Exactly, Sir. Raja2 Ngayogyakarta Hadiningrat selalu dipanggil Sultan 
(bertumpu pada kesultanan Turki), dan raja2 Surakarta Hayuningrat 
selalu dipanggil Susuhunan (yang dipohonkan).

Tepat, pembelahan Mataram menjadi dua adalah pada saat pemerintahan 
sinuwun (baginda) Pakubuwono II dalam perjanjian Gianti.

Perselisihan intern di dalam kerajaan Mataram abad 18 menjadi sebab 
Mataram semakin melemah dan menciut hingga akhirnya tinggal sebesar 
daerah Surakarta dan Yogyakarta sekarang ini.  
 
Perselisihan itu dimulai dari beberapa Adipati didaerah pesisir utara 
pada zaman pemerintahan Sinuhun Amangkurat dan Sinuhun Pakubuwono 
ke .I Dalam permulaan abad 18. 

Tahun 1746 timbulnya perang saudara antara Sinuhun Pakubuwono ke-II 
dengan Pangeran Ario Mangkubumi, yang masih saudara sendiri dari 
Sinuhun Pakubuwono ke I, yang mengangkat senjata karena merasa 
diingkari janji oleh Sinuhun Pakubuwono ke II. Dalam janjinya itu 
Pangeran Ario Mangkubumi akan diberi hadiah wilayah Soekawati, 
apabila berhasil memadamkan pemberontakan yang dilakukan oleh Adipati 
Martonegoro yang  menyerbu kraton Kartosuro dengan mengerahkan 
pasukan Cina. Pemberontakan ini oleh pangeran Ario Mangkubumi 
dipadamkan setelah mengerahkan pasukan  bantuan dari Madura. 

Pembatalan janji Sinuhun Pakubuwono II tentang penberian hadiah tanah 
Sukowati, dilakukan oleh Sinuhun Paku Pakubuwono II atas nasehat dan 
desakan patihnya yang bernama Pringgolajo, karena patih Pringgolojo 
sendiri sebenarnya merasa iri hati pada pangeran Ario Mangkubumi. 
Menurut nasehat patih Pringgolojo, sebaiknya hadiah wilayah Sukowati 
diganti saja dengan tanah seluas 1.000 cacah. 

Dapat dimengerti mengapa Pangeran Ario Mangkubumi tidak senang atas 
pembatalan janji ini, sebab dianggapnya tidak layak seorang raja 
membatalkan apa yang pernah dijanjikannya. �sabdo pandito ratu-. Maka 
karena itulah Pangeran Ario mangkubumi akhirnya mengangkat senjata. 

Dengan seluruh pengikutnya Pangeran Ario mangkubumi meninggalkan 
Kraton Kartasura, menuju ke selatan dan akhirnya sampai di Sukowati. 
Disinilah Pangeran Ario Mangkubumi mendirikan kubu pertahanannya, 
malah sekaligus mengangkat dirinya sebagai Susuhunan. Dalam gerakan 
ini Pangeran Mangkubumi mendapat bantuan dari Raden Mas Said, 
Pangeran Sambernyowo, yang juga adalah menantunya. 

Sementara itu Sinuhun Pakubuwono II sakit keras, akhirnya wafat pada 
tahun 1749, dan digantikan oleh putranya Sinuhun Pakubuwana III. 

Parang saudara yang berkepanjangan ini akhirnya dapat diakhiri berkat 
usaha kompeni, sehingga tercapai perdamaian berdasarkan suatu 
perjanjian, yang dinamakan Perjanjian Gianti, yaitu perjanjian damai 
antara Sinuhun Pakubuwono III dengan Pangeran Ario Mangkubumi. 
Perjanjain ini terjadi pada tahun 1755 dengan disaksikan kompeni, 
disuatu desa kecil Gianti, dekat dengan kota Karanganyar sekarang. 

Dalam perjanjian ini disepakati bahwa wilayah Mataram dibelah menjadi 
dua bagian yang sama, "sigar semongko" istilahnya. Bagian barat untuk 
Sinuhun Pakubuwono III dan bagian timur untuk Pangeran Ario 
Mangkubumi. 

Pada saat itu pula Pangeran Ario Mangkubumi sekaligus dinobatkan 
menjadi SULTAN HAMENGKUBUWONO KE I dengan gelar, Sultan 
Hamengkubuwono Senopati ing Ngalogo Abdurahman Sajidin Panotogomo 
Khafilatolah. 

Namun kedua raja itu diikatkan dengan perjanjain dengan kompeni, 
dimana antara lain ditetapkan bahwa jika salah satu raja bertindak 
diluar perjanjian, raja dapat digantikan oleh orang lain atas 
tunjukan kompeni. 

Demikianlah menurut Gerge D Larson dalam bukunya "Prelude to 
revolution Palaces and Politics in Soerakarta 1912-1942". Sumber 
tulisan Gerge D Larson ini berasal dari MVO-MVO (Memorie van 
Overdracht) yang dibuat oleh para Gubernur Djendral, yang dapat 
dibaca di arsip  pada pemerintah negeri Belanda. 

Salam

RM Danardono HADINOTO





--- In [EMAIL PROTECTED], "Rama Bargawa Swandana" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], "Export Dept." <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> >  
> > MAKAM RAJA-RAJA MATARAM    
> >  
> >....
> > Seperti kita ketahui bahwasannya pada masa Amangkurat V ( 1677 ) 
Mataram
> > mengalami perpecahan dan akhirnya dibuatlah Perjanjian Giyanti 
yang
> > membelah Mataram jadi II, yaitu Kasunanan Pakubuwono ( Solo ) dan
> > Kasunanan Hamengkubuwono ( Jogja ).
> >  
> 
> 
> Bukannya pada masa Amangkurat III (Sunan Mas), tahta beralih ke adik
> Amangkurat II, yakni, Pangeran Puger yg setelah naik tahta bergelar
> Sunan Pakubuwono I.
> 
> Kraton Yogya itu disebut Kasultanan bukan Kasunanan. Raja Yogya
> bergelar Sultan Hamengkubuwono, sedangkan raja Surakarta bergelar
> Sunan Pakubuwono.
> 
> Salam
> RAMA





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke