Penipu makin kreatif, tapi koq pihak penegak hukum koq sepertinya�???

Oleh: seorang pendengar radio Elshinta dan pemirsa Metro TV

Hari ini sekitar pukul 14:00 saya mendengar sebuah berita yang
disiarkan radio Elshinta yang mengatakan bahwa seorang pendengarnya
melaporkan sebuah modus penipuan baru. Modus penipuan baru itu masih
menggunakan tema yang sama, yaitu dengan mengeksploitasi kelemahan
umum calon korban, pemberitahuan pemenangan hadiah. Modus penipuan
seperti ini sudah lazim melalui sms (walau masih ada yg "mau" jadi
korban), tapi yang ini lebih kreatif: lewat POS. Lengkap pula dgn
surat Dirjen Pajak, sehingga terkesan lebih asli. Calon korban
diberitahukan jika yang bersangkutan telah memenangkan hadiah berupa
sebuah sepeda motor Kawasaki Ninja dari Pepsoden dan untuk mengklaim
hadiah tersebut, yang bersangkutan diminta mentransfer uang sebesar
Rp. 5 juta kerekening tertentu sebagai pembayaran pajak hadiah dan
PPN. Setelah dikonfirmasikan kepada Unilever, pemegang hak dagang
Pepsoden, hal tersebut ternyata tidak benar. Satu calon korban
terselamatkan oleh sebuah stasiun radio swasta, karena yang
bersangkutan "cukup pintar" untuk mencari bantuan.

Kenyataan yang cukup menyedihkan. Pada saat para "anggota kelompok
hitam" kecil-kecilan (seperti penipu diatas) semakin kreatif dalam
operasinya, aparat penegak hukum kita kelihatannya koq malah kurang
(atau mungkin bahkan tidak) tertarik untuk meng-kaunter kegiatan yang
saya kira sudah lebih dari layak menyandang predikat "tindak kriminal"
ini?

Ataukah seperti yang diberitakan dalam segmen "Editorial Media
Indonesia" Metro TV malam ini (18:55 WIB), instansi kepolisian kita
sedang "sibuk-sibuknya" ngurusin masalah Adrian Woworuntu, yang mulai
memanas lagi (mungkin karena AC-AC baru diMABES yang katanya
"digantiin" oleh "tersangka" pada awal proses penyidikan, sekarang
sudah mulai kehabisan FREONnya) sehingga nggak punya waktu buat
ngurusin beberapa warga yang hampir menjadi korban penipuan. Ataukah
mungkin "Kalau ada ikan kakap, ngapain ngejar ikan teri?"

Salam Sejahtera,
WK





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke