http://www.sinarharapan.co.id/berita/0410/15/sh03.html

Yudhoyono Panggil Calon Menteri dari Partai Demokrat

Jakarta, Sinar Harapan
Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono Jumat (15/10) siang mulai 
memanggil sejumlah calon menteri dari Partai Demokrat di rumahnya di Puri 
Cikeas Indah, Bogor, Jawa Barat. Pemanggilan itu untuk menanyakan kesiapan 
dan program mereka apabila nantinya terpilih menjadi anggota kabinet dalam 
pemerintahan Yudhoyono, dan mereka harus menandatangani kontrak politik.
Para calon menteri dipanggil setelah Yudhoyono mengadakan sholat Jumat 
bersama 17 duta besar (dubes) negara sahabat dari Timur Tengah, di Mesjid 
Istiqomah Kompleks Puri Cikeas. Sebelum acara itu, Yudhoyono memang bertemu 
dengan 17 duta besar itu, yakni dubes Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Iran, 
Irak, Mesir, Syria, Tunisia, Maroko, Aljazair, Lebanon, Qatar, Bahrain, 
Kuwait, Yaman Utara dan Selatan, serta Palestina.
Pakar politik yang masuk dalam Tim 11, Andi Mallarangeng, tidak bersedia 
mengungkapkan siapa saja yang dipanggil hari ini, termasuk juga tempat dan 
waktu pertemuan. Ia hanya mengatakan, yang jelas, selama lima hari ini 
Yudhoyono akan melakukan komunikasi secara intensif satu-satu per satu 
dengan calon menterinya.
Namun menurut sumber SH siang ini yang dipanggil antara lain para calon 
menteri kabinet dari Partai Demokrat, yakni Prof Dr Irsan Tandjung, Mayjen 
(purn) EE Mangindaan, Prof Dr Budhisantoso, dan Mayjen (purn) M Ma'aruf. 
"Dia akan fokus kepada para calon dari Partai Demokrat," katanya.
Andi Mallarangeng, yang kini menjadi juru bicara Presiden terpilih, kepada 
wartawan tadi pagi menjelaskan, dengan pemanggilan para calon menteri itu, 
Yudhoyono ingin mengetahui akseptabilitas dan kapabilitas para calon menteri 
itu termasuk apa yang akan mereka lakukan selama lima tahun mendatang. 
Komunikasi dan dialog langsung tentang program para menteri tersebut 
memperlihatkan bahwa Yudhoyono sangat serius dalam me-milih personel 
kabinetnya.
"Dengan niat yang baik dan cara-cara yang baik dalam melakukan rekrutmen 
terhadap calon menteri, kita berharap hasilnya tentu lebih baik dibandingkan 
jika calon menteri tersebut hanya ditelepon lalu dilantik," ucap Andi 
Mallarangeng.

Menurutnya, apa yang dilakukan Yudhoyono itu merupakan tradisi baru dalam 
rekrutmen pemerintahan dan sangat berbeda dengan pemerintahan di masa Orde 
Baru, yang hanya menghubungi calon menteri via telepon.

Tidak Otomatis Menteri
Menurut Yudhoyono, Kamis (14/10), pemanggilan langsung para calon menteri, 
untuk menguji komitmen mereka dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa 
ke depan termasuk kesanggupannya untuk tidak melakukan 
penyimpangan-penyimpangan.
Proses pengujian itu akan dilakukan hingga Senin (18/10) dan hasilnya akan 
diumumkan esok harinya, yakni Selasa (19/10). Namun Yudhoyono membantah jika 
dikatakan bahwa jadwal penyusunan kabinetnya molor. Untuk struktur dan 
nama-nama menterinya akan diumumkan secara bersamaan setelah pelantikan 20 
Oktober.
Ia juga mengingatkan bahwa mereka yang dipanggil dalam proses seleksi tidak 
otomatis akan duduk dalam kabinet, meski proses seleksi itu cukup ketat dan 
berlapis sehingga hampir bisa dipastikan akan menjadi menteri.
Ia juga mengemukakan, kebutuhan rakyat akan perumahan murah semakin 
mendesak, karena jumlahnya tidak sebanding dengan pembangunan mal dan real 
estate. Oleh sebab itu akan diefektifkan kembali kementerian yang menangani 
soal perumahan rakyat. Selain itu, soal budaya dan olah raga akan lebih 
diberi penekanan, karena selama ini dua bidang tersebut terkesan jalan di 
tempat.
Jabatan Menteri Pertahanan (Menhan) akan diberikan kepada kalangan sipil, 
dengan catatan orang tersebut harus mengerti tentang demokrasi, strategi, 
dan mampu melakukan hubungan internasional. Selain itu, posisi Badan 
Intelijen Negara (BIN) bisa berada di bawah setingkat menteri.
Kepala BIN AM Hendropriyono menyatakan setuju posisi BIN seharusnya berada 
di bawah setingkat menteri, dan itu berarti sejalan dengan usulan Yudhoyono. 
"Saya kira itu yang lebih tepat supaya kalau menterinya ganti, kepala 
BIN-nya belum tentu ganti, sehingga masih ada kesinambungan di dalam 
operasional sistem. Jadi saya kira, yang sifatnya punya power itu harus 
dipisahkan dari authority. Jadi kalau penentu kebijakan jangan punya power, 
jangan punya kekuatan. Kalau kekuatan dengan kekuasaan harus terpisah," kata 
Hendropriyono usai mengikuti rapat kabinet terbatas di Istana Negara, 
Jakarta, Kamis (14/10) sore.
Wakil Presiden (Wapres) Hamzah Haz merekomendasikan empat nama untuk calon 
menteri, yaitu Ali Marwan Hanan, Surya Darma, Endin J, Zakarsih Nur. Empat 
nama itu diusulkan setelah ada permintaan langsung dari Yudhoyono, kata 
Hamzah di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (14/10).

Akan Aktif Diplomasi
Yudhoyono di depan 17 dubes negara Timur Tengah, yang dipimpin Dubes 
Palestina Ribbi Awad, itu menyatakan komitmen dukungannya kepada rakyat 
Palestina untuk mendirikan negara yang merdeka dan berdaulat. Oleh karena 
itu, Indonesia akan aktif melakukan perjuangan diplomasi.
Hal itu dikatakan juru bicara bidang luar negeri Yudhoyono, Dino Pati 
Djalal, siang tadi.
Dalam pertemuan selama 1 jam itu, Yudhoyono juga menyatakan prihatin atas 
meroketnya harga minyak dunia. Keprihatinan yang sama juga diungkapkan Dubes 
negara sahabat dan masalah ini akan dibahas dalam pertemuan OPEC bulan 
Desember mendatang. Selain masalah tersebut, Yudhoyono juga menyinggung 
pentingnya membangun kerja sama di antara negara-negara Islam untuk 
membangun citra Islam yang damai dan meluruskan citra Islam yang identik 
dengan terorisme dalam kaitan perkembangan global saat ini.
Untuk itu, ia menegaskan Indonesia akan lebih aktif dalam kerja sama 
negera-negara konvensi Islam OKI karena SBY menilai perean Islam bagi 
perdamaian dunia sangat penting. Ia juga menyinggung persoalan tenaga kerja 
Indonesai (TKI) di luar negeri yang umumnya bekerja di negara-negar Timteng. 
Secara khusus Yudhoyono meminta kepada Dubes negara-negara Timteng untuk 
memberikan perlindungan yang layak bagi para TKI di negara mereka yang 
jumlahnya cukup besar. (nic/sur/sat/ega/aju) 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke