Aksi Rakyat Bersatu Tuntut Pemerintahan Bersih,
Demokratis, dan Kerakyatan
Dipublikasi pada Tuesday, 28 September 2004 oleh
Selasa, 28 September 2004
Jakarta - FNPBI, Berbagai elemen gerakan buruh,
mahasiswa, kaum miskin kota dan partai politik yang
tergabung dalam Aksi Rakyat Bersatu mendesak
pemerintah dan wakil rakyat baru, melaksanakan janji
melakukan perubahan.
Aliansi tersebut terdiri dari, Komite Perjuangan
Rakyat Bersatu yang berisikan sebagian besar serikat
buruh antara lain FNPBI, GSBI, ASPEK, GASPERMINDO, SP
FKK PT DI, SBTPI. Selain itu ada juga Barisan Oposisi
Bersatu yang terdiri dari PRD, LS ADI, LMND, BM-PAN.
Komite Antikriminalisasi Pers (KAKaP), Aliansi
Perempuan Tolak RUU TNI, Jakarta Parlemen Watch,
Senjata Kartini (Sekar), dan Gerakan Mahasiswa
Nasional Indonesia (GMNI).
"Kami ingin menagih apakah dalam 100 hari pertama,
mereka dapat memenuhi janji-janji. Fokus kami ada
empat point", seru juru bicara aksi Aksi Rakyat
Bersatu, Lukman Hakim dalam konferensi pers yang
diadakan di kantor Kontras.
Empat point yang mereka tuntut antara lain :
Pertama : Pemerintahan Bersih dengan indikasi
pengadilan terhadap para koruptor, pembersihan
birokrasi dari koruptor dan pengadilan terhadap
jendral�jendral pelanggar HAM.
Kedua : Pemerintahan yang demokratis dengan indikasi
Pencabutan UU Anti Teroris, UU KKR, Menarik pasukan
organik dari Aceh dan Papua, Menolak RUU TNI, serta
membebaskan semua tapol/napol tanpa syarat.
Ketiga : Pemerintahan dengan konsep ekonomi kerakyatan
dengan indikasi mencabut UU 13/2003 dan UU 2/2004
tentang ketenagakerjaan, Mencabut UU Sumber Daya Air,
Menolak RUU PPILN, RUU Perkebunan, RUU Kesehatan,
Menaikkan anggaran pendidikan pada RAPBN 2005 hingga
pendidikan gratis, dan menyediakan perumahan layak
tanpa penggusuran.
Keempat : Pemerintah yang berdaulat yang artinya
berani melepaskan diri dari penjajahan Barat, seperti
penghapusan utang luar negeri, menghentikan program
privatisasi, melindungi industri dalam negeri.
Ditambahkan pula oleh Gigih Guntoro, Sekjen LMND, Aksi
Rakyat Bersatu ini merupakan konsolidasi dari berbagai
aliansi gerakan yang telah ada di Jakarta, yang ke
depan diharapkan mampu menawarkan alternatif jalan
keluar bagi rakyat, kerena sangat sulit bagi
pemerintahan SBY dan DPR yang baru untuk menjalankan
agenda perubahan. Misal pemerintah yang bersih, itu
berarti SBY harus berani memeriksa Yusuf Kalla yang
dulu terindikasikan melakukan korupsi di jaman Gus Dur
termasuk pengadilan terhadap Soeharto dan Partai
Golkar.
Dan untuk memberikan peringatan terhadap Pemerintahan
Baru dan DPR baru, Aksi Rakyat Bersatu akan mengadakan
aksi massa di Gedung DPR/MPR pada tanggal 1 Oktober
bertepatan dengan pelantikan anggota dewan yang baru
yang akan dilanjutkan dengan aksi massa pada tanggal
20 Oktober di Istana Negara pada saat pelantikan
Presiden Baru. Aksi ini juga dilakukan serentak di
seluruh Indonesia bagi organisasi-organisasi yang
mempunyai jaringan nasional.
sumber: www.fnpbi.or.id
_______________________________
Do you Yahoo!?
Declare Yourself - Register online to vote today!
http://vote.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/