hmm... menarik untuk mengikuti bukti kebenaran kata2 jakgung baru kita ini. Semoga 
benar adanya. ada dari rekan milis yg tahu secara personal kepribadian jakgung baru 
kita ini? please share with us. (razi)

Kamis, 21 Okt 2004,
Jakgung: Tak Perlu Tunggu 100 Hari 


Sosok Abdul Rahman Saleh kembali menjadi buah bibir. Ini setelah SBY menunjuknya 
sebagai jaksa agung. Arman -demikian panggilannya sehari-hari- diyakini mampu mengasah 
kemandulan Kejagung dalam menyeret para koruptor kakap ke meja hijau.

Keteguhan Arman dalam menegakkan keadilan sudah teruji. Dia berani bersikap berbeda 
(dissenting opinion) dalam memutuskan kasasi perkara Bulog II dengan terdakwa Akbar 
Tandjung. Juga, saat Arman dipercaya menduduki jabatan ketua muda bidang pengawasan 
MA. Tidak terhitung berapa banyak hakim nakal yang sudah disikat oleh pendekar hukum 
bersahaja itu.

Apa rencana Arman dalam 100 hari kerjanya sebagai jaksa agung? Sanggupkah dia 
menegakkan hukum yang sudah loyo di negeri ini? Berikut kutipan wawancara dengan Arman 
di ruang kerjanya di lantai II gedung MA Jakarta kemarin.

Apa program prioritas Anda selaku jaksa agung?
Entar dulu dong. Menginjak tempatnya (Kejagung) saja belum. Yang pasti, saya harus 
bekerja seperti yang diinginkan presiden, yakni bekerja keras, serius, dan jujur. Itu 
saja.

Bagaimana dengan program kerja 100 hari?
Kejaksaan itu kan tugasnya memberantas korupsi. Kalau pidana biasa ditangani polisi. 
Semua kasus akan kita kaji, termasuk SP3 kasus korupsi BLBI maupun kasus lain. 
Pokoknya, semua kasus korupsi. Yang pasti, saya tidak spesifik mematok target hari. 
Kalau satu dua hari dapat menemukan, langsung saja. Mengapa harus menunggu 100 hari?

Bisa dibeber kasus korupsi yang menjadi target Anda?
Saya mau membersihkan KKN di segala lembaga pemerintahan. Di mana-mana orang tahu, 
nggak cuma di kejaksaan. 

Bisa dijelaskan kronologi Anda ditelepon presiden?
Beberapa hari sebelumnya, saya tidak pernah berhubungan dengan orang-orang SBY, 
apalagi Cikeas. Saya baru dihubungi Pak Sudi Silalahi pada Selasa pukul 09.00. 
Intinya, saya diminta bertemu Pak SBY. Selanjutnya, saya bergegas ke Cikeas.

Materi pembicaraan Anda dengan presiden?
Beliau (presiden) bilang bahwa keadaannya begini� begini. Semua orang tahulah. Nah, 
terus beliau menawari bagaimana kalau saya ikut membantu. Saya bilang terima kasih 
kalau diberi kepercayaan.

Anda dipilih karena berani berbeda pendapat dalam kasus Akbar?
Tapi, waktu bertemu, beliau tidak pernah menyebut apa-apa tentang kasus yang pernah 
saya tangani, termasuk kasus Akbar Tandjung. Saya hanya bertukar pikiran dengan Pak 
SBY. Saya hanya mengidentifikasi berbagai masalah agar publik dapat kembali percaya 
terhadap institusi hukum.

Internal Kejagung kurang sreg menerima jaksa nonkarir sebagai jaksa agung?
Saya kira kekhawatiran Kejagung beralasan jika orang yang masuk itu punya vested 
interest (kepentingan pribadi). Tapi, apa vested interest saya? Saya hanya 
berkepentingan agar lembaga penegakan hukum bisa berjalan maju. Ya, kejaksaan, 
kepolisian, dan MA. Jadi, saya rasa orang (Kejagung) tidak akan resistan. Kan untuk 
kepentingan bersama.

Idealnya jaksa agung berasal dari jaksa karir?
Sebetulnya, di negara-negara lain itu hal yang biasa. Di sini (Indonesia) pun 
sejarahnya panjang. Pengangkatan hakim agung di internal Mahkamah Agung (MA) pun 
banyak orang luar. Seperti tampilnya Pak Mansyur Kartayasa, jaksa aktif yang masuk 
menjadi hakim agung. Jadi, tidak ada yang perlu dipersoalkan.

Anda yakin dapat bekerja sama dengan internal Kejagung?
Saya harus bisa bersikap seperti itu. Lagian, modal dasarnya kan sama, seperti saya 
sebelumnya berprofesi pengacara dan jaksa. Hanya sudut pandangnya berbeda. 

Bagaimana menghadapi intervensi pihak luar?
Ya, sepanjang kerja seperti yang diinginkan presiden, saya kira tidak ada masalah. 
Beliau meminta saya bekerja lurus, keras, dan akan ada back-up. Semua itu berarti Pak 
Presiden akan mengendalikan aturan main. Jadi, kalau semua dikembalikan ke aturan 
main, tentu, masalahnya akan agak ringan. Adanya intervensi itu kan melanggar aturan 
main. Dan, hal tersebut dilarang UU Kejaksaan. 

Soal reformasi di internal Kejagung?
Ya, kita lihat saja. Saya akan kembalikan pada aturan main. Kalau kita menyadari isi 
UU Kejaksaan yang bagus, ya itu yang dapat memandu kita. 

Ruang kerja Kejagung dinilai angker. Anda tidak takut?
Masak, �hantu� ditakuti hantu. Sesama �hantu� tidak boleh saling menakuti. Ledekannya 
kan begitu, he he he�

Anda akan menjamin kebebasan pers?
Kita akan mempelajari lebih intensif. Kita tahu sekarang perkembangan teknologi cukup 
pesat, di mana-mana kita tidak menutup mata. 

Prioritas Anda dalam beberapa hari ini?
Saya akan rapat staf dengan pejabat teras di Kejagung. Kemarin saya secara nggak 
sengaja bertemu dengan seorang Jaksa Agung Muda (JAM) saat menghadiri acara berbuka 
puasa bersama di rumah orang. Tapi, nggak ada pembicaraan khusus. (agm/nur)

Abdul Rahman Saleh:
Lahir: Pekalongan, 1961
Pendidikan:
- Sarjana FH UGM
- Jurusan Notariat FH Universitas Indonesia
- Kandidat Doktor UI
Pekerjaan:
- Wartawan Harian Nusantara (1968-1984)
- Direktur LBH Jakarta (1981-1984)
- Notaris
- Hakim Agung (2000-sekarang)
- Ketua Muda MA Bidang Pengawasan MA (2004)
- Ketua Proyek Pembaruan MA 
- Sekretaris Dewan Penyantun YLBHI

Kekayaan (data per 2001):
Sebuah rumah tinggal di Jalan Arus Cawang, sebuah mobil Kijang 1997, deposito di Bank 
Mandiri senilai Rp 605 juta, deposito Tabungan Baliprogres Rp 81.446.975, dan rekening 
mutu Bank Bali Rp 12.965.727.


Khairurrazi
Aligarh Muslim University
Uttar Pradesh, India

-- 
India.com free e-mail - www.india.com. 
Check out our value-added Premium features, such as an extra 20MB for mail storage, 
POP3, e-mail forwarding, and ads-free mailboxes!

Powered by Outblaze


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke