Sdr. sea mengatakan:


�Betul ditulis UUD, tetapi apakah dalam praktek sesuai dengan apa yang ditulis itu? 
Dalam exploarasi /exploatasi minyak/gas tidak dimiliki 100% oleh Pertamina, 
dibagi-bagi oleh berbagai perusahaan nasional dan internasional. Syaratnya hanya 
antara 40-55% untuk minyak dan gas, tetapi yang lain berapa % milik "negara"? Masalah 
berikutnya ialah apakah keuntungan dari perusahaan seperti Pertamina itu benar-benar 
bisa dirasakan oleh rakyat yang dinyatakan dalam UUD sebagai pemiliknya.



Dalam katagori nasional termasuk negara [Pertamina] dan milik kelaurga XYZ. Coba 
perhatikan tambang tembangane di Freeport berapa besar milik nasional Indonesia?�





Dalam argumentasi diatas saya lihat pak sea men campur baurkan antara pertamina, 
minyak milik negara, explorasi, dll.





Mengenai Freeport -  Milik pemerintah Indonesia di FI adalah 9%.  Milik pemerintah 
amrik yang selalu di-sebut2 sebagai biangnya kapitalisme adalah NOL besar.  Kontrak 
kerja antara McMoran dengan Indonesia saya kurang tahu, tetapi saya rasa mungkin 
serupa dengan kontrak kerja dengan perusahaan2 minyak yang kapitalis dengan pem. 
Indonesia. Tetapi sekali lagi saya nggak tahu lho.  Saya hanya tahu sedikit 
................ sekali mengenai aksi bekerjanya perusahaan kapitalis asing di NKRI, 
but I think enough utk meng clearkan confusion seperti yang di paragraph yg saya kutip 
diatas.  Kalau netter yang lebih tahu, harap di clearkan lebih lanjut.  Sekali lagi, 
kalau kita marah akan sesuatu, kan lebih baik marahnya karena alasan yang benar.  
Kalau alasan dari pada ke marahan/ke tidak senangan/ketidak puasan tsb. ternyata tidak 
benar, percuma dong itu energi yang sudah dikeluarkan. :-)



-  Perusahaan2 minyak kapitalis mempunyai kontrak kerja dengan pem. Indonesia, dalam 
hal ini dg. Migas.  Garis besarnya adalah sbb.



Mereka (sang kapitalis) menang kontrak kerja di suatu blok, dan jika menemukan minyak, 
maka mereka akan mendapat sekian persen dari hasil. Persentase  tsb. bisa diberikan 
dalam persentase hasil minyak, dan kadang2 diberikan dalam bentuk uang menurut harga 
pasar pada waktu minyak tsb. di jual.  Biaya2 dari mulai eksplorasi sampai dengan 
mengeluarkan minyak dari sumur, ditanggung sang kapitalis. Ada juga biaya mereka 
sebagian di reimburse oleh nkri, kalau menemukan minyak.  Mungkin saja pem. NKRI 
memberikan keringanan, dalam bentuk pajak umpamanya, tetapi meskipun begitu, biaya 
tetap saja besar sekali.  Nolnya banyak .......... sekali.  (Takut sebut nama nih, 
sebab otakku kadang2 nggak bisa ngitung kalau kebanyakan nolnya).



- Jadi, sebelum mengecap hasil investasi, kerja keras dan hasil rampokan dari rakyat 
nkri, sang kapitalis pengeruk kekayaan rakyat NKRI tsb. harus mengeluarkan dana banyak 
nol dolar dalam rangka mencari minyak tsb. (semacam gambling mungkin ya?)  Contoh:  
kan mereka harus mengeluarkan uang utk pekerja2 eksplorasi umpamanya, lebih2 kalau 
pekerja tsb. orang bule yang maunya makan daging yg mahal, minum es krim, meskipun 
mereka harus tinggal di tenda di hutan.  Kan itu makanan mahal.  Kasihan orang 
Indonesia, makan daging saja banyak yg tidak mampu.  Lebih kasihan lagi itu orang2 
Indonesia yg. di daerah pengeboran atau eksplorasi tsb. yg biasanya orang daerah, yg 
harus ngiler lihat orang bule dengan segala kemewahannya (menurut standar kita lho, 
kalau menurut standar orang bule tsb. sih, makan es krim setiap hari biasa2 saja).  
Begitupun gaji orang bule yang sangat wah.  Kalau dikasih gaji seperti skala gaji di 
nkri, mana mau ada orang bule yg mau kerja di NKRI?  Kalau orang amrik sih mendingan 
kerja di walmart. utk keahlian yg serupa.



- Investasi uang kan besar sekali, karena itu sang kapitalis tsb. sangat mengandalkan 
ahli2 minyak dan geologist mereka. Karena kalau ahli2 mereka tsb. tidak pandai, maka 
percuma dong itu uang banyak nol dollar yang dikeluarkan, sebab hasil pengeborannya yg 
lokasinya di tentukan oleh ahli2 tsb. akan menghasilkan nol besar.



-  Pertamina itu sama dengan perusahaan minyak kapitalis yang lain, dimana mereka 
mempunyai konsesi di satu blok. Cuman bedanya dalah, bahwa persuahaan minyak yang 
laiin itu adalah kapitalis, sedangkan pertamina tentu saja bukan kapitalis.  Jadi 
minyak di bumi itu bukan departemennya pertamina, melainkan departemennya migas, yg 
mempunyai tugas mengurus atas nama rakyat nkri.  Gitu lho!  Pertamina tsb. sebenarnya 
adalah saingannya perusahaan minyak kapitalis yang lain.



-  rakyat Indonesia, aka nkri, aka migas, adalah tuan tanah, sedangkan perusahaan 
minyak yang kapitalis tsb. adalah kontrakan. Oops, sorry, tidak semua perusahaan 
minyak di Indonesia adalah kapitalis -   Pertamina tentu saja bukan kapitalis.



- Jadi jika harga minyak mahal, maka yang untung adalah selain kotraktor tsb., 
tentunya sang tuan tanah, bukan?  Dengan harga yg tinggi, untungnya tuan tanah apakah 
bukannya jauh lebih besar dari pada si kapitalis.  Kalau harga minyak murah, yang 
buntung adalah kapitalis juga, sebab sudah mengeluarkan banyak nol dolar.  Si tuan 
tanah rugi bukannya karena sudah mengeluarkan banyak nol dolar, melainkan mungkin 
kalau dulu naik mersi sekarang naik bajaj.  



-  Kalau seperti yg di kira orang2, bahwa mudah sekali menjadi perusahaan minyak, 
yaitu tinggal gali lubang, jor .... minyak keluar - think again!  Kalau begitu mudah, 
mengapa nggak kasih pertamina saja utk mengelola seluruh daerah NKRI?   Dan kenapa 
partamina keboblosan banyak nol dollar?



Berikut ini pengalamanku mendengar beberapa kawan yg bekerja di bidang minyak di 
daerah.  Mereka bukan penduduk asli daerah itu, melainkan pendatang dari daerah yang 
lain.  Mereka sedang membicarakan situasi dimana penduduk setempat protes sebab 
rupanya penduduk setempat tidak merasa kecipratan hasil minyak dan menuntut supaya 
putra2 daerah dipakai utk berbagai jabatan di perusahaan minyak tempat mereka bekerja. 
 Komentar kawan2-ku?  Wah, mereka (orang daerah yg protes tsb.) kira kerja di drilling 
itu gampang ya, hanya tinggal gali lobang.  



Salam,

amartien











 --- On Tue 09/28,  < [EMAIL PROTECTED] > wrote:

From:  [mailto: [EMAIL PROTECTED]

To: [EMAIL PROTECTED]

Date: Tue, 28 Sep 2004 15:31:15 +0200

Subject: Sv: Re: Sv: Re: [ppiindia] Menagih Janji Perubahan.



Betul ditulis UUD, tetapi apakah dalam praktek sesuai dengan apa yang ditulis itu? 
Dalam exploarasi /exploatasi minyak/gas  tidak dimiliki 100% oleh Pertamina, 
dibagi-bagi oleh berbagai perusahaan nasional dan internasional. Syaratnya hanya 
antara 40-55% untuk minyak dan gas, tetapi yang lain berapa % milik "negara"? Masalah 
berikutnya ialah apakah keuntungan dari perusahaan seperti Pertamina  itu benar-benar 
bisa dirasakan oleh rakyat yang dinyatakan dalam UUD sebagai pemiliknya.<br><br>Dalam 
katagori nasional termasuk negara [Pertamina] dan milik kelaurga XYZ. Coba perhatikan 
tambang tembangane di Freeport berapa besar milik nasional Indonesia? <br><br>Silahkan 
baca sekali lagi apa yang saya tulis.<br><br>Apa sebabnya dicampur dengan wong jowo 
yang dibunuh. Bila mau dicampur maka saya ingin bertanya. Lupakah atau telah lingun 
pengetahuan Anda bahwa jutaan wong jowo yang dibabat ialah bukan karena keiingan 
mereka untuk dibabat. Yang membabat itu siapa? Bukankah pembabatan itu membuat wong 
jowo sekarang banyak dikirim menjadi TKI berkuaifikasi rendah tanpa perlindungan hukum 
ke mana-mana. Celakanya yang mengirim juga wong Jowo berkuasa.<br><br>Jadi hendaklah 
dimengerti bahwa demokrasi bukan hanya terbatas dengan adanya pemilihan umum, tetapi 
implentasi hak-hak azasi secara merata, yang antara lain harus sudah dicabut TAP MPRS 
XXV/1966. Kalau tidak bukan demokrasi atau juga demo-crazy, tetapi demoncrazy, the 
demon who are crazy!<br><br><br><br>> <br>> Fr�n: Danardono HADINOTO <[EMAIL 
PROTECTED]><br>> Datum: 2004/09/28 Tue PM 02:54:37 CEST<br>> Till: [EMAIL 
PROTECTED]<br>> �mne: Re: Sv: Re: [ppiindia] Menagih Janji Perubahan.<br>> <br>> <br>> 
Pertamina kan milik rakyat? Lha wong sudah dituangkan dalam � 33 UUD 45 kekayaan bumi 
adalah milik rakyat. Juga Ibnu Sutowo dulu milik rakyat, diangkat bung Karno, lalu 
jadi jurubayar pak Harto. Pak Harto juga milik rakyat,lha wong yang ngangkat juga 
rakyat (lewat MPR, R-nya kan singkatan dari Rakyat to pak?).<br>>  <br>> DPR juga 
pakai kata R, jadi juga milik rakyat. Juga istana negara milik rakyat, karena negara 
adalah rakyat (kedaulatan ada ditangan rakyat, menurut UUD). Presiden syah karena 
dipilih lewat pemilihan umum. Umum adalah synonim dari rakyat.<br>>  <br>> Lha dimana 
soalnya pak?<br>>  <br>> Jutaan wong Jowo yang dibabat tahun 60an juga diakhiri atas 
nama rakyat. Semua sudah OK, ini kan demokrasi (atau demo crazy?).<br>>  <br>> <br>> 
<br>> [EMAIL PROTECTED] wrote:<br>> Minyak seharga $50,-- siapa yang untung? 
Perusahaan minyak  atau rakyat dimana terdapat pengeboran minyak?<br>> <br>> Yang 
untung terang para kapitalis, atau kaum bermodal. Bukankah mereka yang memiliki 
perushaan minyak dan pengeborannya.<br>> <br>> Mujur kalau perusahaan minyak itu 
dimiliki negara yang benar-benar menaruh kepentingan rakyat sebagai patokan pertama 
dalam menikmati keuntungan dari harga $50,--per barrel. Tetapi, kalau tidak apa mau 
dibilang, supaya dipikirkan.<br>> <br>> Indonesia adalah negeri produsen minyak. 
Apakah dengan harga US$ 50,-- per barrel akan membawa keuntungan pada Pertamina? 
Berapa besar keuntungan jangan lupa diperhatikan. Ada alasan untuk diperhatikan kalau 
tidak diulangi peristiwa tahun 1970-an, yaitu ketika harga minyak melonjak tinggi di 
dunia, semua perusahaan minyak mendapat laba berlipat ganda. Satu-satunya perusahaan 
minyak yang tidak memperoleh keuntungan malah rugi diambang pintu kebangkrutan adalah 
Pertamina. Ruginya 10 milyar dollar US. Tak ada satu orang pun dihukum dengan adanya 
mismanagement di Pertamina.<br>> <br>> <br>> <br>> > <br>> > Fr�n: Danardono HADINOTO 
<[EMAIL PROTECTED]><br>> > Datum: 2004/09/28 Tue PM 02:08:28 CEST<br>> > Till: [EMAIL 
PROTECTED]<br>> > �mne: Re: [ppiindia] Menagih Janji Perubahan.<br>> > <br>> > <br>> > 
Rakyat mah jangan disalahin,kang, merteka adalah korban, tetapi pimpinan masyarakat. 
Pemerintah juga kan gak bakal ada kalu gak ada dukungan pimpinan masyarakat. <br>> >  
<br>> > Makanya, sekarang kita sadar, jangan mudah di-sodok2. Ideologi anti kapitalis 
mah udah tua, setua republik kita. Ini mah bukan barang bar
 u sejak 911.<br>> >  <br>> > Jangan main bakar ahh, bahan bakar kan mahal, sekarang 
minyak $ 50 se barrel.<br>> >  <br>> >  <br>> > <br>> > <br>> > RG Nur Rahmat <[EMAIL 
PROTECTED]> wrote:<br>> > memangnya ini salah kita? kita ini kan punya mentalitas ada 
teriak maling, kita gebukin rame-rame dulu kalau perlu bakar.<br>> > <br>> > Yang 
berkuasa waktu itu siapa? kok yang disalahkan rakyat? <br>> > <br>> > Danardono 
HADINOTO wrote: <br>> > Yang membrontak dengan senjata itu kan pasukan pengawal 
presiden, yang menjemput jendral2. Ada pengadilan yang memutuskan siapa yang salah? 
kalau DN Aidit salah (karena anti AS kali ya?) ya mbok dibawa kepengadilan, kok main 
tembak? Kan main tembak kayak di Priok juga gak bener, ya kan? Di Aceh juga.<br>> > 
<br>> > Juga pembantu rumah tangga teman saya dibunuh, si mbok malang ini, karena 
entah apa. Padahal dia se-hari2 cuma masak didapur, lha wong buta politik, habis buta 
huruf..<br>> > <br>> > Ayah anda masuk list mereka? Ya, paman saya dua mereka bunuh 
pada Peristiwa madiun 1948. Juga sawah eyang saya di Madiun, Ngawi dan Ponorogo 
dijarah. Ini jelas kesalahan mereka. Kekuatan manapun dinegeri ini janganlah 
mengandalkan kekerasan sesama kita. Musuh yang tertawa.<br>> > <br>> > Kalau anggauta 
CC PKI yang ganas2 itu, ya OK lah bawa kepenjara. Tetapi sampai pak Kasur masuk 
penjara. Mas Pram dll. yang bener aja. Semua itu suruhan siapa? Adam Malik dapat uang 
untuk memusnahkan orang2 yang masuk daftar itu dari kedutaan besar negeri mana?<br>> > 
<br>> > PKI dibubarkan, OK. Kaum nasionalis marhaenis juga ikut dibabat?<br>> > <br>> 
> <br>> > Bayangkan kekuatan bangsa kita kala itu. Kita adalah pemimpin negara2 Asia 
Afrika dalam semangat Bandung. Akhirnya, mas, siapa yang ketawa? ABRI kita ditakuti 
oleh Australia dan negara2 tetangga. Sekarang? Jadi bahan tertawaan, apalagi dengan 
kapal2 perang karatan yang kalau mau tembak akan tenggelam, hasil upaya Habibie yang 
dipuja (sebagian) umat Islam itu...<br>> > <br>> > <br>> > Mbak Tutut, mas Bambang, 
mas Beddu Amang, mas Bob Hassan, dll.. rakyat yang mewarisi negeri ini? Meringkuk di 
penjara, dibuang ke kali Brantas dan bengawan Solo..dibuang ke Buru..atau tinggal 
dipinggir rel kereta api.<br>> > <br>> > Ingatlah kita semua akan kesalahan ini..<br>> 
> <br>> > Salam<br>> > <br>> > RM D Hadinoto<br>> > <br>> > <br>> > A Nizami 
wrote:<br>> > Dulu PKI kan yang melakukan pemberontakan bersenjata<br>> > dan membunuh 
7 jenderal.<br>> > <br>> > Mungkin itu berita bohong, tapi ayah saya pernah<br>> > 
cerita bahwa temannya memasukkan ayah saya dalam<br>> > daftar hitam yang harus 
dibunuh. <br>> > <br>> > Alhamdulillah sebelum giliran ayah saya datang, PKI<br>> > 
sudah hancur duluan. Meski demikian, ayah saya tidak<br>> > membongkar identitas 
temannya, sehingga temannya tetap<br>> > bebas, meski ketakutan kalau bertemu ayah 
saya.<br>> > <br>> > Semoga kelompok kiri sekarang lebih humanis sedikit<br>> > dalam 
membuat daftar hitam agar tidak mendapat reaksi<br>> > balik. Toh tujuan kita 
sebenarnya sama.<br>> > <br>> > --- Danardono HADINOTO wrote:<br>> > <br>> > > Janji 1 
sampai 4. janji ke empat:<br>> > > <br>> > > Keempat : Pemerintah yang berdaulat yang 
artinya<br>> > > berani melepaskan diri dari penjajahan Barat,<br>> > > seperti<br>> > 
> penghapusan utang luar negeri, menghentikan program<br>> > > privatisasi, melindungi 
industri dalam negeri. <br>> > > <br>> > > Lha ini dulu juga dituntut oleh DN Aidit 
bersama<br>> > > partainya. Kalau pak DN masih hidup bilang apa ya?<br>> > > Dia akan 
bahagia, sebab tuntutannya diteruskan. <br>> > > <br>> > > Mengharukan, melihat 
tuntutan rakyat, Muslim dan<br>> > > nasional serta PKI satu suara seperti paduan 
suara<br>> > > yang utuh.<br>> > > <br>> > > Lalu buat apa kalian ditahun 66an 
bunuh2an?<br>> > > <br>> > > <br>> > > <br>> > > persatuan gerakan <br>> > > 
wrote:<br>> > > Aksi Rakyat Bersatu Tuntut Pemerintahan Bersih,<br>> > > Demokratis, 
dan Kerakyatan<br>> > > Dipublikasi pada Tuesday, 28 September 2004 oleh <br>> > > 
Selasa, 28 September 2004 <br>> > > <br>> > > Jakarta - FNPBI, Berbagai elemen gerakan 
b
 uruh,<br>> > > mahasiswa, kaum miskin kota dan partai politik yang<br>> > > tergabung 
dalam Aksi Rakyat Bersatu mendesak<br>> > > pemerintah dan wakil rakyat baru, 
melaksanakan janji<br>> > > melakukan perubahan.<br>> > > <br>> > > Aliansi tersebut 
terdiri dari, Komite Perjuangan<br>> > > Rakyat Bersatu yang berisikan sebagian besar 
serikat<br>> > > buruh antara lain FNPBI, GSBI, ASPEK, GASPERMINDO,<br>> > > SP<br>> > 
> FKK PT DI, SBTPI. Selain itu ada juga Barisan<br>> > > Oposisi<br>> > > Bersatu yang 
terdiri dari PRD, LS ADI, LMND, BM-PAN.<br>> > > Komite Antikriminalisasi Pers 
(KAKaP), Aliansi<br>> > > Perempuan Tolak RUU TNI, Jakarta Parlemen Watch,<br>> > > 
Senjata Kartini (Sekar), dan Gerakan Mahasiswa<br>> > > Nasional Indonesia (GMNI). 
<br>> > > <br>> > > "Kami ingin menagih apakah dalam 100 hari pertama,<br>> > > mereka 
dapat memenuhi janji-janji. Fokus kami ada<br>> > > empat point", seru juru bicara 
aksi Aksi Rakyat<br>> > > Bersatu, Lukman Hakim dalam konferensi pers yang<br>> > > 
diadakan di kantor Kontras. <br>> > > Empat point yang mereka tuntut antara lain : 
<br>> > > Pertama : Pemerintahan Bersih dengan indikasi<br>> > > pengadilan terhadap 
para koruptor, pembersihan<br>> > > birokrasi dari koruptor dan pengadilan 
terhadap<br>> > > jendral�jendral pelanggar HAM. <br>> > > Kedua : Pemerintahan yang 
demokratis dengan indikasi<br>> > > Pencabutan UU Anti Teroris, UU KKR, Menarik 
pasukan<br>> > > organik dari Aceh dan Papua, Menolak RUU TNI, serta<br>> > > 
membebaskan semua tapol/napol tanpa syarat. <br>> > > Ketiga : Pemerintahan dengan 
konsep ekonomi<br>> > > kerakyatan<br>> > > dengan indikasi mencabut UU 13/2003 dan UU 
2/2004<br>> > > tentang ketenagakerjaan, Mencabut UU Sumber Daya<br>> > > Air,<br>> > 
> Menolak RUU PPILN, RUU Perkebunan, RUU Kesehatan,<br>> > > Menaikkan anggaran 
pendidikan pada RAPBN 2005 hingga<br>> > > pendidikan gratis, dan menyediakan 
perumahan layak<br>> > > tanpa penggusuran. <br>> > > Keempat : Pemerintah yang 
berdaulat yang artinya<br>> > > berani melepaskan diri dari penjajahan Barat,<br>> > > 
seperti<br>> > > penghapusan utang luar negeri, menghentikan program<br>> > > 
privatisasi, melindungi industri dalam negeri. <br>> > > <br>> > > Ditambahkan pula 
oleh Gigih Guntoro, Sekjen LMND,<br>> > > Aksi<br>> > > Rakyat Bersatu ini merupakan 
konsolidasi dari<br>> > > berbagai<br>> > > aliansi gerakan yang telah ada di Jakarta, 
yang ke<br>> > > depan diharapkan mampu menawarkan alternatif jalan<br>> > > keluar 
bagi rakyat, kerena sangat sulit bagi<br>> > > pemerintahan SBY dan DPR yang baru 
untuk menjalankan<br>> > > agenda perubahan. Misal pemerintah yang bersih, itu<br>> > 
> berarti SBY harus berani memeriksa Yusuf Kalla yang<br>> > > dulu terindikasikan 
melakukan korupsi di jaman Gus<br>> > > Dur<br>> > > termasuk pengadilan terhadap 
Soeharto dan Partai<br>> > > Golkar. <br>> > > <br>> > > Dan untuk memberikan 
peringatan terhadap<br>> > > Pemerintahan<br>> > > Baru dan DPR baru, Aksi Rakyat 
Bersatu akan<br>> > > mengadakan<br>> > > aksi massa di Gedung DPR/MPR pada tanggal 1 
Oktober<br>> > > bertepatan dengan pelantikan anggota dewan yang baru<br>> > > yang 
akan dilanjutkan dengan aksi massa pada tanggal<br>> > > 20 Oktober di Istana Negara 
pada saat pelantikan<br>> > > Presiden Baru. Aksi ini juga dilakukan serentak di<br>> 
> > seluruh Indonesia bagi organisasi-organisasi yang<br>> > > mempunyai jaringan 
nasional.<br>> > > <br>> > > sumber: www.fnpbi.or.id<br>> > > <br>> > > <br>> > > 
<br>> > > <br>> > > _______________________________<br>> > > Do you Yahoo!?<br>> > > 
Declare Yourself - Register online to vote today!<br>> > > http://vote.yahoo.com<br>> 
> > <br>> > > <br>> > > <br>> > > <br>> > ><br>> > 
***************************************************************************<br>> > > 
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat<br>> > > Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in<br>> > > Commonality & Shared Destiny.<br>> > > 
www.ppiindia.shyper.com<br>> > ><br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
><br>> > ________________
 __________________________________________________________<br>> > > Mohon 
Perhatian:<br>> > > <br>> > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA<br>> 
> > (kecuali sbg otokritik)<br>> > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali 
yg<br>> > > akan dikomentari.<br>> > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
<br>> > > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]<br>> > > 5. Satu email perhari:<br>> > > 
[EMAIL PROTECTED]<br>> > > 6. No-email/web only:<br>> > > [EMAIL PROTECTED]<br>> > > 
7. kembali menerima email:<br>> > > [EMAIL PROTECTED]<br>> > > <br>> > > Yahoo! Groups 
Links<br>> > > <br>> > > <br>> > > <br>> > > <br>> > > <br>> > > <br>> > > <br>> > > 
---------------------------------<br>> > > Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 
100MB<br>> > > kostenlosem Speicher<br>> > > <br>> > > [Non-text portions of this 
message have been<br>> > > removed]<br>> > > <br>> > > <br>> > <br>> > <br>> > 
=====<br>> > Bacalah artikel tentang Islam di:<br>> > 
http://www.geocities.com/nizaminz<br>> > <br>> > <br>> > <br>> > 
__________________________________<br>> > Do you Yahoo!?<br>> > New and Improved 
Yahoo! Mail - Send 10MB messages!<br>> > http://promotions.yahoo.com/new_mail <br>> > 
<br>> > <br>> > <br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com<br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
__________________________________________________________________________<br>> > 
Mohon Perhatian:<br>> > <br>> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA 
(kecuali sbg otokritik)<br>> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.<br>> > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <br>> > 4. 
Posting: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 6. 
No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 7. kembali menerima email: [EMAIL 
PROTECTED]<br>> > <br>> > Yahoo! Groups Links<br>> > <br>> > <br>> > <br>> > <br>> > 
<br>> > <br>> > <br>> > ---------------------------------<br>> > Gesendet von Yahoo! 
Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher<br>> > <br>> > [Non-text portions of this 
message have been removed]<br>> > <br>> > <br>> > <br>> > <br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com<br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
__________________________________________________________________________<br>> > 
Mohon Perhatian:<br>> > <br>> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA 
(kecuali sbg otokritik)<br>> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.<br>> > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <br>> > 4. 
Posting: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 6. 
No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 7. kembali menerima email: [EMAIL 
PROTECTED]<br>> > <br>> > Yahoo! Groups Links<br>> > <br>> > <br>> > <br>> > <br>> > 
<br>> > <br>> > <br>> > <br>> > ---------------------------------<br>> > Do you 
Yahoo!?<br>> > New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!<br>> > <br>> > 
[Non-text portions of this message have been removed]<br>> > <br>> > <br>> > <br>> > 
<br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com<br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
__________________________________________________________________________<br>> > 
Mohon Perhatian:<br>> > <br>> > 1. Harap t
 dk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)<br>> > 2. Pesan yg 
akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.<br>> > 3. Lihat arsip 
sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <br>> > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 5. Satu 
email perhari: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]<br>> > <br>> > Yahoo! Groups Links<br>> > 
<br>> > <br>> > <br>> > <br>> > <br>> > <br>> >             <br>> > 
---------------------------------<br>> > Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB 
kostenlosem Speicher<br>> > <br>> > [Non-text portions of this message have been 
removed]<br>> > <br>> > <br>> > <br>> > <br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com<br>> > 
***************************************************************************<br>> > 
__________________________________________________________________________<br>> > 
Mohon Perhatian:<br>> > <br>> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA 
(kecuali sbg otokritik)<br>> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.<br>> > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <br>> > 4. 
Posting: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 6. 
No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]<br>> > 7. kembali menerima email: [EMAIL 
PROTECTED]<br>> >  <br>> > Yahoo! Groups Links<br>> > <br>> > <br>> > <br>> >  <br>> > 
<br>> > <br>> > <br>> > <br>> <br>> 
-------------------------------------------------<br>> WebMail fr�n Tele2 
http://www.tele2.se<br>> -------------------------------------------------<br>> <br>> 
<br>> <br>> 
***************************************************************************<br>> 
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com<br>> 
***************************************************************************<br>> 
__________________________________________________________________________<br>> Mohon 
Perhatian:<br>> <br>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)<br>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.<br>> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <br>> 4. Posting: 
[EMAIL PROTECTED]<br>> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]<br>> 6. No-email/web 
only: [EMAIL PROTECTED]<br>> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]<br>> <br>> 
<br>> <br>> Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT<br>> <br>> <br>> 
---------------------------------<br>> Yahoo! Groups Links<br>> <br>>    To visit your 
group on the web, go to:<br>> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/<br>>   <br>>    
To unsubscribe from this group, send an email to:<br>> [EMAIL PROTECTED]<br>>   <br>>  
  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. <br>> <br>> 
<br>>              <br>> ---------------------------------<br>> Gesendet von Yahoo! 
Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher<br>> <br>> [Non-text portions of this 
message have been removed]<br>> <br>> <br>> <br>> <br>> 
***************************************************************************<br>> 
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com<br>> 
***************************************************************************<br>> 
__________________________________________________________________________<br>> Mohon 
Perhatian:<br>> <br>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)<br>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan 
dikomentari.<br>> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; <br>> 4. Posting: 
[EMAIL PROTECTED]<br>> 5. Satu email perhar
_______________________________________________
No banners. No pop-ups. No kidding.
Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke