Setahuku gak ada larangan yach....

      Bahkan setahun sebelum aku masuk Islam, aku sudah ikutan Zikirnya
Ustadz
      Muhammad Arifin Ilham. Sampai hari minggu kemaren tanggal 3 Oktober
  2004,
      masih banyak saya dapati orang2 yang beragama Protestan, Katholik,
  Hindu,
      Budha dan bahkan Kepercayaan ikut berdzikir bersama2 kami di Mampang
  Indah
      Depok... ;o) he...he...he... gak nyambung yach...

    Tapi sahabatku "peace", lebih arif jika kita bisa menyampaikan isi
Qur'an
    dengan bahasa komunikasi yang dimengerti oleh kalangan dimana informasi
  itu disampaikan.
    Tempat dan waktu yang layak. Lihat situasi, lihat kondisi... Jangan
pergi
    ketempat lalat apalagi dalam keadaan terluka dan lukanya sudah jadi
borok,
    lalat pasti senang  karena memang pekerjaan lalat mencari dan memakan
  borok.
    Sembuhkan dulu borok2 itu, bisa juga dilakukan sambil menyembuhkan borok
    sambil tetap melangkah tapi boroknya harus ditutupi & tetap diobati dan
  pasti boroknya jadi
    lama sembuhnya...memang kadang2 susah, karena ditempat agak bersih
sedikit masih ada satu dua lalat yang siap2 cari borok ... Dan jangan jadi
lalat karena pekerjaan lalat itu hina untuk ukuran manusia seperti kita
semua...

    Aduhhhhhhh aku kok jadi begini yach... maaf yach mas, bapak, opa....
  maaaaaaaaaffffffff bangetttttttt......;o)

    Wassalam,
    Leni



        ----- Original Message -----
        From: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]>
        To: <[EMAIL PROTECTED]>
        Sent: Monday, October 04, 2004 7:13 PM
        Subject: [ppiindia] Re: Belajar tentang ayat Al Maidah dapat
berkaitan
    dgn
      syariat Islam


        >
        >
        > >>>Semoga hal hal sangat didukungNya untuk meneruskan cita cita
        > perjuangan umat umat beriman<<<<<
        >
        > Saya juga umat beriman, pak, tiap minggu kegereja. Boleh ikut pak?
        >
        >
        >
        >
        > --- In [EMAIL PROTECTED], "peace" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        > > Assalamu Alaikum Wr.Wb,
        > >
        > >   Pertama tama tertulis ayat ayat Al maaidah mulai dari 33 ke
35.
        > > Coba coba kalau dikaitkan dengan Syariat Islam
        > >
        > > 33-Sesungguhnya pembalasan terhadap orang orang yang memerangi
        > Allah
        > > dan RasulNya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka
        > > dibunuh atau disalib atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan
        > > bertimbal balik *414, aau dibuang dari negeri (tempat
  kediamannya).
        > > Yang demikian itu (sebagai) sesuatu penghinaan untuk mereka di
        > dunia,
        > > dan Akhirat. Mereka memperoleh siksaan besar.
        > >
        > > 34-Kecuali orang orang yang taubat (di antara mereka) sebelum
kamu
        > > dapat menguasai (menangkap) mereka. Maka ketahuilah bahwasanya
        > Allah
        > > pengampun lagi maha penyayang.
        > >
        > > 35-Hai orang orang yang beriman, bertakwalah kepadaNya dan
carilan
        > > jalan yang mendekatkan diri kepadaNya, berjihadlah pada jalanNya
        > > supaya kamu mendapat keberuntungan.
        > >
        > >  Jadi perhatikan peringatanNya untuk dilakukan potongan tangan
dan
        > > kaki, terkecuali umat umat BERTOBAT. Sesungguhnya dilaksanan
  potong
        > > kaki/tangan tidak perlu dilaksanakan dadakan melainkan diberi
        > > kesempatan berupa ajakan, nasihat sehingga peringatan.
  Sesungguhnya
        > > Allah sangat menyukai umat umat mampu menunjukkan ketobatan
  (selama
        > > mereka bersalah) dan dapat dimaafkin olehNya. Umat umat termasuk
        > > mereka maupun beriman diminta mengusahakan melakukan jalan
  keimanan
        > > dan ketakwaan yang benar. Jadi jauhilah perbuatan perbuatan
buruk
        > dan
        > > merugikan demi kebaikan umat umat di dunia dan Akhirat.
        > >
        > >  Menjalankan ketakwaan dan keimanan padanya adalah bentuk
  tergolong
        > > bukan umat umat rugi. Ini perlu diingatkan pada umat umat rugi
        > dalam
        > > keadaan Islam (sudah Islam tetapi jarang sholat?) maupun non
agar
        > > lebih menggunakan bekal amal yang baik selama dapat dimanfaatkan
        > > Ibadah. Bila umat lebih meneruskan tujuan hidup yang baik,
diberi
        > > Ibadah agar memberi dorongan keimanan dan ketakwaan dengan
sholat.
        > > Tanpa perlu pusing dalam ketakwaan berkat kesadaran padaNya.
        > >
        > >   Bagaimana kalau menghadapi pengaruh pengaruh buruk yang
sebagian
        > > besar sebenarnya dari media massa, perfilman dan TV? Kita perlu
        > > mengajak mereka lebih memperhatikan kebudayaan kemoralan anak
        > > anak/cucu/cicit kita. Karena bila memberi kebudayaan buruk,
nanti
        > > mudah dilegalkan terhadap kebudayaan sehingga terjadilah
kesesatan
        > > dan keburukan pengaruh. Misalnya mestinya dilarang marah marah
di
        > TV,
        > > menghina, melakukan kejahatan kecil (bisa dikira perbuatan biasa
        > > legal), porno, hal hal yang menyesatkan kebudayaan lainnya.
        > >
        > >  Bagi siapa yang ragu ragu dalam membenahi/memerangi kekurangan
        > > kekurangan spt terhadap kemaksiatan, sensor sensor buruk, dll.
        > Mereka
        > > bisa tergolong orang orang rugi. Ini termasuk dalam siapa oknum
        > > pemerintahan, pemimpin TV/Media massa, karena demi kepentingan
        > > bisnis. Sesungguhnya ini sangat ditentangNya demi kebudayaan dan
        > > kemoralan anak anak masa depan. Bukankah mengganti profesi dan
        > > berintropeksi adalah pekerjaan yang rasanya dapat dilakukan.
  Semoga
        > > Pak Presiden, menteri, pejabat lainnya, masyarakat bukan umat
yang
        > > rugi karena tidak mengambil keputusan yang ragu ragu terhadap
hal
        > hal
        > > yg bertentangan dengan saranNya/Islam. Apakah kalau
pemberantasan
        > dan
        > > penggantian profesi lebik baik adalah kewajiban? asal perlu
        > dibangun
        > > keimanan dan didikan kemoralan yang benar.
        > >
        > >   Perlu ada BERIMAN pada masalah sosial, sudah ada termasuk
dalam
  5
        > > rukun Islam di mana dapat memperoleh pahala sangat besaarrr!!
Dan
        > > memerlukan perasaan menolong dan perhatian terhadap masalah
  sosial.
        > >
        > >  Semoga hal ini perlu dipahami oleh kita semua agar lebih
        > > membersihkan citra Syariat Islam di mata dunia. Tujuan Syariat
        > Islam
        > > untuk membangun kejujuran, kemajuan dan kebersamaan dalam
politik
        > > demokrasi. Dan Syariat Islam benar benar tidak ada kaitan dalam
        > > politik melainkan hanya perlu dikaitkan dengan pengarahan
keimanan
        > di
        > > kalangan masyarakat beriman. ini bentuk perlu diperhitungkan.
        > >
        > >
        > > Semoga hal hal sangat didukungNya untuk meneruskan cita cita
        > > perjuangan umat umat beriman.
        > >
        > > Wassalam Alaikum Wr.Wb,
        >
        >
        >
        >
        >
        > ------------------------ Yahoo! Groups
    Sponsor --------------------~-->
        > $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
        > http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
        > ------------------------------------------------------------------
--
  ~-
    >
        >
        >
      **********************************************************************
**
  **
    *
        > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
    Indonesia
      yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
www.ppiindia.shyper.com
        >
      **********************************************************************
**
  **
    *
        >
      ______________________________________________________________________
__
  __
        > Mohon Perhatian:
        >
        > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
      otokritik)
        > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan
dikomentari.
        > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
        > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
        > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
        > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
        > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
        >
        > Yahoo! Groups Links
        >
        >
        >
        >
        >







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke