Komite Pimpinan Pusat - Partai Rakyat Demokratik
(KPP-PRD)
Jl. Tebet Barat Dalam VIII L No. 2 , Jakarta Selatan � 12820
Telp.021-8309061, e-mail : [EMAIL PROTECTED] website: www.prd-online.or.id
No : D/KPP-PRD/X/04/022
Hal : Pernyataan Solidaritas
Pernyataan Solidaritas PRD untuk Aksi Aliansi Mahasiswa Papua:
PENYELESAIAN PAPUA SECARA DAMAI DAN DEMOKRATIS SEBAGAI SYARAT PEMERINTAHAN BERSIH,
DEMOKRATIK, MERDEKA DAN KERAKYATAN!!
Pemerintahan baru Susila Bambang Yudhoyono dan jusuf Kalla, sudah memulai tugasnya,
setelah secara resmi dilantik pada 20 Oktober lalu dan mengumumkan kabinetnya sehari
sesudahnya. Bertumpuk persoalan baik ekonomi maupun politik, baik demokratisasi maupun
kesejahteraan rakyat sudah didepan mata dan selayaknya segera diselesaikan dengan
resep-resep penyelesaian alternatif sebagaiamana yang sudah menjadi janji saat
kampenye lalu atau dalam pidato program pemerintahan seusai pelantikan.
Salah satu problem kebangsaan dan demokratisasi yang cukup klasik adalah penyelesaian
konflik di Papua. Kenapa konflik di Papua (sebagaimana Aceh) merupakan problem klasik?
sebab paska runtuhnya rezim diktator orde baru 1998, gejolak kekerasan dan pelanggaran
terhadap Hak Asasi Manusia semakin menunjukan grafik yang meninggi. Hal itu menuntut
setiap pemerintahan baru, menitik beratkan konflik Papua sebagai salah satu program
prioritasnya. Namun sayang, pemerintahan paska Soeharto tidak pernah mempunyai solusi
alternatif untuk menyelesaikan konflik Papua, sehingga frame atau cara-cara yang
diterapkan rezim orde baru seolah menjadi blueprint pemerintah sesudahnya (era
Habibie, Abdurahman Wahid dan Megawati) untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Cara-cara orde baru adalah Pendekatan represifitas, pengkonsentrasian kekuatan
militer, operasi intelijen secara tertutup dan intensif dan adu domba rakyat sipil
seperti pemecahan dan pembagian teritorial melalui pemekaran wilayah. Sedangkan
cara-cara alternatif � yang menjadi kehendak rakyat Papua --- adalah penyelesaian
yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia, demokratis dan damai, diantaranya: dialog
seluas-luasnya bagi seluruh spektrum sosial dan politik rakyat Papua, penarikan
kekuatan militer baik organik maupun non organik, pengadilan jendral penjahat HAM
Papua dan penentuan nasib sendiri bagi rakyat Papua seperti misalnya mengulang dan
merevisi konsep Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) 1969 yang manipulatif itu.
Pemerintahan SBY � Kalla (dalam setiap pidatonya) selalu menitik beratkan
peneyelesaikan Konflik Aceh dan Papua sebagai program prioritas pemerintahannya. Akan
tetapi, dengan cara seperti apa penyelesaian tersebut, tidak dijelaskan. Sudah dapat
dipastikan SBY � Kalla tidak akan mempunyai kemauan dan keberanian untuk menyelesaikan
Papua secara damai dan demokratis. Hal ini secara telanjang dibuktikan dalam pidato
Menkopolkamkum yang baru Widodo AS mengenai penyelesaian Aceh, yang tetap akan
mengkonsentrasikan operasi militer terpadu sekalipun darurat sipil dicabut diganti
dengan penerapan tertib sipil (Kompas 22 Oktober 2004). Jika hal yang sama juga
diterapkan untuk penyelesaian papua, maka harapan untuk menyelesaikan Papua secara
damai dan demokratis dengan menjunjung tinggi nilai-nilai HAM, akan menjadi isapan
jempol semata.
untuk itu, menurut Partai Rakyat Demokratik seluruh gerakan demokratik baik di Papua
maupun secara naisonal menggalang, menguatkan konsolidasi dan segera bersatu dan
secara aktif menuntut dan menagih janji pemerintahan SBY � Kalla, untuk menyelesaikan
kan persoalan Papua secara damai dan demokratis. Satu peringatan bagi pemerintahan SBY
� Kalla jika terbukti tidak mempunyai kemampuan dan/atau menggunakan cara-cara yang
sama dengan pemerintahan sebelumnya dalam menyelesaikan konflik di Papua, maka apa
yang menjadi legitimasi pemerintahan ini -- dengan dukungan dan harapan rakyat -- akan
runtuh dalam sekejap. Artinya gerakan demokratik dengan persatuannyalah inisiatif
penyelesaian konflik Papua menjadi tumpuan harapan.
Dalam kesempatan ini juga, kami Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP
PRD) memberi solidaritas dan mendukung sepenuhnya aksi serentak yang dilakukan Aliansi
Mahasiswa Papua (AMP) pada 22 Oktober 2004. Dengan aksi ini, diharapkan mampu memberi
input bagi pemerintahan SBY � Kalla untuk penyelesaian Papua dan menjadi stimulus bagi
konsolidasi dan persatuan gerakan demokratik lainnya untuk meluaskan solidaritasnya
dalam perjuangan tersebut.
Demikian pernyataan solidaritas dan dukungan aksi kami,dengan satu tekad demi
terwujudnya demokrasi dan keadilan sosial.
Bangun Pemerintahan Bersih, Demokratik, Merdeka, dan Kerakyatan!
Bangun Persatuan Rakyat Menuju Pemerintahan Persatuan Rakyat!
Jakarta, 21 Oktober 2004
KOMITE PIMPINAN PUSAT � PARTAI RAKYAT DEMOKRATIK
(KPP � PRD)
Arie Ariyanto
Ketua Bidang
Politik, Militer dan Persoalan Kebangsaan
Gulingkan Pemerintahan Boneka Penjajah Asing dan Militerisme!
Bangun Persatuan Rakyat-Bentuk Pemerintahan Rakyat Miskin!
Komite Pimpinan Pusat - Partai Rakyat Demokratik (KPP-PRD)
Jl. Tebet Barat Dalam VIII L No. 2
Kec. Tebet Barat
Jakarta Selatan 12810
Telp. 021-8309061
Hp.
0816-1922626 (Ketua Umum)
0815-8126673 (Sekjend)
0815-6867741 (Ketua I)
0816-1675291 (Ketua II)
0815-8946404 (Ketua III)
---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail � CNET Editors' Choice 2004. Tell them what you think. a
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/