Maksudnya, wakil rakyat kita berpesta-pora di Hotel
itu, sementara rakyat menderita?

--- Khairur Razi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Langkah ketua MPR itu harus lebih dilihat dari
> semangatnya. Semangat menyesuaikan diri dengan
> kesulitan ekonomi umumnya masyarakat yang mereka
> wakili. 
> 
> Rabu, 20 Okt 2004,
> Hotel Mulia ala Nurwahid
> 
> 
> Saya sering berada di Hotel Mulia Senayan, terutama
> untuk janjian dengan tamu. Letaknya strategis
> sehingga mudah dijangkau dari mana saja. Juga tidak
> terlalu jauh (untuk ukuran Jakarta) dari kantor Jawa
> Pos Jakarta. Kalau mau ke bandara atau datang dari
> bandara, juga mudah aksesnya ke jalan tol.
> 
> Banyak hotel di sekitar gedung DPR/MPR, tetapi
> memang Hotel Mulialah yang paling dekat dengan
> gedung wakil rakyat itu. Juga paling baru dan paling
> besar. Jumlah kamarnya hampir 1.000 dan fasilitasnya
> benar-benar comfort. Kucuran air di kamar mandinya
> begitu besar dan sempurna. Handuknya empuk dan
> nyaman sekali terasa di kulit. Bantalnya khas
> empuknya dan pas tingginya. Ruang kamarnya lebar,
> TV-nya besar, sofa dan meja kerjanya nyaman sekali
> rasanya. Warna kamarnya dominan kuning lunak dan
> pandangan ke luar kamar baik semua. Di kamar
> tertentu bisa melihat gedung DPR/MPR dari atas. Di
> kamar lain bisa melihat kemegahan Stadion Senayan.
> Dari kamar yang lain lagi bisa lihat lapangan golf.
> Dan, dari kamar tertentu bisa melihat gedung Graha
> Pena Jakarta.
> 
> Restoran di lantai bawah tanah juga lengkap. Makanan
> Thailandnya selalu penuh pengunjung. Masakan
> Jepangnya terkenal. Chinese foodnya di atas
> rata-rata. Tapi, semua itu kalah dengan coffee
> shop-nya yang mirip pujasera, tapi bintang lima.
> Mulai sashimi sampai dawet ada di sini.
> 
> Lift-nya 10 buah, semuanya dengan kecepatan tinggi.
> Lobby-nya longgar sekali dan terasnya cukup untuk
> mobil berhenti jajar empat. Mobil-mobil mewah
> mendapat prioritas berhenti di teras: ada BMW seri
> 7, Roll Roys Bently, Jaguar, dan sebangsanya. 
> 
> Kalau musim sidang pleno DPR atau MPR, hotel ini
> ramainya lebih-lebih lagi. Atau, kalau lagi ada
> perhelatan politik tingkat nasional. Politisi
> berlalu-lalang di hotel ini. Coffee shop-nya
> melebihi ruang rapat berbagai komisi politik.
> Dijamin tidak ada yang ketiduran dalam "rapat
> komisi" di berbagai sudut hotel ini.
> 
> Meski paling dekat dengan gedung DPR/MPR, untuk
> menuju gedung wakil rakyat ini tetap harus bermobil.
> Maka, sebenarnya ukuran dekat di sini juga relatif.
> Sama-sama masih harus naik mobil, maka sebenarnya
> ada juga hotel yang jauh lebih sederhana dari Hotel
> Mulia. Yakni, Hotel Century atau Hotel Ibis. Tapi,
> mana bisa bergengsi untuk menggunakan kedua hotel
> itu, karena memang hanya berbintang tiga?
> 
> Maka, kalau Ketua MPR Dr Hidayat Nurwahid tidak mau
> menggunakan fasilitas untuk tinggal di Hotel Mulia
> ini, barangkali bukan dengan alasan semata-mata agar
> lebih menghemat. Untuk ukuran hotel semewah Mulia,
> tarifnya sebenarnya tidak mahal. Saya bisa dapat
> tarif kurang dari Rp 1 juta satu malam. 
> 
> Langkah ketua MPR itu harus lebih dilihat dari
> semangatnya. Semangat menyesuaikan diri dengan
> kesulitan ekonomi umumnya masyarakat yang mereka
> wakili. Di mata orang seperti ketua MPR, Hotel Mulia
> mengandung banyak aspek yang harus dia hindari:
> Itulah hotel yang mengambil tanah kompleks olahraga
> Senayan (meski prosedurnya barangkali secara hukum
> benar). Itulah hotel yang melanggar tata ruang
> karena menggunakan sempadan jalan (meski secara
> hukum sudah diselesaikan dengan cara membayar
> denda). Itulah hotel yang pemiliknya atau sebagian
> pemiliknya terkait dengan BLBI dalam jumlah besar,
> lalu terlibat kasus cesie Bank Bali, tapi grup
> perusahaan ini mampu menyumbang puluhan miliar untuk
> kepentingan partai penguasa.
> 
> Kalau dilihat dari semua itu, alangkah sayangnya
> kalau politisi dan negarawan lainnya tidak mau
> mengikuti jejak Hidayat Nurwahid. Sekadar untuk
> menunjukkan kepekaan perasaan keadilan yang umumnya
> juga dirasakan masyarakat yang mereka wakili.
> 
> Toh, tanpa politisi tinggal di hotel ini selama
> bersidang MPR hari ini, Hotel Mulia akan tetap
> berjaya: hotel ini nyaman, mudah dijangkau,
> bergensi, lengkap, dan relatif murah. Hotel ini juga
> "bersejarah". Inilah hotel yang memegang rekor dunia
> dalam kecepatan pembangunannya. Hotel 40 tingkat ini
> dibangun dalam delapan bulan saja sehingga masuk ke
> Guinness Book of World Records. 
> 
> Karena itu, saya yakin tetap saja di hari-hari
> mendatang hotel ini akan tetap penuh dengan politisi
> yang lalu lalang di dalamnya. Sebuah kenikmatan yang
> sudah begitu lama menjadi bagian dari gaya hidup
> politisi Jakarta. (dis)
> 
> 
>
http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_c&id=136305
> 
> 
> 
> Khairurrazi
> Aligarh Muslim University
> Uttar Pradesh, India
> 
> -- 
> India.com free e-mail - www.india.com. 
> Check out our value-added Premium features, such as
> an extra 20MB for mail storage, POP3, e-mail
> forwarding, and ads-free mailboxes!
> 
> Powered by Outblaze
> 


=====
Bacalah artikel tentang Islam di:
http://www.geocities.com/nizaminz


                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Take Yahoo! Mail with you! Get it on your mobile phone.
http://mobile.yahoo.com/maildemo 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke