Assalamu`alaikum wr.wb wallahu a`alam mana yang benar namun di bawah ini saya sampaikan berita yang meng-counter issue tersebut
Wassalamu`alaikum wr.wb Yuli Setyo Indartono Kobe Harian Sinar Pagi, http://www.hariansib.com/date21/hal1a.htm Kubu SBY Akan Gugat R Hartono Jakarta (SIB) Capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai tindakan Ketua Umum PKPB R Hartono yang menyebutnya telah beristri saat masih menjadi taruna sebagai aksi politik yang tidak etis. Tindakan itu, katanya, merupakan pelanggaran Pemilu. �gTentunya aksi politis demikian sangat tidak etis dilakukan pada masa tenang terlebih pelakunya adalah seorang tokoh yang seharusnya dapat menjadi panutan,�h kata SBY usai memberikan suara di TPS 05, Puri Cikeas Indah, Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Senin (20/9). SBY mengaku menerima sejumlah laporan dari tim suksesnya ada indikasi tindak kecurangan selama masa tenang. Kecurangan itu, katanya kemungkinan juga akan terjadi pada saat penghitungan suara. Dua hari menjelang coblosan Sabtu (18/9) lalu, R Hartono dalam jumpa pers di rumahnya meminta SBY mengklarifikasi kabar telah beristri dan memiliki anak sebelum dan saat mengikuti pendidikan Akabri. Dari kabar yang diterima Hartono, SBY telah memiliki anak perempuan berusia 35 tahun dan seorang laki-laki yag berusia 33 tahun dari istrinya yang berasal dari Filipina, sebelum dengan Kristiani. Dengan usia tersebut, Hartono mengasumsikan, jika benar terjadi pernikahan SBY dengan wanita Filipina tersebut, maka hal itu dilakukan pada 1968. Padahal SBY lulus Akabri tahun 1973. Bahkan, dilihat dari usia anak lelakinya diperkirakan tahun 1971 atau saat SBY masih menjalani pendidikan Akabri. �gIni kalau benar lho, tentu akan mengganggu dia (SBY). Sebab dalam keterangan untuk menjadi calon taruna, syarat utamanya adalah bujangan. Kalau kabar itu benar, SBY berarti telah berbohong kepada institusi,�h kata Hartono waktu itu. Hartono pada kesempatan itu menyangkal apa yang dikatakannya sebagai kampanye hitam bagi SBY. KUBU SBY SIAPKAN GUGATAN HUKUM HADAPI HARTONO Kubu tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kini sedang mempertimbangkan upaya gugatan hukum terhadap tudingan Ketua Umum Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) R Hartono, yang dinilai telah melakukan pencemaran nama baik. �gKami dan tim advokasi sedang mempertimbangkan gugatan hukum, karena pernyataan Hartono pantas dituntut secara hukum,�h kata Mayjen (purn) Sjamsir Siregar di Jakarta, Senin. Sjamsir mengemukakan hal itu kepada wartawan berkaitan dengan pernyataan mantan Kasad Jenderal (purn) Hartono yang menuding SBY memiliki isteri dua, dan dua orang anak dari perkawinannya dengan wanita Filipina. Sjamsir yang juga mantan Kepala Badan Intelijen ABRI (BIA) mengatakan, pernyataan Hartono dapat digolongkan pencemaran nama baik, apalagi yang dicemarkan merupakan calon presiden, sehingga terlihat sekali kalau Hartono berupaya menjelek- jelekkan. �gPaling Hartono itu hanya ingin mencari kekuasaan semata dengan cara menjelekkan orang lain, padahal banyak yang tahu kalau tindakan Hartono itu malah menjatuhkan martabat purnawirawan,�h kata Sjamsir. Dalam pandangan tokoh intelijen tersebut, sebaiknya seorang purnawirawan tidak berbuat seperti itu. SBY sendiri usai mencoblos mengatakan, pernyataan Hartono sebagai tindakan politis yang tidak etis dan bisa dikatagorikan sebagai pelanggaran Pemilu. GUS DUR ANGGAP HARTONO SEBAGAI �gPREMAN�h Mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menganggap Ketua Umum Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) R Hartono sebagai �gpreman�h karena telah begitu tega memfitnah Capres Susilo Bambang Yudhoyono. �gBagaimana sampai tega begitu, Hartono adalah �epreman�f,�h katanya kepada wartawan di kediamannya Jakarta, Senin, tentang pernyataan Hartono bahwa SBY pernah menikah dengan wanita Filipina dan mempunyai anak perempuan berusia 35 tahun dan seorang laki-laki berusia 33 tahun. Gus Dur sangat yakin pernyataan Hartono itu tidak benar. �gSBY itu teman saya, istrinya Kristiani, juga kasihan. Kalau nggak bisa kuat-kuat, bisa berantem,�h katanya. Ia juga menilai aneh pernyataan Hartono itu karena mengapa tidak dicari sejak dahulu. Oleh karena itu, Gus Dur minta atase pertahanan Kedubes RI di Manila, Filipina, untuk mau membuktikan bahwa pernyataan Hartono itu tidak benar. Mengenai figur Hartono, Gus Dur mengatakan, �gDulu dia menyatakan bangga sebagai antek Soeharto. Saya katakan, wis tuwek (sudah tua), elek (jelek), antek pisan (lagi). Terus dia bilang sebagai tumbal Soeharto, padahal Soeharto tidak senang dia, sekarang pindah ke Mega.�h Ia juga menilai bahwa Hartono yang mantan Kepala Staf TNI-AD itu sudah bukan apa-apa lagi, sudah tidak didengar orang. �gSudah bukan apa-apa, tak didengar orang, karena nggak punya pangkat lagi,�h katanya. Gus Dur malah memuji mantan Menperindag Letjen (Purn) Luhut Panjaitan masih didengar orang karena benar-benar memiliki integritas pribadi. (detikcom/Ant/y) --- In [EMAIL PROTECTED], <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Apakah cerita ini benar? > > > > > Fr�n: "Rachman, Mauludi (GE Consumer Finance)" <[EMAIL PROTECTED]> > > Datum: 2004/10/01 Fri AM 11:47:53 CEST > > �mne: [ppiindia] Dari seorang rekan. Bener ga nih ??? > > > > > TERBONGKARNYA SKANDAL PENIPUAN AKABRI > > > > > > Sepandai-pandai menyimpan bangkai, akhirnya pasti tercium juga. Pepatah > > lama itu, sekarang terbukti terjadi pada Calon Presiden Susilo Bambang > > Yudhoyono (SBY). Rahasia yang disimpannya dalam-dalam selama 35 tahun, ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

