mengapa ke gereja atau kemesjid bagi orang yang berbeda agama menjadi masalah dan diperdebatkan sehingga tidak mempunyai solusi yang konkrit dan tegas, ini mungkin effect sakral-nya suatu pemujaan yang berhubungan dengan agama yang diyakini.
mungkin untuk kunjungan demikian bisa di bedakan dalam dua bentuk kunjungan yaitu kunjungan pada saat khusus dan kedua kunjungan pada saat kegiatan sosial kemasyarakatan .. seandainya pada saat dilakukan peribadatan khusus seperti sholat berjamah misalnya tharaweh mungkin kelihatan janggal ada orang yang berdiri sendiri tanpa melakukan ritual peribadatan sambil melongo .... tapi apa bila pada saat dilakukan kegiatan sosial seperti halal bil halal di mesjid, tentu tidak ada pengecualian bagi setiap hadirin tentu semua harus duduk bersila sambil mengikuti acara silaturahmi tersebut selesai ... this is just my opinion ... salam yustam Ini yang ideal dan saya alami juga.Besama ini saya forward ulang. Salam, Kaboel [][][][][][][][][][] On Thu, 21 Oct 2004, I.Y. Gatot Budi wrote: > > > Soal orang Kristen ke masjid dan orang Islam kegereja saya tidak > ngerti hukumnya boleh apa enggak. Tetapi kami saudara sekandung dan > saudara sepupu agamanya macam-macam , banyak yang Islam, ada yang > Katholik ada yang Kristen. Jadi kalau kebetulan saudara kami yang > Islam dinikahkan di masjid maka kamipun berdujun-dujun ikut > menghadiri dan menyaksikan dengan perasaan bahagia karena ketemu > saudara-saudara sebelum dilanjutkan ke acara resepsi. Demikian juga > sebaliknya kalau saudara kami yang Kristen atau Katolik kawin > digereja kamipun ikut rame-rame kegereja menyaksikan. Suasananya kok > gembira dan akrab, tidak pernah terpikirkan apakah ada larangan- > larangan tertentu. Demikian juga kalau Lebaran kami biasanya > ngumpul dirumah saudara tertua yang kebetulan beraga Islam dan kalau > Natal kita ngumpulnya dirumah saudara yang Kristen atau Katholik > untuk ikut mengobati kangen, makan - makan dan sekaligus mengucapkan > selamat. Lebaran dan natal kebetulan kita pada libur jadi ada > kesempatan ngumpul. Apakah tradisi begitu perlu harus dirubah?. ______________________________________________________________ Disclaimer : This email and any file transmitted with it are confidential and are intended solely for the use of the individual or entity whom they are addressed, if you are not the original recipient, please delete it from your system. Any views or opinions expressed in this email are those of the author only. ______________________________________________________________ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

