > > Beliau tidak merokok, suami dan anak juga tidak (lingkungan rumah > tidak ada asap rokok), tapi..Memang di kantor selama bertahun- tahun, > beliau terpaksa menghirup asap rokok dari teman2 kantor apalagi > kantor berAC. > > > Sampai saat ini, beliau sendiri tidak merasa ada penyakit fisik yang > berarti. Setelah disedot itu, bahkan merasa bernafas lebih lega. > > Tapi ternyata, setelah dilakukan citiscan, dokter menyuruh untuk > melakukan sedotan lagi, dan hasilnya keluar lagi cairan sebanyak 1,4 > lt. > > Katanya, Kanker paru-paru memang seperti PENCURI yang benar-benar > tidak terlihat gejala-gejala apapun, tau-tau udah PARAH banget. > Bayangkan saja sudah stadium 3B, Beliau tidak merasa sakit serius?! > > Kita semua ingin Tidak Percaya dengan diagnosis dokter, apalagi > melihat penderita kok sepertinya sehat2 saja. > > Tapi sayangnya, beliau sudah tanyakan ke beberapa teman dokternya, dan > jawabannya sama. > > Dan, semoga sharing ini bisa menggugah teman2 yang merokok untuk STOP > SMOKING atau setidaknya mulai sekarang punya kesadaran untuk TIDAK > MENCELAKAKAN ORANG LAIN, yang mungkin saja adalah salah satu dari ibu, > anak, adik, kakak atau teman Anda. ;) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

