Terutama kalau dibayangkan, isi harem kesultanan Turki itu ranum2 dan 
cantik2 berbusana molek, dan menunggu dipetik se-waktu2 oleh sang 
pemilik, padahal sang pemilik gak datang2 karena repot. Nah, sanag 
penjaga yang ratusan itu, ganteng2 dan gagah2 serta jantan, tiap hari 
lihat buah apel yang ranum, tapi tak boleh sentuh, na ya....

Salam

RM D Hadinoto


--- In [EMAIL PROTECTED], "amartien" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 
> amgd:  "Saya pernah dengar obrolan kalau para pengawal selir Raja-
Raja Mataram itu
> dikebiri Pak ? tujuannya katanya untuk mencegah perselingkuhan."
> 
> Orang dikebiri bukan suatu hal yang aneh di jaman baheula. Di jaman 
ottoman Turki banyak yang di kebiri utk mengawal harem sang sultan.
> 
> 
> 
> 
>  --- On Tue 10/05, Export Dept. < [EMAIL PROTECTED] > wrote:
> From: Export Dept. [mailto: [EMAIL PROTECTED]
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Date: Wed, 6 Oct 2004 03:54:32 +0700
> Subject: Re: [ppiindia] Re: MAKAM RAJA-RAJA MATARAM
> 
> <br>Kalau gitu ada pertanyaan dari saya Pak Danardono,<br><br>Saya 
pernah dengar obrolan kalau para pengawal selir Raja-Raja Mataram 
itu<br>dikebiri Pak ? tujuannya katanya untuk mencegah 
perselingkuhan.<br><br>AMGD<br><br>----- Original Message -----
<br>From: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]><br>To: 
<[EMAIL PROTECTED]><br>Sent: Wednesday, October 06, 2004 1:11 
PM<br>Subject: [ppiindia] Re: MAKAM RAJA-RAJA 
MATARAM<br><br><br><br><br>Exactly, Sir. Raja2 Ngayogyakarta 
Hadiningrat selalu dipanggil Sultan<br>(bertumpu pada kesultanan 
Turki), dan raja2 Surakarta Hayuningrat<br>selalu dipanggil Susuhunan 
(yang dipohonkan).<br><br>Tepat, pembelahan Mataram menjadi dua 
adalah pada saat pemerintahan<br>sinuwun (baginda) Pakubuwono II 
dalam perjanjian Gianti.<br><br>Perselisihan intern di dalam kerajaan 
Mataram abad 18 menjadi sebab<br>Mataram semakin melemah dan menciut 
hingga akhirnya tinggal sebesar<br>daerah Surakarta dan Yogyakarta 
sekarang ini.<br><br>Perselisihan itu dimulai dari beberapa Adipati 
didaerah pesisir utara<br>pada zaman pemerintahan Sinuhun Amangkurat 
dan Sinuhun Pakubuwono<br>ke .I Dalam permulaan abad 18.<br><br>Tahun 
1746 timbulnya perang saudara antara Sinuhun Pakubuwono ke-
II<br>dengan Pangeran Ario Mangkubumi, yang masih saudara sendiri 
dari<br>Sinuhun Pakubuwono ke I, yang mengangkat senjata karena 
merasa<br>diingkari janji oleh Sinuhun Pakubuwono ke II. Dalam 
janjinya itu<br>Pangeran Ario Mangkubumi akan diberi hadiah wilayah 
Soekawati,<br>apabila berhasil memadamkan pemberontakan yang 
dilakukan oleh Adipati<br>Martonegoro yang  menyerbu kraton Kartosuro 
dengan mengerahkan<br>pasukan Cina. Pemberontakan ini oleh pangeran 
Ario Mangkubumi<br>dipadamkan setelah mengerahkan pasukan  bantuan 
dari Madura.<br><br>Pembatalan janji Sinuhun Pakubuwono II tentang 
penberian hadiah tanah<br>Sukowati, dilakukan oleh Sinuhun Paku 
Pakubuwono II atas nasehat dan<br>desakan patihnya yang bernama 
Pringgolajo, karena patih Pringgolojo<br>sendiri sebenarnya merasa 
iri hati pada pangeran Ario Mangkubumi.<br>Menurut nasehat patih 
Pringgolojo, sebaiknya hadiah wilayah Sukowati<br>diganti saja dengan 
tanah seluas 1.000 cacah.<br><br>Dapat dimengerti mengapa Pangeran 
Ario Mangkubumi tidak senang atas<br>pembatalan janji ini, sebab 
dianggapnya tidak layak seorang raja<br>membatalkan apa yang pernah 
dijanjikannya. -sabdo pandito ratu-. Maka<br>karena itulah Pangeran 
Ario mangkubumi akhirnya mengangkat senjata.<br><br>Dengan seluruh 
pengikutnya Pangeran Ario mangkubumi meninggalkan<br>Kraton 
Kartasura, menuju ke selatan dan akhirnya sampai di 
Sukowati.<br>Disinilah Pangeran Ario Mangkubumi mendirikan kubu 
pertahanannya,<br>malah sekaligus mengangkat dirinya sebagai 
Susuhunan. Dalam gerakan<br>ini Pangeran Mangkubumi mendapat bantuan 
dari Raden Mas Said,<br>Pangeran Sambernyowo, yang juga adalah 
menantunya.<br><br>Sementara itu Sinuhun Pakubuwono II sakit keras, 
akhirnya wafat pada<br>tahun 1749, dan digantikan oleh putranya 
Sinuhun Pakubuwana III.<br><br>Parang saudara yang berkepanjangan ini 
akhirnya dapat diakhiri berkat<br>usaha kompeni, sehingga tercapai 
perdamaian berdasarkan suatu<br>perjanjian, yang dinamakan Perjanjian 
Gianti, yaitu perjanjian damai<br>antara Sinuhun Pakubuwono III 
dengan Pangeran Ario Mangkubumi.<br>Perjanjain ini terjadi pada tahun 
1755 dengan disaksikan kompeni,<br>disuatu desa kecil Gianti, dekat 
dengan kota Karanganyar sekarang.<br><br>Dalam perjanjian ini 
disepakati bahwa wilayah Mataram dibelah menjadi<br>dua bagian yang 
sama, "sigar semongko" istilahnya. Bagian barat untuk<br>Sinuhun 
Pakubuwono III dan bagian timur untuk Pangeran 
Ario<br>Mangkubumi.<br><br>Pada saat itu pula Pangeran Ario 
Mangkubumi sekaligus dinobatkan<br>menjadi SULTAN HAMENGKUBUWONO KE I 
dengan gelar, Sultan<br>Hamengkubuwono Senopati ing Ngalogo 
Abdurahman Sajidin Panotogomo<br>Khafilatolah.<br><br>Namun kedua 
raja itu diikatkan dengan perjanjain dengan kompeni,<br>dimana antara 
lain ditetapkan bahwa jika salah satu raja bertindak<br>diluar 
perjanjian, raja dapat digantikan oleh orang lain atas<br>tunjukan 
kompeni.<b
> _______________________________________________
> No banners. No pop-ups. No kidding.
> Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke