(BNI) Adrian Waworuntu kok nongol di RCTI?

Kawans,

Adrian Waworuntu akhirnya nongol juga, walau cuma di tv, hasil wawancara RCTI. Polisi 
lalu meralat bahwa dia tak di LA, tapi di Singapura. Padahal Gories Mere sudah 
siap-siap ke LA (atau mungkin sudah berangkat?)

Mantan eksekutif Bank of America ini berjanji akan menyerahkan diri setelah SBY 
dilantik. Kenapa harus nunggu SBY dilantik? Ternyata dia kabur karena dulu takut jadi 
komoditi politik PDIP. Sebagaimana kita semua tahu, kasus pembobolan BNI ada kaitan 
erat dengan Wiranto, capres gagal melaju ke putaran akhir.

Kenapa dia lebih takut dengan Megawati daripada SBY? Apa dia tidak tahu kalau SBY 
berjanji akan memberantas KKN?

Nah, mungkin ada yang tahu, apakah bisnis-bisnis yang dijalani Adrian Waworuntu ini 
punya kaitan erat dengan bisnis militer sebagaimana Tommy Winata? Kenapa kasus Bank 
Pacific yang dulu melibatkan namanya dan juga Endang Utari Mokodompit (putri alm Ibnu 
Sutowo) tak terdengar kabarnya lagi?

OOT: Adakah yang tahu tentang pengusaha Ricky Sutanto yang selalu menempel erat SBY di 
berbagai kesempatan? Apakah dia bakal berperan seperti Liem Sioe Liong di zaman 
Soeharto dulu? 

Berikut opini dari bung Ludi Hasibuan tentang nongolnya Adrian W. di RCTI
hari ini (disiarkan berkali-kali, berimbang dengan berita pelantikan SBY-JK).


Salam,


Radityo Djadjoeri 

--------------------------------------

ADRIAN WAWORUNTU BICARA BLAK-BLAKAN DI RCTI
Pengirim: Ludi Hasibuan <[EMAIL PROTECTED]>

Hari ini, Rabu, 20 Oktober, pukul 06.30 WIB. 
Seputar Indonesia Pagi yang  ditayangkan oleh RCTI menyajikan sebuah 
wawancara EKSKLUSIF terhadap seorang buronan (?) Adrian Waworuntu yang 
diduga sebagai Master Mind dari pembobolan LC Bank BNI senilai 1,4 - 1,7 Triliun 
Rupiah.

Menyaksikan wawancara ini. Ada beberapa catatan yang bisa kita 
renungkan bersama mengapa peristiwa ini terjadi. Sudut pandang pribadi
dan sudut panndang dari Adrian Waworuntu dalam wawancara yang dilakukan
oleh Arief Suditomo tersebut.

Pertama :
Salut sama RCTI yang berhasil mendapatkan Adrian Waworuntu. Padahal 
pihak Kepolisian dan Kejaksaan sedang dibuat kalang kabut karena 
menghilangnya si Adrian ini. Hehehe..tidak tahu apakah Polisi dan 
Jaksanya kurang serius mencarinya atau Adrian yang pinter main 
petak-umpet.

Kedua :
Salut sama Adrian Waworuntu yang berani secara blak-blakan tentang 
perkara yang ia jalani. Ia tidak takut akan risiko yang akan 
dihadapinya. Ia mengatakan bahwa dirinya hanyalah sebuah pion kecil 
dari sebuah permainan besar (!!!).

Ketiga :
Adrian mengatakan kalau dirinya telah mengalami 'trial by press' yang 
keras sehingga memojokkan dirinya. Ia tidak bisa mengutarakan porsi 
sebenarnya karena adanya opini yang telah terbentuk tentang dirinya. 
(Versi Adrian Woworuntu : lagi-lagi press yang membuat seseorang 
terpidana. Hehehehe seru juga nih)

Berikut ini beberapa cuplikan pernyataan Adran Woworuntu:

Adrian Waworuntu: "Perkara ini telah dipolitisasi untuk kepentingan 
sebuah lembaga tertentu. Saya sebenarnya akan masuk ke dalam tahanan 
lagi pada  17 September lalu. Padahal pemilu Presiden putaran ke 2 adalah 
20 September. Saya sudah mendapat informasi bahwa berita ini akan 
dieksploitasi besar-besaran oleh lembaga tersebut. Karena dianggap 
sebagai sebuah prestasi besar. Saya tidak mau menjadi bagian dari 
permainan politik tersebut, makanya saya menghindar."

Arief Suditomo: "Apakah yang anda maksud adalah PDIP?"

Adrian Waworuntu: "Siapa lagi yang berkuasa saat itu."      

Adrian Waworuntu: "Saya telah menjalani masa tahanan 120 hari sesuai 
dengan Undang Undang yang berlaku. Sesuai ketentuan setelah 120 hari 
saya harus dibebaskan demi hukum. Sebenarnya Polisi dan Kejaksaan 
menahan saya karena desakan dari media masa. Saya diberitakan kenapa 
tidak segera ditahan padahal saya merupakan terdakwa utama. Atas berita
tersebut saya ditahan."

Semestinya sebagai tersangka utama. Pihak Polisi harus melakukan 
penyelidikan awal dan melakukan penyelidikan silang dengan ke 13 
tersangka lainnya. Ketika polisi melakukan penyelidikan ke 13 tersangka
lainnya serta memerika ratusan rekening koran maka diperlukan waktu 
yang lama.

Ketika Polisi melakukan penyelidikan tersebut masa tahanan saya habis. 
Seharusnya penahanan saya dilakukan ketika penyelidikan yang mengarah 
saya (sebagai tersangka utama) sudah mendekati tahap akhir. Seandainya 
Polisi melakukan hal ini tentu akan lain ceritanya.

Adrian Waworuntu: "Di pemberitaan dikatakan saya membuat berita acara 
sendiri. Lho saya memang menulis jawaban dari pertanyaan yang diajukan 
oleh Polisi. Masa Polisi yang menjawab pertanyaan yang mereka ajukan 
sendiri. Tentunya saya dong." 

Adrian Waworuntu juga mengatakan bahwa dirinya telah mengalami 'trial 
by press', dirinya dinyatakan oleh press sebelum semuanya diungkapkan 
di pengadilan. Ia pun terpancing oleh pertanyaan dari Arief Suditomo 
sehingga ia mengatakan bahwa dirinya hanyalah sebuah pion kecil dari 
sebuah permainan besar. Sayangnya (mungkin Arief Suditomo juga takut 
mengejar pernyataan ini), tidak ditanya lebih lanjut lebih mendalam 
maksud dari perkataan dari Adrian Woworuntu.

Mungkin setelah tayangan ini pasti pihak RCTI langsung ditelepon oleh 
Kepolisian dan Kejaksaan untuk menanyakan 'kapan dan dimana' wawancara 
ini dilakukan. Tujuannya untuk mencari tahu keberadaa dari Adrian 
Woworuntu. Maukah RCTI melindungi narasumbernya atau membocorkannya 
(dilema bagi press lagi).




Mediacare: http://groups.yahoo.com/group/mediacare



-- 
_______________________________________________
Find what you are looking for with the Lycos Yellow Pages
http://r.lycos.com/r/yp_emailfooter/http://yellowpages.lycos.com/default.asp?SRC=lycos10



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke