> > From: "MHOEL" <[EMAIL PROTECTED]> > Date: 2004/10/06 Wed PM 03:46:47 CEST > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [ppiindia] Re: Mengharamkan Poligami dan Menghalalkan Perzinahan > >
Pertanyaan yang sama bisa diajukan yaitu bagaimana dengan suami yang kesehatannya tidak mengizinkan untuk melayani kebutuhan biologis isteri? Sang suami diceraikan? Apakah boleh diceraikan tanpa izin suami? Pakai vibrator? > > Islam sudah memberi jalan keluar terhadap segala permasalahan yang dihadapi > manusia. Dan Tulisan Pak Nizami sudah mengulasnya cukup jelas. > > Menurut Pak Danardono bagaimana jalan keluar jika seorang istri tidak mampu > melayani suami dalam jangka waktu yang lama sekali (misal karena sakit, > dll). > > Salam, > MHOEL > > ----- Original Message ----- > From: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Wednesday, October 06, 2004 6:19 PM > Subject: [ppiindia] Re: Mengharamkan Poligami dan Menghalalkan Perzinahan > > > > > Bagaimana pendapat para Muslimah? Yang memperdebatkan polygami > hendaknya hanya kaum Muslim, sebab dalam agama Kristen tak ada, jadi > mereka tak perlu memperdebatkannya. Orang Buddha dan agama lainnya > mungkin juga tak ada persoalan. > > Yang benar adalah, pelacuran, perzinahan dilarang. Ini bukan > alternatif untuk polygami. Ditiap agama. Seharusnya. > > Bagaimana mBak2 Listy, mBak Lenny dll? > > Salam > > RM D Hadinoto > > --- In [EMAIL PROTECTED], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamu'alaikum wr wb, > > > > Saat ini, poligami dihujat habis-habisan. Bahkan dulu > > ada UU yang melarang pegawai negeri berpoligami. > > Bahkan di Republika, katanya ada rancangan hukum Agama > > yang melarang poligami. > > > > Seorang suami, dilarang berpoligami. Sementara > > masyarakat umum membolehkan suami tersebut > > berselingkuh dan berzinah dengan puluhan bahkan > > mungkin ratusan wanita atau pelacur selama hidupnya. > > > > Ironis bukan? > > > > Pada saat yang sama, kelompok sekuler, justru > > melindungi, dan mempromosikan perzinahan baik > > perselingkuhan mau pun pelacuran. > > > > Acara yang mengobral pornografi, kumpul kebo, > > pelacuran, ditayangkan di mana-mana, sementara kondom > > dan obat kuat juga dipromosikan secara terbuka. > > Istilah "Pelacur" dirubah jadi "Pekerja Seks > > Komersial", sehingga para pelacur yang kerjanya cuma > > (maaf) "mengangkang" dianggap sedang "bekerja." > > Pada satu acara TV, ada satu kisah nyata tentang > > seorang anak yang bernama Eric yang hidup di > > Polinesia. Eric tidak pernah tahu siapa ayahnya. > > Bahkan "ayahnya" tidak pernah tahu jika ibu Eric > > hamil, karena "ayah" Eric yang orang Perancis, hanya > > berzinah dengan pelacur (ibu Eric) ketika singgah di > > Polinesia, dan segera pergi begitu kapalnya berlayar. > > Setiap ada kapal datang, Eric mendekat dan berharap > > bisa bertemu ayahnya. Tanpa kasih sayang seorang ayah, > > Eric sempat putus asa dan ingin bunuh diri. > > Ada juga yang karena berzinah, baik dengan wanita > > biasa atau pelacur, akhirnya ketika hamil, mereka > > menggugurkan kandungannya dan membunuh janin yang > > tidak berdosa. > > Kehidupan macam itukah yang diinginkan oleh kelompok > > Sekuler? Bukankah lebih baik jika para pelacur itu > > menjadi istri ke 2 atau ke 3, ketimbang harus melacur > > kepada setiap pria dengan resiko berbagai penyakit > > kelamin dan AIDS serta anaknya lahir tanpa bapak? > > Sesungguhnya Poligami lebih baik daripada berselingkuh > > atau berzinah dengan pelacur. Poligami itu halal, > > sementara selingkuh atau pelacuran itu haram: > > "Maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi : dua, > > tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan > > dapat berlaku adil, maka seorang saja, atau > > budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah > > lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya." (QS An-Nisa: > > 3) > > "Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. "(QS > > Al-Mukminun: 5) > > > > Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, > > "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara > > kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi > > mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang > > mereka perbuat." (QS An-Nur: 30) > > Pada poligami, seorang pria harus adil kepada semua > > istrinya. Adil ini tentu dalam batas kemampuan > > manusia, seperti jatah hari, atau pun pemberian > > materi. Bukan sesuatu hal yang di luar jangkauan > > kemampuan manusia. > > Suami bertanggung-jawab memenuhi nafkah lahir dan > > batin serta melindungi semua istrinya, dan juga > > anak-anaknya. > > Pada perselingkuhan mau pun pelacuran, pada dasarnya > > terjadi hubungan seks antara satu pria dengan banyak > > wanita seperti pada poligami. Tapi pada perselingkuhan > > dan pelacuran, tidak ada tanggung-jawab bagi pria mau > > pun wanita. > > Sang pria tidak harus memberi nafkah lahir dan batin, > > kecuali hanya pada saat kesenangan sesaat. > > Sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui dan Maha > > Bijaksana. Terkadang sebagian manusia merasa sombong > > sehingga mengharamkan apa yang Allah halalkan. > > Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan > > adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,[QS > > Al Fath 48.4] > > Ulama besar, Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi, dalam > > bukunya, "Halal dan Haram dalam Islam" menulis: > > "Islam telah menentukan keperluan perorangan dan > > masyarakat, dan menentukan ukuran kepentingan dan > > kemaslahatan manusia seluruhnya. Di antara manusia ada > > yang ingin mendapat keturunan tetapi sayang isterinya > > mandul atau sakit sehingga tidak mempunyai anak. > > Bukankah suatu kehormatan bagi si isteri dan keutamaan > > bagi si suami kalau dia kawin lagi dengan seorang > > wanita tanpa mencerai isteri pertama dengan memenuhi > > hak-haknya? > > Sementara ada juga laki-laki yang mempunyai nafsu seks > > yang luarbiasa, tetapi isterinya hanya dingin saja > > atau sakit, atau masa haidhnya (atau kehamilan - > > penulis) itu terlalu panjang dan sebagainya, sedang si > > laki-laki tidak dapat menahan nafsunya lebih banyak > > seperti orang perempuan. Apakah dalam situasi seperti > > itu si laki-laki tersebut tidak boleh kawin dengan > > perempuan lain yang halal sebagai tempat mencari kawan > > tidur? > > Dan ada kalanya jumlah wanita lebih banyak daripada > > jumlah laki-laki, lebih-lebih karena akibat dari > > peperangan yang hanya diikuti oleh laki-laki dan > > pemuda-pemuda. Maka di sini poligami merupakan suatu > > kemaslahatan buat masyarakat dan perempuan itu > > sendiri, sehingga dengan demikian mereka akan > > merupakan manusia yang bergharizah yang tidak hidup > > sepanjang umur berdiam di rumah, tidak kawin dan tidak > > dapat melaksanakan hidup berumahtangga yang di > > dalamnya terdapat suatu ketenteraman, kecintaan, > > perlindungan, nikmatnya sebagai ibu dan keibuan sesuai > > pula dengan panggilan fitrah. > > Ada tiga kemungkinan yang bakal terjadi sebagai akibat > > banyaknya laki-laki yang mampu kawin, yaitu: > > 1. Mungkin orang-orang perempuan itu akan hidup > > sepanjang umur dalam kepahitan hidup. > > 2. Mungkin mereka akan melepaskan kendalinya dengan > > menggunakan obat-obat dan alat-alat kontrasepsi untuk > > dapat bermain-main dengan laki-laki yang haram. > > 3. Atau mungkin mereka mau dikawini oleh laki-laki > > yang sudah beristeri yang kiranya mampu memberi nafkah > > dan dapat bergaul dengan baik. > > Tidak diragukan lagi, bahwa kemungkinan ketiga adalah > > satu-satunya jalan yang paling bijaksana dan obat > > mujarrab. Dan inilah hukum yang dipakai oleh Islam, > > sedang "Siapakah hukumnya yang lebih baik selain hukum > > Allah untuk orang-orang yang mau beriman?" (al-Maidah: > > 50) > > Inilah sistem poligami yang banyak ditentang oleh > > orang-orang Kristen Barat yang dijadikan alat untuk > > menyerang kaum Muslimin, di mana mereka sendiri > > membenarkan laki-lakinya untuk bermain dengan > > perempuan-perempuan cabul, tanpa suatu ikatan dan > > perhitungan, betapapun tidak dibenarkan oleh > > undang-undang dan moral. Poligami liar dan tidak > > bermoral ini akan menimbulkan perempuan dan keluarga > > yang liar dan tidak bermoral juga. Kalau begitu > > manakah dua golongan tersebut yang lebih kukuh dan > > lebih baik?" > > Wassalamu'alaikum wr wb > > > > > > ===== > > Bacalah artikel tentang Islam di: > > http://www.geocities.com/nizaminz > > > > > > > > _______________________________ > > Do you Yahoo!? > > Declare Yourself - Register online to vote today! > > http://vote.yahoo.com > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih > Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > ------------------------------------------------- WebMail from Tele2 http://www.tele2.se ------------------------------------------------- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

