yang menarik di sini mengapa pada agama yang lain selain islam tidak ada suatu organisasi yang menjaga moral umatnya yang memberikan batas-batasan perilaku umatnya.
karena moralitas kita berdasarkan tuhan yang Maha Esa maka, seharusnya sebagai umat beragama dari masing-masing agama menyumbangkan batasan-batasan perilaku yang dapat mengurangi terjadinya tindak kejahatan akibat batasan moral yang tidak terbatas tersebut. karena sumber malapetaka adalah minuman keras, seks bebas , perjudian dll, dimana setiap agama pasti melarang perbuatan ini, maka seharusnya ada yang harus dilakukan oleh setiap agama untuk mengurangi perilaku dari sebagian masyarakat ini agar tidak mempunyai dampak yang sangat luas, janganlah MUI terus yang selalu memberikan fatwa, sedangkan fatwa dari agama lain tidak pernah terdengar padahl hal ini untuk kepentingan semua dari bangsa indonesia ini. salam yustam wah setuju tidak setuju mas. ulamanya sudah jad birokrat sih. tapi apakah kelakuan gini hanya dimonopoli oleh MUI? anda yakin? Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: MUI itu terdiri dari orang-orang yang linlung. Mereka hanya menampilkan diri pada soal-soal tai kucing, tetapi soal korupsi dan penyelewangan penguasa yang memberatkan penhdidupan ummat [rakyat] mereka pura-pura buta, tuli dan bisu. >>>>(Urusan korupsi dan penyelewengan penguasa, itu kan urusan hukum yang harus ditegakkan oleh aparatur negara, MUI kan bukan lembaga hukum)<<<< Teman saya mempunyai istilah spesial untuk MUI. Katanya MUI itu tak lain dari Majelis Ulama Iblis! ----- Original Message ----- From: "Suhiro" To: Sent: Friday, October 22, 2004 3:26 AM Subject: Re: [ppiindia] Re: orang kristen ke masjid -->pro suhiro nggak ada larangan orang islam ke gereja dan sebaliknya (kalaupun ada, berarti saya yng nggak tahu) yang saya tahu , ada fatwa dari MUI, yang dibuat sewaktu dipimpin Buya Hamka, mengharamkan mengucapkan selamat natal bagi umat islam. setahu saya fatwa tsb belum dicabut ama MUI (CMIIW) selanjutnya dikembalikan ke pribadi masing-masing, mau make fatwa MUI ya silakan, tidak dipake ya silakan, tanggung jawab kan pada pribadi masing-masing. :-) On Thu, 21 Oct 2004, I.Y. Gatot Budi wrote: > > > Soal orang Kristen ke masjid dan orang Islam kegereja saya tidak > ngerti hukumnya boleh apa enggak. Tetapi kami saudara sekandung dan > saudara sepupu agamanya macam-macam , banyak yang Islam, ada yang > Katholik ada yang Kristen. Jadi kalau kebetulan saudara kami yang > Islam dinikahkan di masjid maka kamipun berdujun-dujun ikut > menghadiri dan menyaksikan dengan perasaan bahagia karena ketemu > saudara-saudara sebelum dilanjutkan ke acara resepsi. Demikian juga > sebaliknya kalau saudara kami yang Kristen atau Katolik kawin > digereja kamipun ikut rame-rame kegereja menyaksikan. Suasananya kok > gembira dan akrab, tidak pernah terpikirkan apakah ada larangan- > larangan tertentu. Demikian juga kalau Lebaran kami biasanya > ngumpul dirumah saudara tertua yang kebetulan beraga Islam dan kalau > Natal kita ngumpulnya dirumah saudara yang Kristen atau Katholik > untuk ikut mengobati kangen, makan - makan dan sekaligus mengucapkan > selamat. Lebaran dan natal kebetulan kita pada libur jadi ada > kesempatan ngumpul. Apakah tradisi begitu perlu harus dirubah?. > > --- In [EMAIL PROTECTED], Suhiro wrote: > > > > itu penafsiran Azumardi, apa text edaran dari MUI > > kalau sudah tafsiran, mungkin tafsirannya bisa lain-lain, kalau > surat > > edarannya (sayang saya sudah tidak punya, ada yang punya?) > > > > menurut saya , kalau secara pribadi, mungkin Buya Hamka sendiri , > bisa > > jadi tidak masalah, namun untuk sesuatu yang dia keluarkan untuk > umat, > > saya kira kan lebih berhati-hati, bisa berbeda dengan yang untuk > pribadi > > > > > > On Wed, 20 Oct 2004, Mario Gagho wrote: > > > > > > > > > > > --- Suhiro wrote: > > > sebenarnya fatwa hamka itu pernah saya baca di majalah > > > panjimas bekas koleksi kakak saya. saya lupa > > > nomor/edisinya. di majalah panjimas waktu Hamka juga > > > mengatakan di kolomnya "dari hati ke hati" yg sangat > > > populer seputar toleransi ritual dan non-ritual. > > > > > > salah satu tim redaksi panjimas waktu itu adalah > > > azyumardi azra yg skrg rektor UIN jkt. dg demikian, > > > azra bisa dikatakan cukup mewakili untuk mengatakan > > > apa yg dikatakan buya hamka kala itu. berikut petikan > > > wawancara azra dg ulil abshar-abdalla seputar hal tsb. > > > --- > > > Ulil: Tapi kan pernah ada fatwa dari MUI yang > > > mengharamkan ucapan Natal itu? > > > > > > Azra: Kalau tidak salah, apa yang saya baca dari fatwa > > > MUI itu lebih merupakan penafsiran belaka. Artinya, > > > mereka mengutip sejumlah ayat Alquran dan hadits yang > > > tidak secara eksplisit melarang itu. Saya kira, tidak > > > ada Alquran maupun hadits yang menyebut: "Jangan > > > berkirim kartu ucapan selamat Natal!," misalnya. > > > > > > Itu semua tergantung niat. Kalau kita mengucapkan > > > selamat Natal, sebenarnya itu terletak dalam konteks > > > interaksi sosial saja, bukan dalam konteks percaya > > > atau tidak percaya dengan keyakinan agama lain. Itu > > > bagian dari mu'�malah atau interaksi sosial. Kita juga > > > melihat di Timur Tengah, mengucapkan selamat Natal > > > merupakan hal yang lazim dan tidak menjadi masalah. > > > Meskipun, harus diakui, di kalangan ulama juga ada > > > persoalan-persoalan khilafiyah tentang hal itu. > > > > > > Saya kira, fatwa MUI yang pernah juga dikemukakan Buya > > > Hamka, juga perlu dicek lagi. Apa betul, yang dimaksud > > > Buya Hamka seperti itu? Setahu saya, hal yang > > > ditekankan dalam fatwa itu adalah larangan agar orang > > > Islam jangan hadir dalam Natalan bersama. Artinya, > > > dalam masalah-masalah yang bersifat ritual. Adapun > > > tukar-menukar kartu selamat atau memberi kue, tidak > > > jadi masalah. Pada waktu Lebaran, teman-teman yang > > > non-Islam 'kan juga mengucapkan selamat Idul Fitri dan > > > lain-lain. Jadi yang harus kita pahami adalah > > > membedakan mana yang bersifat ibadah dan mana yang > > > merupakan muamalah, hubungan antar manusia atau hablun > > > min al-n�s. Dalam kaitan ini, tidak ada halangan dan > > > itu bukan persoalan yang prinsipil dalam kehidupan > > > antarmanusia. > > > > > > ----------- lengkapnya lihat: > > > http://islamlib.com/id/page.php?page=article&id=298 > > > > > > salam, > > > > > > > > > > > > > apa tidak kebalik MAs, > > > > Buya Hamka kan sampe keluar atau dikeluarkan dari > > > > MUI karena fatwa haram > > > > mengucapkan selamat natal, karena natal dianggap > > > > ritual agama lain (ada > > > > acara ritual, seperti misa natal) dan keadaan waktu > > > > itu banyak diadakan > > > > natal bareng juga halal bi halal bareng sehingga > > > > dikawatirkan, karena > > > > bukan itu bentuk toleransi yang diharapkan, tidak > > > > termasuk toleransi dalam > > > > ritual keagamaan. > > > > > > > > > > > > > ===== > > > Mario Gagho > > > Political Science, > > > Agra University, India > > > > > > > > > > > > _______________________________ > > > Do you Yahoo!? > > > Declare Yourself - Register online to vote today! > > > http://vote.yahoo.com > > > > > > > > > > > > > ********************************************************************* > ****** > > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju > Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi- > india.uni.cc > > > > ********************************************************************* > ****** > > > > _____________________________________________________________________ > _____ > > > Mohon Perhatian: > > > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg > otokritik) > > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan > dikomentari. > > > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > > > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > > > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Do you Yahoo!? Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links ______________________________________________________________ Disclaimer : This email and any file transmitted with it are confidential and are intended solely for the use of the individual or entity whom they are addressed, if you are not the original recipient, please delete it from your system. Any views or opinions expressed in this email are those of the author only. ______________________________________________________________ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi-india.uni.cc *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

